KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Harus Bersatu Demi Pulihkan Wilayah Terkena Bencana oleh : Rohmah S
17-Okt-2018, 15:20 WIB


 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan lainnya. Hal ini karena secara geografis Indonesia berada di kelilingi "cincin api (ring of fire)" sehingga potensi terjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

Tentang Dia 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB

 

Tujuh Jenis Tumbuhan Pencegah Kanker

 
KESEHATAN

Tujuh Jenis Tumbuhan Pencegah Kanker
Oleh : Buddy Wirawan | 02-Apr-2018, 08:30:13 WIB

KabarIndonesia - Ada 7 jenis tumbuhan disebut - sebut dapat mencegah penyakit kanker. Tumbuhan tersebut adalah tumbuhan Curcuma zedoaria atau temu putih, Thyponium flagrliforme  (keladi tikus), Andrographis paniculata atau  sambiloto, Curcuma longa  kita kenal dengan kunyit, Merremia mammosae  atau Bidara upas, Gynura procumbens  atau sambung nyawa dan Curcuma mangga atau kunyit putih.

Hal ini dikatakan ketua lembaga konsultan Kanker Indonesia (LKKI), Rismaya. Ia menyebut,  beberapa spesies tanaman juga dapat bermanfaat mencegah kanker.  "Berfungsi preventif, pencegahan , meningkatkan daya tahan tubuh seseorang terhadap kanker. Tumbuhan Curcuma zedoaria atau temu putih, Thyponium flagrliforme  (keladi tikus), Andrographis paniculata atau  sambiloto, Curcuma longa  kita kenal dengan kunyit, Merremia mammosae  atau Bidara upas, Gynura procumbens  atau sambung nyawa dan Curcuma mangga atau kunyit putih  jika diracik benar ini sangat bermanfaat mencegah perkembangan sel kanker dalam tubuh, " katanya,  Senin, 2 April 2018.
  
Lembaga pegiat anti kanker ini juga menyebut kini dipasaran banyak sekali beredar herbal yang mengklaim dapat mencegah kanker "Tapi kalau kami merekomendasikan Zerif. Herbal ini sudah melalui uji lab oleh laboratorium yang sudah terakreditasi, terdaftar di BPPOM dan diracik dengan pas. Selain itu sudah digunakan ribuan konsumen," ujar Rismaya yang aktif memberikan informasi mengenai bahaya kanker dan tumor ini. 
Diberitakan, World Health Organization (WHO) memprediksi pada tahun 2030 mendatang, jumlah penderita kanker di Indonesia diprediksi akan meningkat tujuh kali lipat. Kanker menjadi  penyebab kematian nomor dua di dunia dan nomor tujuh di Indonesia.Sementara data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 2013, tercatat prevalensi penyakit kanker sudah mencapai 0,14 persen, atau 347.792 orang dari total populasi penduduk. 
Dr. Wong Seng Weng, selaku ahli Onkologi dan Konsultasi Spesialis dari The Cancer Center menyebut didalam tubuh setiap manusia sudah terdapat sel kanker. "Sel kanker memiliki perkembangan yang abnormal, dapat menyebar dan menyerang sel normal lain layaknya ‘teroris' dan sel ini tidak memiliki waktu tenggat hidup. Jika sel ini sudah menyebar ke organ-organ lain, pemberantasan penyakit kanker secara tuntas sangat sulit tercapai," tuturnya. 

Pencegahan melalui pendeteksian dini melalui mamograf, pap smear, kolonosopi, biopsi hingga pengecekan darah secara berkala bisa mengurangi risiko penyebaran sel kanker lebih luas. Ini karena sel kanker bisa menggandakan diri lebih cepat, di mana jika ditemukan satu sentimeter kanker, berarti ada satu triliun sel kanker. 

Tak hanya berdasarkan garis keturunan (gen) saja yang bisa membuat seseorang berisiko mengidap penyakit kanker. Orang dengan gaya hidup yang tidak sehat bisa memicu aktifnya sel kanker itu di dalam tubuh. "Tidak hanya gen, gaya hidup tidak sehat pun bisa memicu. Beberapa yang memicu antara lain (konsumsi) sosis, daging ham dan rokok menjadi penyebab terbesar kanker," tandasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Berhutang Oksigen 21 Okt 2018 11:51 WIB


 
Selamat HUT TNI Ke-73 13 Okt 2018 19:46 WIB

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia