KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniJokowi Korban Hoaks Lebih Beruntung Dibanding Korban Hoaks Lain oleh : Kabarindonesia
21-Jan-2019, 11:43 WIB


 
 
KabarIndonesia - Apa yang dialami Presiden Joko Widodo sebagai korban hoaks masih belum ada apa-apanya. Bandingkan dengan korban-korban hoaks lainnya, yang sendirian. Hoaks tak butuh masuk akal. Kurang masuk akal apa lagi, katakanlah, hoaks Jokowi ada di depan D.N. Aidit
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Filosofi Kopi 20 Jan 2019 01:57 WIB

Senja Kan Berlalu 19 Jan 2019 14:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
 

 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Indonesia Kini Punya 4 UNESCO Global Geopark, Geopark Kaldera Toba Belum Terdaftar
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 02-Mei-2018, 05:15:26 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Setiap tahun, Dewan Geoparks Global UNESCO yang berada langsung di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) rutin menerima kiriman aplikasi geopark dari sejumlah negara di dunia termasuk Indonesia.

Untuk tahun ini, Dewan Geoparks Global UNESCO yang didukung langsung oleh Dewan Eksekutif UNESCO baru saja mengakui 13 geopark baru untuk periode 2018-2021. Dewan Eksekutif UNESCO baru saja menganugerahkan status UNESCO Global Geoparks pada 13 geopark di dunia. Ada 2 dari Indonesia. Demikian dikatakan Johanes Randy Prakoso, detikTravel.com memperoleh informasi dari situs resmi UNESCO, Rabu (2/5/2018).

Indonesia pun boleh berbangga atas masuknya 2 taman bumi dalam 13 geopark yang menyandang status UNESCO Global Geoparks, yakni Geopark Rinjani (Lombok) dan Geopark Ciletuh (Sukabumi). Predikat itu pun baru saja disahkan oleh Dewan Eksekutif UNESCO pada 17 April 2018 lalu.

Pengakuan tersebut menambah daftar UNESCO Global Geoparks di Indonesia, dari yang sebelumnya 2 menjadi 4. Sebelumnya, Geopark Batur (Bali) dan Geopark Gunung Sewu (Jawa Tengah) sudah terlebih dulu menyandang status tersebut.

Selain 4 yang telah tembus, pihak Indonesia pun diketahui tengah memperjuangkan Danau Toba di Sumatera Utara untuk masuk dalam jajaran UNESCO Global Geoparks.

Sementara itu, Andhy Marpaung dari Kementerian Pariwisata yang dihubungi pewarta kabarindonesia.com terkait belum ikutnya Geopark Kaldera Toba (GKT) menjadi anggota UGG, mengatakan sedang dalam proses assesmen dan dijadwalkan hingga Oktober 2018 nanti.

"On progres, bulan Juni nanti turun assesor UNESCO. Silahkan media juga ikut membantu terkait pemberitaan Geopark Kaldera Toba, supaya makin banyak tau masyarakat terkait Kaldera Toba," sebutnya di japri WA.

Untuk diketahui bersama, tahun 2015 yang lalu GKT sudah pernah diusul menjadi anggota Global Geopark Network, ketika itu pada sidang terakhir GKT masih diminta melengkapi dossier dan beberapa poin penting lainnya khususnya di bidang Edukasi.

Untuk mendorong terwujudnya GKT, Pemerintah melalui Kemen Parekraf telah membangun gedung Pusat Informasi GKT di Sigulatti pada kawasan seluas 22 Ha di punggung gunung Pusuk Buhit. Bahkan kabupaten Samosir sendiri telah memanfaatkannya menjadi pusat kegiatan dan informasi Geo Area Samosir. Ditempat ini dilakukan penanaman pohon endemik dan tanaman lainnya, bahkan kegiatan Perayaan Paskah Nasional 2018.

Sementara itu, warga masyarakat dan pegiat-pemerhati pengembangan kawasan Danau Toba mengharapkan kerjasama dan koordinasi yang nyata dari 7 kabupaten, pemerintah provinsi Sumut, BPODT dan Yayasan serta masyarakat agar proaktif dan partisipatif menggolkan GKT menjadi anggota Unesco Global Geopark.

Berikut daftar lengkap dari 13 UNESCO Global Geoparks yang terbaru yakni,
Beaujolais, Prancis; Cao Bang, Vietnam; Ciletuh, Indonesia; Conca de Tremp-Montsec, Spanyol; Famenne - Ardenne, Belgia; Guangwushan-Nuoshuihe, China; Huanggang Dabieshan, China; Izu Peninsula, Jepang; Mudeungsan, Korea Selatan; Ngorongoro Lengai, Tanzania; Perce, Kanada; Rinjani, Indonesia; Satun, Thailand.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
 
Muallaf Zaman "Now"! 07 Jan 2019 18:38 WIB

 
 
 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia