KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiBerkat di Balik Wabah Corona oleh : Fida Abbott
09-Apr-2020, 01:17 WIB


 
 
KabarIndonesia - Tahun 2020 ini merupakan tahun bersejarah bagi dunia. Siapa yang tak kenal Covid-19? Makhluk kasat mata ini menjadi populer di mana-mana saat ini. Dia bukan pahlawan dunia yang umumnya dikenang sepanjang masa melainkan sebuah musuh yang dikenal oleh masyarakat
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA









 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pemunafik 05 Apr 2020 16:00 WIB

Rembulan di Celah Matamu 07 Mar 2020 15:27 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

1000 DAYS FUND Pasang Poster di 22 Pulau Untuk Cegah STUNTING

 
KESEHATAN

1000 DAYS FUND Pasang Poster di 22 Pulau Untuk Cegah STUNTING
Oleh : Supriyanto | 11-Feb-2020, 14:57:38 WIB

KabarIndonesia -  Sebanyak 12.000 poster tinggi badan telah disebarkan di 22 pulau oleh 1000 Days Fund untuk upaya pencegahan stunting di Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia/WHO dan Bank Dunia mencatat 31% dari anak-anak Indonesia menderita stunting atau gagal tumbuh dan Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki angka prevalensi stunting tertinggi sebesar 43%.

Stunting merupakan masalah kesehatan yang patut menjadi perhatian nasional. Pendistribusian poster tinggi badan, jika dilakukan secara massal, dapat memangkas angka stunting hingga 22%.

Sebanyak 9 juta anak di Indonesia menderita stunting. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara yang biasa diasosiasikan dengan masalah stunting  seperti Sudan Selatan, Comoros, dan Liberia. Hal ini menjadikan stunting sebagai salah satu kondisi krisis yang paling menyedihkan.

Permasalahan stunting ini membutuhkan upaya penanggulangan yang ten'ntegrasi antara pemerintah, LSM. kader/tenaga kesehatan dan masyarakat. Meski demikian, pada dasamya, stunting dapat dicegah dengan perilaku-perilaku sederhana.  "Stunting ini bukan sekedar masalah kesehatan dan gizi saja, walaupun utamanya memang kedua hal itu. Stunting juga berhubungan erat dengan masalah kebersihan dan sanitasi, pola asuh, literasi ibu terkait tumbuh kembang balita serta pola hidup sehari-hari. Karena itu. penanggulangan stunting harus dimulai dari tingkat rumah tangga," demikian diungkapkan oleh dr. Siswanto, MHP, DTM, Kepala Badan Litbang Kesehatan dari Kementerian Kesehatan.

Upaya yang sudah dilakukan dalam ranah rumah tangga ini salah satunya dari 1000 Days Fund. 1000 Days Fund memiliki sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mencegah stunting. Organisasi ini selama tahun 2019 telah berhasil mendistribusikan 12.000 poster tinggi badan di 22 pulau di Indonesia. Sebanyak 12.000 keluarga yang memiliki anak dengan usia di bawah dua tahun telah memasang poster tinggi badan yang sarat akan informasi bermanfaat.

Pendekatan 1000 Days Fund ini terinspirasi dari penelitian yang didanai Gates Foundation di Zambia yang menemukan bahwa poster tinggi badan dapat menurunkan prevalensi stunting sebanyak 22% di antara anak-anak yang sudah terkena stunting.

"12.000 poster tinggi badan adalah sebuah pencapaian yang penting bagi 1000 Days Fund. lni merupakan awal yang baik dan kami tems berkomitmen untuk melakukan berbagai intervensi dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia," kata Valerie Krisni, Outreach Coordinator dari 1000 Days Fund.

Poster tinggi badan dari 1000 Days Fund mampu membantu orang tua dan pengasuh memvisualisasikan pertumbuhan anak, status pertumbuhan anak dan target tinggi badan anak untuk usianya. Poster tinggi badan ini didesain "oleh ibu untuk ibu" melalui serangkaian sesi diskusi grup terarah/focus group discussion yang diadakan di 16 pulau dan desa urban dan rural di Indonesia.

Poster ini juga memuat cara-cara yang mudah diikuti para orang tua dan pengasuh tentang perilaku dan pola asuh yang optimal dalam 1000 hari pertama kehidupan anak yang dimulai sejak dalam kandungan.

Selain intervensi utama kepada ibu dan pengasuh, 1000 Days Fund juga memberikan pengembangan dan peningkatan kapasitas para kader Posyandu melalui program pelatihan dan pendampingan yang berkesinambungan. Sebanyak 250 kader Posyandu telah mengikuti rangkaian pelatihan dan program pendampingan khusus tentang stunting.
 
"Para kader menjadi salah satu ujung tombak melawan stunting di Indonesia. Mereka perlu memiliki pengetahuan yang mumpuni agar bisa meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melawan stunting di berbagai daerah di Indonesia," kata Valerie.

1000 Days Fund terus berkomitmen untuk melakukan berbagai intervensi dan upaya-upaya pencegahan stunting, mengidentifnkasi tren-tren stunting, dan melatih kader posyandu dan tenaga kesehatan baris depan untuk mencegah stunting. Target pencapaian di tahun 2020 adalah untuk mendistribusikan 20.000 poster tinggi badan dan melatih 1.000 kader. 

Tentang 1000 Days Fund

1000 Days Fund diluncurkan tahun 2018 untuk mendorong adanya pendekatan yang mendobrak dalam menemukan, menguji, dan menerapkan solusi yang inovatif dengan pemanfaatan biaya yang optimal (cost-effective) untuk menanggulangi stunting di Indonesia. 1000 Days Fund mempunyai komitmen untuk terus meningkatkan kesehatan ibu dan bayi baru lahir bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan.

Kami bermitra dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas setempat dan bekerja secara intensif dengan komunitas miskin untuk memberikan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir yang berkualitas, menangani penyebab utama stunting, melatih penyedia layanan kesehatan, memajukan riset, serta mengadvokasi perubahan kebijakan di tingkat global dan di tingkat akar rumput.

Pilot Project Poster Tinggi Badan di Nusa Tenggara Timur (Didanai oleh Bank Dunia) 
Selama bulan Februari-Juli 2020, 1000 Days Fund bersama dengan tim dari Bank Dunia melakukan pilot project untuk mendistribusikan poster tinggi badan di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di pulau Rinca, pulau Messah, dan pulau Komodo.

Berikut ini adalah yang dilakukan selama pilot project :   1.159 rumah dikunjungi dan dipasang poster tinggi badan  2. 3 desa, di 3 pulau berbeda  3. 22 kader dan tenaga kesehatan (nakes) menerima pelatihan melalui lokakarya interaktif tentang stunting, faktor penyebab, dan pentingnya 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK)

Berikut adalah hasil dari pilot project tersebut :   1. 65% pengasuh anak (mayoritas ibu-ibu) mampu mendefinisikan stunting   2. 48% pengasuh anak (mayoritas ibu-ibu) mampu menjelaskan mengapa stunting penting - meningkat dari 4% di awal kegiatan   3. 62% pengasuh anak mengatakan bahwa memiliki Poster Tinggi Badan di rumah mereka membantu perubahan ke arah perilaku positif   4. 42% pengasuh anak mengukur tinggi badan anak, sebagian mencatatnya setiap bulan   5. Terdapat peningkatan pada kader & nakes yang merasa percaya diri menjelaskan aspek-aspek kunci dan cara pencegarah stunting dari 35% menjadi 73%   6. Semua kader & nakes memberikan nilai net promoter score 10 untuk poster tinggi badan.

Hasil kunci :  1. Kepemilikan lokal, frekuensi rutin dan memperluas akses adalah prinsip-prinsip kunci yang mendorong keberhasilan dalam meningkatkan kesadaran dan memungkinkan perubahan top-to-bottom dalam menanggulangi stunting  2.  Kepemilikan Iokal, yaitu memastikan petugas kesehatan desa ikut serta dalam merevisi desain poster tinggi badan dan pelaksanaan kegiatan proyek di desa   3. Frekuensi rutin, yaitu memastikan bahwa pesan-pesan utama seputar stunting diulangi berkali-kali melalui kunjungan bulanan   4. Memperluas akses, yaitu mengikutsertakan para ayah dan ibu dalam pemasangan dan penjelasan poster tinggi badan di rumah-rumah .(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Cara Mudah Mulai Investasi Saham 27 Mar 2020 16:14 WIB


 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia