KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Harus Bersatu Demi Pulihkan Wilayah Terkena Bencana oleh : Rohmah S
17-Okt-2018, 15:20 WIB


 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan lainnya. Hal ini karena secara geografis Indonesia berada di kelilingi "cincin api (ring of fire)" sehingga potensi terjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

Tentang Dia 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB

 
 
KESEHATAN

98 Persen Posyandu di Lampura Belum Memiliki Fasilitas Gedung
Oleh : Yudhi Hardiyanto | 30-Okt-2017, 14:00:14 WIB

Kabar Indonesia - Sekitar 98 persen Posyandu di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) belum memiliki fasilitas gedung khusus yang diperuntukkan guna melakukan pelayanan bagi bayi maupun balita dan ibu hamil. Sejauh ini, pelayanan yang dilakukan kader posyandu masih menumpang di rumah warga dan balai desa.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Utara, Daning Pujiarti, di ruang kerjanya, Senin (30-10) mengatakan, ada 632 unit Posyandu yang tersebar di 247 desa/kelurahan di 23 kecamatan se-Lampung Utara. Hanya sekitar 30 unit Posyandu yang memiliki gedung sendiri beserta fasilitasnya baik alat timbang maupun mobiler. Sisanya, 602 unit posyandu belum memiliki gedung sendiri sehingga alat timbang untuk bayi dan balita beserta mobilernya mesti dipindah-pindah ke rumah warga maupun bala desa yang ada di wilayah setempat.
"Dari 632 unit Posyandu hanya ada 30 unit posyandu atau sekitar 2 persen  yang memiliki gedung sendiri beserta fasilitasnya dan bangunan itu merupakan bangunan yang dikerjakan PNPM. Sisanya 602 unit Posyandu bila akan melakukan aktifitas mesti menumpang ke rumah warga atau balai desa" ujarnya.
Dampaknya, seringnya sarana dan prasarana yang mesti di pindah-pindah atau tidak tetap pada tempatnya, menyebabkan alat itu rentan rusak dan hal itu tentunya berdampak pada pelayanan seperti kurang akuratnya alat timbang yang diperuntukkan bagi bayi dan balita maupun sarana mobiler yang tempat tunggu orang tua maupun pendamping saat sedang menggelar pelayanan. "Dengan seringnya berpindah lokasi, alat timbang maupun sarana mebeler rentan mengalami kerusakan" kata Daning.
Daning menyampaikan harapannya, setiap Posyandu memiliki gedung tersendiri dan bagi masyarakat kesadaran serta partisipasi aktif untuk berkunjung ke Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan keluarga ibu dan anak, layanan keluarga berencana, imunisasi maupun layanan peningkatan gizi keluarga sangat dibutuhkan. "Posyandu merupakan ujung tombak pelayan bagi masyarakat karena itu memiliki unit gedung sendiri dan kesadaran serta partisipasi warga sangat dibutuhkan" kata Daning menambahkan.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Berhutang Oksigen 21 Okt 2018 11:51 WIB


 
Selamat HUT TNI Ke-73 13 Okt 2018 19:46 WIB

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia