KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiIkuti Program-Program Istimewa Selama Masa Pendaftaran PMOH oleh : Redaksi-kabarindonesia
21-Jan-2018, 03:19 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Tahun Baru! "Tahun Baru, Aktifitas Baru" adalah suatu pernyataan yang umum dan sering kita dengar. Di tahun baru 2018 ini, adakah aktifitas baru yang akan Anda lakukan? Bila Anda menyukai dunia tulis-menulis atau ingin belajar menulis, bergabunglah bersama
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sekeping hati 06 Jan 2018 16:05 WIB

 

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
KESEHATAN

Waspadai Dengkul ‘Kopong’
Oleh : Porwanto | 04-Jul-2008, 17:21:01 WIB

KabarIndonesia - Teknologi kedokteran berhasil menemukan metode untuk mengatasi sendi dengkul yang rusak. Niscaya, penderita dengkul “kopong” bebas bergerak kembali dan rasa nyeripun hilang.

Omah (55) merasakan ada kelainan pada sendi lututnya. Betapa tidak, ia merasa sakit sewaktu berdiri atau berjalan. Bahkan nyeri yang amat sangat ketika sedang naik atau turun tangga. Ia pun disarankan sanak keluarganya untuk terapi ke dokter tulang. Oleh dokter, kata Omah, dirinya diketahui menderita Osteoarthritisis atau pengapuran sendi. Yakni radang pada persendian yang disebabkan karena kerusakan tulang rawan sendi.

Deteksi awalnya diketahui adanya gejala rasa nyeri yang timbul. Namun untuk lebih memastikan jenis penyakitnya, ia melakukan rontgen. Hasil rontgen menyatakan tulang rawannya rusak dan adanya penonjolan akibat pengapuran. Bahkan secara fisik, bentuk kakinya berubah menjadi seperti huruf “O”.

Menurut ahli ortopedi RS Pantai Indah Kapuk, dr. Nicolaan C. Budhiparama, JrFICS., osteoarthritis dapat terjadi pada seluruh sendi yang ada. Namun, sendi-sendi yang umumnya mengalami pengapuran sering terjadi di leher, punggung bagian bawah, lutut dan panggul.

Ketika kualitas sendi menurun, tulang merubah bentuk agar dapat menahan kerusakan. Akibatnya pergerakan sendi lutut amat terbatas. Keseluruhan proses inilah yang disebut pengapuran sendi (Osteoarthritis).

Keluhan Omah kini sudah teratasi. Nyeri lututnya sudah hilang sejak dua bulan lalu. Istilah dengkul “kopong”, yang bila digerakkan seperti ada bunyi kretek-kretek, kini tidak ada lagi. Pasalnya, lapisan dengkul miliknya yang aus dan bengkok sudah diganti dengan sendi buatan sehingga menjadi lurus kembali. Metode operasi yang dipakai disebut Total Knee Replacement (TKR).

Dr. Franky Hartono, SpOT, FICS., ahli ortopedi RS PIK, menyatakan hasil akhir sesudah TKR adalah adanya kebebasan bergerak dan bebas sakit. Untuk menghindari terjadinya osteoarthrosis, kata Franky, tiap orang dapat mengonsumsi suplemen. “Salah satunya mengonsumsi Glucosamin Chondroitin,” katanya.

Hal yang perlu diketahui soal dengkul yang sakit adalah faktor penyebabnya. Dari sebab inilah akan diketahui penanganannya. Jadi pasien tidak harus langsung dieksekusi dengan TKR. Penyebabnya bisa karena Osteoarthritis (perkapuran), Rhematoid Arthritis (kropos), cedera seperti keseleo, olahraga berat, jatuh atau bisa juga karena kerja berat.

Dr. Hartono Seco Utomo, SpRM., mengungkap faktor usia dan obesitas juga bisa menjadi salah satu sebab dengkul sakit. Pasalnya, dengkul kopong banyak diderita oleh orang lanjut usia. Dari faktor penyebab itulah penanganan dapat dilakukan dalam beberapa tahapan. Tahap pertama ditangani dengan pemberian obat dan terapi fisik. Tahapan kedua, meliputi tahapan pertama ditambah dengan injeksi. Tahapan ketiga dilakukan arthroscopy. Dan tahapan keempat, bila sudah parah, di adakan TKR.

Osteoarthritis tidak dapat dihentikan sama sekali. Namun dapat dihambat dengan cara memperbaiki gaya hidup dan pergerakan.
Penting pula menjaga berat badan untuk menghambat terjadinya pengapuran dini. Bahkan, jenis makanan tertentu dapat mempengaruhi terjadinya nyeri sendi bila sendi yang rusak akibat kelainan metabolisme seperti asam urat (gout).

Sebenarnya nyeri sendi secara umum, bukan karena osteoarthritis, dapat diatasi. Caranya dengan penguatan otot-otot sekitar lutut, aktivitas wajar, serta penggunaan obat penghilang rasa nyeri. “Olahraga senam dan renang amat bagi untuk melatih menguatkan otot dan kebebasan pergerakan tubuh,” imbuh Hartono.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
KTP-El Tetap Berlaku Seumur Hidup 20 Jan 2018 07:58 WIB


 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia