KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAROMA KEPENTINGAN DALAM AGENDA TERSENDIRI oleh : Tonny Djayalaksana
18-Aug-2019, 15:58 WIB


 
 
KabarIndonesia - Upaya-upaya lawan Jokowi untuk menjatuhkannya sangat militan sekali. Sebagai pelengkap telah saya sertakan tulisan Denny Siregar yang menggambarkan bagaimana sebuah konspirasi dijalankan untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi. Namun akhirnya perlindungan dari Allah bisa menggagalkan semua itu. 

Semua
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
KESEHATAN

98 Persen Posyandu di Lampura Belum Memiliki Fasilitas Gedung
Oleh : Yudhi Hardiyanto | 30-Okt-2017, 14:00:14 WIB

Kabar Indonesia - Sekitar 98 persen Posyandu di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) belum memiliki fasilitas gedung khusus yang diperuntukkan guna melakukan pelayanan bagi bayi maupun balita dan ibu hamil. Sejauh ini, pelayanan yang dilakukan kader posyandu masih menumpang di rumah warga dan balai desa.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Utara, Daning Pujiarti, di ruang kerjanya, Senin (30-10) mengatakan, ada 632 unit Posyandu yang tersebar di 247 desa/kelurahan di 23 kecamatan se-Lampung Utara. Hanya sekitar 30 unit Posyandu yang memiliki gedung sendiri beserta fasilitasnya baik alat timbang maupun mobiler. Sisanya, 602 unit posyandu belum memiliki gedung sendiri sehingga alat timbang untuk bayi dan balita beserta mobilernya mesti dipindah-pindah ke rumah warga maupun bala desa yang ada di wilayah setempat.
"Dari 632 unit Posyandu hanya ada 30 unit posyandu atau sekitar 2 persen  yang memiliki gedung sendiri beserta fasilitasnya dan bangunan itu merupakan bangunan yang dikerjakan PNPM. Sisanya 602 unit Posyandu bila akan melakukan aktifitas mesti menumpang ke rumah warga atau balai desa" ujarnya.
Dampaknya, seringnya sarana dan prasarana yang mesti di pindah-pindah atau tidak tetap pada tempatnya, menyebabkan alat itu rentan rusak dan hal itu tentunya berdampak pada pelayanan seperti kurang akuratnya alat timbang yang diperuntukkan bagi bayi dan balita maupun sarana mobiler yang tempat tunggu orang tua maupun pendamping saat sedang menggelar pelayanan. "Dengan seringnya berpindah lokasi, alat timbang maupun sarana mebeler rentan mengalami kerusakan" kata Daning.
Daning menyampaikan harapannya, setiap Posyandu memiliki gedung tersendiri dan bagi masyarakat kesadaran serta partisipasi aktif untuk berkunjung ke Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan keluarga ibu dan anak, layanan keluarga berencana, imunisasi maupun layanan peningkatan gizi keluarga sangat dibutuhkan. "Posyandu merupakan ujung tombak pelayan bagi masyarakat karena itu memiliki unit gedung sendiri dan kesadaran serta partisipasi warga sangat dibutuhkan" kata Daning menambahkan.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
KETAKUTAN ADALAH DASAR AGAMA? 17 Aug 2019 14:18 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia