KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKemnaker Beri Contoh Ruangan Laktasi dan Daycare Ideal Bagi Perusahaan BUMN dan Swasta oleh : Rohmah Sugiarti
21-Aug-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia – Tepat sehari setelah hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 (18/8), Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, meresmikan Taman Penitipan Anak dan Ruang Laktasi yang dibangun di lantai M Gedung B, Gedung Kementerian Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Cindai 19 Aug 2017 19:43 WIB

Lirih Rindu 19 Aug 2017 19:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Tenaga Pelayanan Kesehatan Wilayah Meepago Sangat Terbatas

 
KESEHATAN

Tenaga Pelayanan Kesehatan Wilayah Meepago Sangat Terbatas
Oleh : Mateus Anagai Tekege | 29-Aug-2016, 06:30:54 WIB

KabarIndonesia - Bandung, Fasilitas kesehatan berupa Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posko Kesehatan Desa (Poskesdes) merupakan persoalan serius yang belum teratasi di tiga kabupaten di Meeuwodide yakni Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiai dan intan jaya atau pada umumnya di seluruh Papua, begitu diungkapkan Zaverius Yogi yang tengah menuntut ilmu di Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) Bandung (28/8).

Yogi menceritakan, fasilitas layanan kesehatan di seluruh Meeuwodide dari tahun ke tahun tidak berjalan efektif dan berkembang kontinyu. "Kami sebagai Mahasiswa mengusulkan kepada dinas Kesehatan agar menempatkan tenaga pelayanan kesehatan berupa perawat atau bidan di setiap desa karena warga pedesahan sangat membutukan pelayanan yang baik," jelasnya penuh harap.
 
Salah satu masalah kesehatan di Meeuwodide adalah kurangnya fasilitas dan gedung kesehatan yang memadai. Yogi mencontohkan, misalnya beberapa Balai Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) yang ada di kabuputen Meeuwodide tak lagi berfungsi karena kurangnya tenaga pelayanan kesehatan. 

Pelayanan kesehatan seharusnya mengabdi dan melayani masyarakat pedesaan setempat. "Maka dengan ini kami meminta kepada pemerintah daerah Meeuwodide khususnya di bidang terkait agar segera menambahkan personil tim medis sesuai kebutuhan di masing-masing daerah di seluruh wilayah Meepago," tuturnya.
 
Mahasiswa yang  tengah menunggu hari wisuda di STIKES Jurusan Kesehatan Masyarakat ini mengatakan, "Masalahnya adalah tidak menjalankan pelayanan kesehatan yang menyentuh kepada masyakarat secara efektif bahkan di beberapa desa di seluruh wilayah Meepago pada dasarnya karena faktor terbatasnya jumlah personel tenaga kesehatan."

Oleh sebab itu, kata dia, "Kami mendesak agar pemerintah daerah mengirimkan personil untuk melanjutkan kuliah pada jurusan kesehatan, baik kesehtan masyarakat (Kesmas ) maupun kebidanan serta kedokteran. 
Kami mendesak karena Kami akui hingga saat ini masih kekurangan tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialist di seluruh Meeupago."
 
"Hal tersebut merupakan masalah serius yang benar-benar kami alami di daerah sehingga kami menyikapi untuk memberantaskan masalah kesehatan sesuai ketubuhan daerah Meeupago sekaligus mendesak kepada pemerintah daerah setempat untuk mengembangkan pelayanan tenaga kesehatan di tiap desa agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik untuk terhindari dari berbagai penyakit yang menimpah masyarakat Meeuwodede," pungkasnya. (*)



Blog:
http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini. Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Beda Hemat dan Pelit 15 Aug 2017 02:01 WIB

 

 

 

 

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia