KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Harus Bersatu Demi Pulihkan Wilayah Terkena Bencana oleh : Rohmah S
17-Okt-2018, 15:20 WIB


 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan lainnya. Hal ini karena secara geografis Indonesia berada di kelilingi "cincin api (ring of fire)" sehingga potensi terjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

Tentang Dia 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB

 
 
KESEHATAN

Musim Penghujan, Waspada Diare
Oleh : Ir. Bambang Sukmadji | 13-Des-2009, 23:36:50 WIB

KabarIndonesia - Semarang,  Bila musim penghujan  tiba  kita selalu dihadapkan pada banjir,  genangan,   meluapnya saluran dan lain sebagainya yang   berkaitan erat dengan  berjangkitnya  penyakit  menular di tengah masyarakat.  Salah satu  jenis penyakit yang bisa  menyerang masyarakat pada  kondisi lingkungan yang tidak sehat tersebut, adalah   pe nyakit Diare.           

Penyakit Diare adalah penyakit yang dapat menyebabkan korban jiwa yang cukup banyak dan dengan cepat mampu mewabah di tengah masyarakat, Sehingga perlu penanganan yang khusus, yang kesemuanya disebut dengan Kejadian Luar Biasa (KLB).           

Penyakit Diare yang mematikan ini biasanya sering menyerang balita dan disebabkan oleh bakteri yang disebut       

Escherichia coli (Migula 1895) Castellani and Chalmers 1919 Escherichia coli  dan agen penyakit lainnya.  Escherichia coli adalah kelompok bakteri gram negatif yang hidup di usus besar organisma berdarah panas (endotherms).     

Karena telah terkenal dengan peranananya yang cukup penting bagi kehidupan organisma berdarah panas, sekaligus perananya sebagai bakteri yang bisa menyebabkan kematian pada manusia, maka kita biasa menamai Escherichia coli dengan Bakteri Coli atau E. Coli.        

Bakteri ini mampu hidup di bawah suhu 37 °C hingga  49  C.  Sebagin besar strain E. coli adalah penyebab penyakit. Bahkan bakteri coli khususnya strain stereotype A15.H7, mampu mengehasilkan racun bila hidup  di makanan yang membusuk.           

Banyak strain dari Bacteri Coli termasuk  sejenis bakteri flora yang berperan sebagai tumbuhan hijau dalam usus yang mampu  menghasilkan Vitamin K.  Namun demikiam,  bakteri inipun akan berubah menjadi organisma pathogenic yang menyerang  usus inangnya, bila dibawah kondisi yang tidak menguntungkan.           

Masa aktif E. coli tidak hanya berlangsung di dalam usus saja, kemampuan E,coli  yang mampu hidup di luar , menjadikan organisma ini bisa dijadikan  indikator untuk menguji sanitasi lingkungan dimana inangnya hidup. Hal ini bisa dilakukan dengan cara  melihat specifikasi bakteri ini.  Pada lingkungan yang  tidak mendukung kehidupannya, bakteri ini tetap tumbuh normal bahkan mampu berkembang dan menduplikasi diri dengan menerapkan fase metagenic. Lebih jauh lagi keunggulan sifat yang dimiliki bakteri  ini,  dapat digunaka media para ahli untuk mempelajari fenomena organisma prokaryotic (organisma yang belum memiliki dinding sel).         

Bakteri Escherichia coli bisa digolongkan sebagai strain baru  bila memiliki keunikan khusus di banding dengan Bakteri Coli lainnya. Strain baru pada bakteri ini   2  sangatlah kecil dibanding dengan Bakteri Coli lainnya, karena perubahanya hanya pada tingkat molekul saja.          

Meskipun demikian perubahan ini akan mampu mengubah fisiologis dan siklus hidupnya, contohnya perubahan terhadap konsumsi senyawa karbon, daya tahan terhadap perubahan lingkungannya. Biasanya strain baru dari E. coli ini memiliki inang yang berbeda dengan bakteri lainnya.          

Bakteri ini mulai mengkoloni usus manusia sejak umur 40 hari dari kelahiran. Bakteri ini mampu hidup di usus bayi melalui makanan danm minuman atau kontak fisik dengan individu lainnya. Bakteri ini menempati di lekukan usus besar dan bersatu dengan mucus usus besar. Bakteri ini pada awalnya berperan sebagai organisma fakultatif di sepanjang usus,  sepanjang tidak adanya unsur-unsur genetik yang mengubahnya menjadi organisma pathogenic.

E. coli dengan pembesaran 10.000 kali, Terlihat selnya berbentuk kaos kaki.

Sumber http://wikipedia.org


Bakteri Coli Pathogenis      
Pada umumnya Bakteri Coli menyebabkan penyakit pencernaan (gastroenteritis), saluran kemih (urinary track  infection) atau radang otak bayi dalam kandungan  (neonatal meningitis). Hal ini adalah disebabkan karena terjadi mutasi pada tingkat genetik pada bakteri E. Coli. Proses mutasi yang berlangsung sudah barang tentu menghasilkan organisma baru yang disebut mutan. Beberapa mutan dewasa ini telah diketahui menyerang sebagian hewan inang.            

Bahkan telah diketahui pula terdapat strain yang menyebabkan diare pada manusia, yaitu strain 0157:H7 atau  0111:B4.       Selain itu terdapat strain E. Coli O157;HY7 dan 0104:H21 yang mempruduksi racun yang berpotensial mematikan. Penularan ni disebabkan karena mengkonsumsi sayuran segar tanpa direbus atau menghkonsumsi daging setengah matang. Khusus untuk strain  0157 mampu menjangkitkan penyakit diare berdarah  dan   Haemolytic Uremia Syndrome di USA, jepang dan Afrika  Selatan.  
  • Gejala Penyakit Diare      


    1. Gejala umum Penyakit Diare adalah selalu diawali bertambahnya frukwensi buang air besar yang lebih sering dari biasanya ( lebih dari 3 kali sehari ) dibarengi dengan kepadatan tinja yang berkurang.          

    2. Apabila kita menemukan kasus demikian pada keluarga kita, maka segeralah hubungi dokter terdekat atau segeralah periksakan pada poliklinik atau puskesmas terdekat. Apalagi bila gejala telah mencapai frekwensi buang air besar yang bertambah sering disertai muntah-muntah, demam yang tinggi serta terdapat bercak darah pada tinja penderita.         

    3. Semaksimal mungkin cegahlah dehidrasi yang terus menerus dengan  mengkonsumsi garam-oralit, Untuk anak anak balita kita berilah minuman oralit  dengan rasa yang disukai.  

  • Pencegahan Penyakit Diare

    1.  Jagalah kebersihan lingkungan, cucilah selalu alat – alat dapur ( terutama peralatan  makan minum balita ) dengan deterjen yang  dapat membunuh Bakteri    Coli dan kuman penyebab diare lainnya. Terutama Bacteri Coli yang sangat subu  hidup di kotoran hewan dan sampah yang membusuk. Biasanya lingkungan kita tak terjaga sanitasinya selama musim penghujan. Kondisi inilah yang sangat cocok untuk tumbuh kembangnya Bakteri Coli.         

    2.  Usakan selalu mengkonsumsi air yang telah masak. Hal ini perlu diperhatikan  sebab Bakteri Coli ganas dari strain 0157 : H7 adalah bakteri  penghasil racun ganas dan banyak berkembang di dalam air konsumsi dan makanan yang tidak steril. Strain bakteri ini bisa menyebabkan diare berdarah dankadang kala tanpa disertai demam.          

    3. Sangat disarankan untuk selalu mengkonsumsi air minum yang mengadung clorin, disinari ultra – violet, ozone dan disinfektan lainnya untuk membunuh kuman yang mengkontaminasi air konsumsi.          

    4. Biasakan selalu mencuci tangan sebelum menyentuh atau menyuap anak- anak Kita yang masih balita.          

    Dengan demikian upaya kita yang paling penting adalah pencegahan serangan penyakit diare yang sangat  membahayakan di tengah keluarga kita.  Karena apabila kita ceroboh dalam menjaga sanitasi lingkungan,  rumah,  peralatan dapur ditengah lemahnya daya tahan tubuh kita akibat cuaca yang tidak bersahabat, maka itu sama saja dengan mengundang Bakteri Coli di tengah kita.    (*)              




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//
 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Berhutang Oksigen 21 Okt 2018 11:51 WIB


 
Selamat HUT TNI Ke-73 13 Okt 2018 19:46 WIB

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia