KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 

Menyiapkan Early Warning Sistem untuk Wabah Avian Influenza

 
KESEHATAN

Menyiapkan Early Warning Sistem untuk Wabah Avian Influenza
Oleh : Mediyansyah | 25-Des-2008, 21:41:15 WIB

KabarIndonesia - Flu burung atau flu unggas (avian influenza - AI) boleh jadi sebuah “isyu lama”, namun dalam kenyataan di lapangan masih banyak warga masyarakat, khususnya di pedesaan, yang masih salah-kaprah melihat penyakit unggas yang dapat meloncat kepada manusia ini.

Hal inilah yang menjadikan Yayasan Duta Awam Solo (YDA Solo) terus menggarap program penyadaran masyarakat tentang hal ini, sejak 2006 hingga sekarang. “Misalnya masih ada peternak yang masih sulit membedakan flu burung dengan penyakit unggas ND,” kata Panggah Sri Harjanto, Staf Program AI YDA Solo, Senin (22/12) di sela-sela acara pelatihan kader kesehatan desa.
Dikatakan, sejak kurun waktu 2006 hingga sekarang, YDA Solo melakukan kegiatan dalam rangka pencegahan Avian Influenza di Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
 
Kegiatan tersebut antara lain, berupa sosialisasi penyakit Avian Influenza bersama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo Jawa Tengah.
Menurut data yang dipaparkan Panggah, sosialisasi tentang AI oleh YDA Solo pada tahun 2006 secara marathon mencakup 22 Desa, door to door pada sebanyak 1.840 Kepala Keluarga (KK). Kemudian dilanjutkan hingga tahun 2008 ini, di Kecamatan Mojogedang Kab Karanganyar Jateng sebanyak 60 kali pertemuan dengan jumlah peserta mencakup 5.000 KK.

Bukan sekadar penyuluhan

Ditambahkan oleh Koordinator Program Ai YDA Solo, Kurniawan Eko Yulianto, kegiatan mereka bukan sekadar penyuluhan. Namun juga menyiapkan masyarakat untuk dapat mengatasi penyakit ini sejak dini dan mandiri. “Untuk ini kami melakukan pelatihan Vaksinator Desa. Hingga saat ini, telah ada 200 orang warga desa yang dilatih dan menjadi vaksinator unggas di desa-desa program ini,” kata Kurniawan.
 
Setelah dilatih, para vaksinator desa akan dihubungkan dengan pihak Dinas Pertanian atau kesehatan setempat, “Dengan mendapat vaksin dari dinas, mereka (para vaksinator desa) melakukan vaksinasi mandiri pada unggas di desanya masing-masing, diupayakan rutin, paling tidak tiga bulan sekali,” kata Kurniawan lagi.

Selain menyiapkan vaksinator, lembaga ini juga menyiapkan organisasi relawan atau kader lokal (desa) agar secara organisasi menjadi lebih teratur. Sejak 2006 dibentuklah sebuah kelompok Relawan atau Kader Flu Burung Desa.
Kader yang kini berjumlah 201 personil ini terdiri dari masyarakat, tokoh masyarakat dan perangkat desa. “Tugas kader atau relawan ini adalah menjadi ujung tombak dan komunikator masyarakat dengan pihak pemerintah dalam menangani wabah flu burung dan sekaligus menjadi tempat bertanya bagi masyarakat,” timpal Panggah.

Mendorong Masyarakat Mandiri

Lebih lanjut diceritakan Kurniawan, bahwa sekarang YDA Solo lebih banyak berperan sebagai pemantau saja. “Masyarakat kami dorong membuat perencanaan dan juga melakukan kegiatan seperti penyuluhan atau sosialisasi AI secara mandiri,” kata dia.
Untuk ini, lembaga YDA Solo melakukan training penyuluhan bagi kader kesehatan desa. Ditambahkan Kurniawan, kegiatan mandiri masyarakat dapat berjalan karena keberadaan kader Flu Burung yang sudah terlatih, “Kader inilah yang memposisikan diri sebagai tenaga penyuluh swadaya.”

Menurut jadwal dan catatan yang ditunjukkan Kurniawan, sepanjang 2007 - 2008 paling tidak sudah ada 71 kali pertemuan yang buat para kader secara mandiri. Soaialisasi Ai secara mandiri ini, dilakukan kader desa pada pertemuan-pertemuan warga, seperti pertemuan PKK, arisan RT, pertemuan RW, pertemuan Kelompok Tani, Pengajian, dan pertemuan-pertemuan yang lazim dilakukan di desa.
Kegiatan lain, ialah melakukan training khusus untuk peternak unggas. Sehingga di 3 Kecamatan wilayah program terbentuk “Kelompok Usaha Bebas AI”. Dideklarasikannya kelompok usaha bebas AI ini, bertujuan menciptakan kelompok referensi bagi masyarakat lain dalam melakukan budidaya ternak yang bebas Flu Burung.

Dikatakan, kegiatan yang merupakan kerjasama antara YDA Solo dengan CRS (Catholic Relief Service) ini, adalah menyiapkan warga dengan keterampilan dan pengetahuan serta organisasi dalam mengatasi AI. Sehingga terbentuklah "Early Warning System (Sistem Peringatan Dini)" dalam pencegahan flu unggas dan penanganan tanggap darurat flu unggas.
Ditambahi Kurniawan, bahwa materi-materi penyuluhan dan berbagai aktifitas di desa0desa ini, mencakup materi kesehatan ternak dan sekaligus materi kesehatan manusia serta kesehatan lingkungan.

Catatan:

Keterangan Foto:
Warga terlatih (kader) yang telah dilatih YDA Solo, melakukan vaksinasi mandiri terhadap unggas di desa Polokarto, Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Unggas yang divaksin adalah unggas sehat. Sedangkan vaksinnya mereka dapatkan dari Dinas Pertanian setempat.
Situs YDA Solo: http://www.dutaawam.org


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia