KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top ReporterTop Reporter HOKI Maret 2017 oleh : Redaksi-kabarindonesia
29-Mar-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia - Eliyah Acantha Manapa Sampetoding atau sering dipanggil Antha, lahir di Ujung Pandang (Kota Makassar), Sulawesi Selatan, 19 November 1991. Antha berdarah Toraja.
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Langkah Menuju Pasti 23 Mar 2017 23:05 WIB

Walau Satu Detik Bersama Tuhan 10 Mar 2017 04:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
KESEHATAN

Tehnologi Stem Cell Dikembangkan di Indonesia
Oleh : Pengky | 04-Mei-2016, 14:46:54 WIB

KabarIndonesia - Perkembangan teknologi sel punca atau ‘stem cell technology‘ di dunia sangat cepat. Saat ini, teknologi sel punca merupakan harapan bagi pasien di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Terapi sel punca ini mulai dikembangkan di dunia kesehatan pada tahun 1996 sedang Indonesia memulainya sekitar tahun 2007. 
Sel punca bisa dikembangkan dari embrio, tali pusat bayi baru lahir, jaringan sendiri (autologous) maupun orang lain (allogenic). Stem cell adalah inovasi teknologi yang sangat maju, namun aplikasi teknologi ini untuk masyarakat perlu didukung. Perlu dikaji faktor-faktor yang menyebabkan diseminasi teknologi ke masyarakat masih lambat.Menteri Ristekdikti, mendapatkan informasi mengenai pengembangan teknologi sel punca dari Dekan Fakultas Kedokteran UI, Ratna Sitompul, Ketua Program Penelitian Sel Punca Ismail, serta Direktur RSCM Heriawan Soejono. 
“Inilah mimpi masa depan. Saya bukan seorang dokter tapi saya selalu berpikir untuk meningkatkan kesejahteraan manusia, salah satunya dengan memperhatikan kesehatannya,” ucap Menteri M.Nasir didampingi Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Muhamad Dimiyati pada kunjungan kerja ke UPT Teknologi Kedokteran Sel Punca RSCM-FKUI Gedung CMU lantai 5, Kamis (14/4).

Apabila terdapat masalah regulasi, Menristekdikti meminta agar segera dikoordinasikan dengan Menteri Kesehatan. “Mana regulasi ataupun peraturan yang harus diperbaiki, maka akan segara kita pelajari, diskusikan, dan dicarikan solusinya” ujar Menteri Nasir. 
Selanjutnya, M.Nasir kembali menekankan agar teknologi sel punca ini segera dapat berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat. Jika teknologi sel punca ini dapat berkembang dengan baik, maka harapannya kesehatan masyarakat Indonesia akan menjadi lebih baik juga.Dekan FKUI Ratna Sitompul menjelaskan bahwa pengembangan teknologi sel punca diseluruh dunia, keunggulannya kurang lebih hampir sama. 
“Jika Indonesia ingin bertarung di dunia, Indonesia bisa memulainya,” ujarnya. *)

Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini..!!!.  Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Cara Membangun TNI AD Yang Kuat 26 Mar 2017 21:53 WIB

 
Presiden Kagumi Dalihan Natolu 28 Mar 2017 12:23 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Berdoa untuk Perdamaian Dunia 11 Mar 2017 19:07 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia