KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalDr Ir H Salahuddin Wahid (Gus Sholah) Adik Kandung Presiden ke-4 RI Tutup Usia oleh : Danny Melani Butarbutar
02-Feb-2020, 18:29 WIB


 
 
KabarIndonesia  - Breaking News Kompas tv kemarin (2/2) sekitar pkl. 23.00 dan Dandy Bayu Bramasta KOMPAS.com memberitakan jika KH Salahuddin Wahid atau biasa disapa Gus Sholah, meninggal dunia pada Minggu (2/2/2020) malam.

Almarhum  Gus Sholah yang juga pengasuh
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Opera Afeksi 08 Des 2019 14:27 WIB

Perih Paling Parah 26 Nov 2019 19:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
CAP GOMEH DAN BARONGSAY 03 Feb 2020 23:53 WIB


 

Industri Pertanian Ciptakan Kelaparan

 
LINGKUNGAN HIDUP

Industri Pertanian Ciptakan Kelaparan
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 17-Des-2007, 03:33:31 WIB

KabarIndonesia - Industri pertanian yang bertumpu pada produksi massal merugikan penduduk desa negara-negara berkembang. "Untuk pertama kali dalam sejarah manusia, industri agraris berkembang pesat tapi saat bersamaan jumlah orang kelaparan juga meningkat," kata Vandana Shiva, aktivis lingkungan India.

Ini usahanya melawan perusahaan multinasional seperti Monsanto yang ingin mengembangkan tanaman hasil rekayasa genetik. Menurut Dr. Shiva, pola pertanian modern dengan penggunaan pupuk, bahan bakar dan irigasi skala massal harus diubah. Produksi monokultur juga harus dihentikan.

"Industri pertanian saat ini tidak menghasilkan makanan bervariasi," ujar Shiva. "Yang diproduksi komoditas makanan tertentu dalam jumlah besar seperti padi, gandum, jagung dll. Tapi, makanan punya lebih banyak variasi."

Ekspor kekeringan

Konsumen negara Barat dewasa ini bisa makan makanan apa saja sepanjang tahun. Asia dan Afrika menjadi "ladang" memenuhi permintaan makanan negara-negara kaya. Ada anggapan, ini menguntungkan negara-negara berkembang. Tapi menurut dr. Shiva, itu anggapan salah.

"Industri pertanian global saat ini mengakibatkan erosi keragaman hayati. Petani kecil sangat dirugikan. Masyarakat Masai misalnya, kekurangan air karena sebagian besar dipakai irigasi perkebunan selada dan bunga untuk ekspor ke Eropa. Ini namanya mengekspor kekeringan ke Afrika," kata dr. Shiva.

Dr. Shiva berpendapat, pola pertanian dunia harus diubah. "Kita harus menemukan pola tanam ramah dan sinambung," ujarnya. Pola pertanian  tradisional bisa menjadi alternatif. Bercocok tanam dalam skala kecil untuk menghasilkan berbagai jenis makanan, bukan komoditas, adalah sistem lebih baik. Dengan cara itu para petani bisa pula menikmati hasil bumi mereka.

Sumber:  Radio Nederland Wereldomroep (RNW)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababanoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
04-Jan-2020, 04:31 WIB


 
  Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababan Artis papan atas, Judika Sihotang, menyedot ribuan pengunjung dalam acara hiburan terbuka Old and New 2020 yang dikemas oleh Pemkab Tapanuli Utara di lapangan Serbaguna Tarutung, Kamis (2/1) malam. Massa membludak di lokasi sehingga pengunjung berdesakan di lapangan. Bupati Nikson
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 
IMLEK AGAR KITA MELEK 23 Jan 2020 05:21 WIB

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia