KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Harus Bersatu Demi Pulihkan Wilayah Terkena Bencana oleh : Rohmah S
17-Okt-2018, 15:20 WIB


 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan lainnya. Hal ini karena secara geografis Indonesia berada di kelilingi "cincin api (ring of fire)" sehingga potensi terjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

Tentang Dia 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB

 

Eropa Mendenda Mobil Boros Bensin

 
LINGKUNGAN HIDUP

Eropa Mendenda Mobil Boros Bensin
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 24-Des-2007, 15:38:49 WIB

KabarIndonesia - Dimasa depan, perusahaan mobil akan harus membayar denda kalau gagal mengurangi pancaran gas asam arang. Itulah rencana kontroversial Brussel terhadap semua mobil yang dijual di Eropa yang melebihi batas pancaran gas asam arang.
 
Denda akan mulai dikenakan tahun 2012 dan meningkat tajam tiap tahunnya. Langkah ini ditujukan untuk merangsang industri mobil menghasilkan mobil-mobil yang lebih bersih. Tetapi industri mobil protes, karena langkah itu menurut mereka bisa berarti hukuman mati bagi industri mobil Eropa. Menariknya, kalangan lingkungan hidup sendiri juga tidak senang dengan langkah ini.

Mobil-mobil mewah
Banyak mobil mewah menyala diparkir di depan kantor Komisi Eropa di Brussel, yang tampak sebagai perhimpunan mobil merk Audi hitam dan Mercedes perak. Tetapi rencana Uni Eropa untuk mendenda mobil-mobil yang mencemari udara, bisa berarti mobil-mobil mewah yang banyak menyedot bensin itu tidak akan bisa dikendarai lagi.

Rencana denda Eropa akan menjadikan mahal mobil-mobil yang begitu banyak menghabiskan bensin, karena mereka harus membayar setiap pancaran gas asam arang yang melanggar batas. Komisaris Eropa urusan lingkungan hidup Stavros Dimas menyatakan, rencana ini bertujuan merangsang mobil-mobil jenis baru yang lebih kecil.

Stavros Dimas: "Ada dorongan besar untuk meningkatkan teknologi supaya bisa mengurangi pancaran zat asam arang. Menurut kami denda itu merupakan semacam penghambat terhadap mobil lama tapi juga dorongan untuk menghasilkan penemuan baru"

Denda CO2

Komisaris Stavros Dimas mengajukan sistem denda yang akan diterapkan pada semua mobil baru di Uni Eropa. Mulai tahun 2012, pabrik mobil harus membayar denda bagi setiap gram gas asam arang yang dikeluarkannya di luar batas. Jadi industri mobil yang paling mencemarkan lingkungan seperti Porsche akan harus membayar denda tertinggi.Denda itu akan meningkat tajam dari tahun ke tahun. Industri mobil Eropa harus membayar sampai 37 milyar euro pada tahun 2016 kalau terus menghasilkan mobil yang mencemarkan lingkungan seperti sekarang.

Melumpuhkan industri mobil

Rancangan ini akan melumpuhkan industri mobil, kata Ivan Hodak dari Asosiasi Manufaktur Mobil Eropa.

Ivan Hodak: "Mereka mungkin akan hengkang keluar Eropa. Mereka bakal tertimpa kesulitan keuangan besar. Denda yang akan diterapkan begini: Jika pabrik mobil merk Volkswagen melampaui target lima gram maka mereka harus membayar satu setengah juta euro. Itu sudah keterlaluan dan belum pernah terjadi sebelumnya. Makanya sangat tidak masuk akal"

Jerman, lokasi pabrik mobil mewah seperti Mercedes Benz, menyatakan langkah tersebut cenderung menguntungkan negara-negara seperti Prancis dan Italia, yang membuat mobil kecil dan bersih dan tidak dan hanya sedikit menderita kerugian.

Tidak punya gigi

Jadi, kalangan pembuat mobil besar tidak senang, tapi menariknya, organisasi lingkungan hidup juga sependapat. Aart Petersen dari LSM Transportasi dan Lingkungan mengatakan bahwa denda itu tidak punya gigi.

Aart Petersen: "Mereka baru ingin mencapai batas terandal pada tahun 2016. Padahal para pemimpin dalam KTT iklim di Bali ingin mencapai pengurangan itu sekarang juga. Komisi Eropa tidak datang dengan itu. Tidak ada insentif untuk penemuan dan perkembangan teknologi baru, tidak juga untuk mobil-mobil yang menggunakan bahan bakar 40 hingga 60 persen lebih sedikit dari yang kita gunakan sekarang" 

Usulan itu akan diajukan ke negara-negara anggota Uni Eropa sebelum diputuskan pada 2009. Jelas bahwa pabrik mobil di Eropa memperbaharui mesin mereka untuk bisa bersaing.

Sumber:  Radio Nederland Wereldomroep (RNW)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Berhutang Oksigen 21 Okt 2018 11:51 WIB


 
Selamat HUT TNI Ke-73 13 Okt 2018 19:46 WIB

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia