KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA








 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 
 
LINGKUNGAN HIDUP

45 Ribu Ekor Benih Ikan Nilem dan Tawes Ditabur di Danau Toba
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 23-Mar-2017, 06:01:45 WIB

KabarIndonesia - Diperoleh informasi dari Biro Humas Provinsi Sumatera Utara bahwa sebagai upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan nelayan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi menabur 45 ribu benih ikan di perairan Danau Toba-Parapat, Rabu (22/3). Ikan yang disebar jenis Nilem (Paitan) dan Tawes hasil penangkaran Dinas Perikanan dan Kelautan Provsu tersebut bagian dari target restocking satu juta benih di perairan Danau Toba untuk tahun 2017.
Hadir mendampingi Gubsu, Ketua Komisi E DPRD Sumut Zahir, sejumlah Kepala Daerah se-kawasan Danau Toba di antaranya Bupati Simalungun Samosir, Tobasa, Humbahas, Karo dan wakil Walikota Pematang Siantar, Kepala Dinas Perikanan Kelautan Zonny Waldi, Kepala Bappeda Irman, Kadis Perhubungan Anthony Siahaan, Kadis Pariwisata Elisa Marbun, Plt Kabiro Otda Basarin Tanjung dan Plt Kabiro Humas Ilyas Sitorus serta sejumlah pejabat lain. 

Gubsu mengatakan, penaburan benih ikan tersebut sejalan dengan banyaknya pengaduan dan keluhan masyarakat bahwa jumlah hasil tangkapan nelayan semakin berkurang dari sebelumnya, sehingga program ini adalah bagian dari upaya melestarikan lingkugan Danau Toba, khususnya perbaikan kualitas air juga peningkataan perekonomian nelayan. "Jadi kami lakukan penaburan benih sebanyak 15 ribu benih ikan tawes dan 30ribu benih ikan nilem (paitan). Mudah-mudahan apa yang kita tabur ini bisa berkembang biak dengan baik," ujar Tengku Erry.

 

Tidak hanya itu, setelah menabur benih ikan yang sudah dilakukan beberapa kali di kota wisata tersebut lanjut Erry, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berharap seluruh masyarakat dan pihak terkait ikut bersama menjaga lingkungan Danau Toba, sehingga ikan akan mendapatkan tempat yang baik untuk berkembang biak. "Kalau kualitasnya jelek, tentu akan membuat habitat ikan ini menjadi terganggu. Ya, kalau bicara perikanan tidak terlepas dari isu lingkungan," kata Gubernur.

 

Selain itu, T. Erry juga berharap setelah aksi yang dilakukan Pemprov Sumut ini menjadi stimulus kepada pemerintah kabupaten se-kawasan Danau Toba untuk melakukan kegiatan serupa untuk menambah jumlah ikan endemik sekaligus meningkatkan penghasilan nelayan yang mencari kehidupan dari menangkap ikan di danau supervolcano tersebut. "Karena kondisinya sekarang kita tahu, ikan pora-pora yang sebelumnya banyak sekarang sudah tidak ada lagi-sudah banyak berkurang, mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini bisa diikuti kabupaten lain," sebutnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Zonny Waldi menjelaskan bahwa ikan tawes dan bukan nilem (paitan) merupakan jenis ikan asli (endemik) Danau Toba yang keberadaannya sudah hampir mendekati punah. "Jadi kami ambil induknya, kami tangkarkan, jinakkan dan kembang biakkan. Ikan ini adalah pemakan plankton, ikan ini juga pemakan muntahan ikan budi daya KJA (Kerambah Jaring Apung)," ujar Zonny yang menyebutkan bahwa keberadaan ikan pora-pora sebelumnya juga sama.

Dikatakannya, dengan upaya pengembalian habitat ikan endemik Danau Toba tersebut, pihaknya berharap masyarakat tidak lagi menangkap dalam jumlah banyak menggunakan sulangat atau bahan beracun agar ikan yang ditebar kembali berkembang biak. Dinas Perikanan dan Kelautan menabur jenis ikan endemik tersebut selain untuk pelestarian, peningkatan pendapatan nelayan juga yang terpenting dapat memperbaiki kualitas air danau toba karena ikan ini pemakan plankton dan pemakan muntahan ikan budidaya KJA.
 

"Tahun 2017 ini kami sudah tebar sebanyak 56 ribu ditambah lagi hari ini 45 ribu. Sementara untuk target kita ada 1 juta benih. UPT kita di Kerasaan (Simalungun) dan pusat pembibitan di Ambarita kita berdayakan untuk produksi benih," katanya. Zonny juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sedang berupaya memperbaiki kualitas lingkungan perairan Danau Toba dalam upaya mendukung pengembangan Kawasan Strategis Nasional Danau Toba.

 

“Salah satu persoalan yang dihadapi tingginya produksi KJA diperairan danau toba yang menyebabkan kualitas perairan menurun atau tercemar. Untuk itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Kementerian Perikanan dan Kelautan diharapkan memberi perhatian serius” pungkasnya. *)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia