KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKapolri Terbitkan Maklumat Cegah Klaster Baru Covid-19 Terutama di Pilkada 2020 oleh : Danny Melani Butarbutar
21-Sep-2020, 15:35 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Maklumat Kapolri bernomor Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020.

"Jadi
selengkapnya....


 


 
BERITA PEMILU LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Partai Gerindra, Gibran dan (Calon) Penumpang Gelap Pilpres 2024

 
PEMILU

Partai Gerindra, Gibran dan (Calon) Penumpang Gelap Pilpres 2024
Oleh : Berthy B Rahawarin | 13-Aug-2020, 02:57:05 WIB

KabarIndonesia - Langkah partai Gerindra mendukung Gibran, putera presiden Joko ‘Jokowi' Widodo untuk Pilwakot Solo  2020 meski pun tidak mengejutkan para pengamat dan analis peta politik Indonesia, namun menghadirkankan  realitas politik yang sungguh over-dinamis untuk dibedah.

Terutama menyangkut dua hal ini:  Pertama, bahwa langkah pion politik PDIP yang diinisiatifkan Megawati sebagai top decision maker partai banteng, diiringi langkah top decision maker Gerindra, ya Prabowo. Kedua, meskipun tidak langsung terkait cinta lama Mega- Pro, mantan pasangan politik pasangan pilpres  tahun 2009, Megawati - Prabowo, belum atau bahkan tidak terkait samasekali pemilu presiden 2024. Bagi pengamat dan publik sinyal penguatan kekerabatan Gerindra sebagai runner-up  pilpres 2019 dan the champion PDIP dalam pemerintahan akan mantap bersinergi di Kabinet hingga Senayan, sebuah sketsa awal  wajah pilpres 2024 ditorehkan di atas kanvas politik. 

Alegori cinta para "mantan" ini, sungguh meski terkadang berarti sedekat harafiahnya, karena pasangan cinta politik dan politik cinta itu juga terang benderang sahaja di mata publik. Cinta (politik) PDIP-Gerindra yang kembali bersemi ini, setelah rivalitas pilpres 2019. Didahului dengan pilkada DKI tersengit 2017 antara pasangan Anies-Sandiago yang menyingkirkan pasangan petahana BTP atau Ahok - Djarot sebagai dukungan  PDIP.< br />
Seluruh rasa rivalitas itu berpuncak di pilpres 2019. Maka, belajar dari semua ups-downs , rekam-jejak dinamika cinta para kubu politik itu, hingga rasa cemburu cinta para mantan pacar politik masih seharafiahnya makna dan interpretasi-hermeneutiknya, dan karenanya mentah pula untuk dibahas.

Covid Tunda Pilkada Rasa Pilpres 2024   

Maka, bila sketsa pasangan cinta pilkada 2020, yang meski masih abu-abu, namun telah mulai menjadi patok lain, arah pembenar spekulasi merajut kembali  cinta  Mega - Pro yang senantiasa dinamis dalam jatuh bangunnya, juga antagonis dan rivalitasnya, atau sekedar "penumpang gelap" - istilah yang lahir dari cinta politik. Dalam arena, suatu saat nantinya menguat kepada pasangan  Prabowo dan Puan Maharani, ya puteri Megawati Soekarnoputeri untuk pilpres 2024. Cemburu cinta politik para mantan, semisal BTP atau Ahok  bukan tidak mungkin melahirkan strategi "pasangan cinta politik baru, tidak terkecuali, pasangan Anies Baswedan - Sandiago Uno, misalnya, tanpa Gerindra dan apalagi PDIP. 

Tidak memperhitungkan cemburu politik "para mantan" (cinta pulitik) dapat menghadirkan pertarungan politik yang sungguh dinamis, hidup dan kreatif, karena ketatnya persaingan cinta para mantan yang setia atau pun membangkang, sekena sekedar sajian yang juga disodorkan mitra pulitik di mata publik. 

Suami-isteri yang talak  gegara  beda pilihan pulitik dan berada di kubu berbeda, bahkan meski sebagai relawan sahaja, urung balik bertemu di kontrakan, setelah menjadi penonton sekaligus pemain (tanpa sadar) dalam lakon bertema cerai politik cinta berujung rujuk, sementara para mantan berikhtiar lagi untuk pilkada (serentak) 2022 diharapkan sudah lebih terasa pilpres 2024.  Dukungan Gerindra pada Gibran dalam Pilwalkot (serentak 2020)  belum mengarah pada "pilkada rasa pilpres", bahkan bila Gibran bertarung lawan kotak kosong. 

Pada situasi faktual suasana determinasi  Covid-19 pada seluruh aspek kehidupan masyarakat, maka,  "pilkada serentak 2020"  (lebih terasa) Covid-19 daripada "rasa pilpres". Oleh sejumlah kalangan mengasosiasikan seluruh dinamika pertarungan dan hasil aksi-reaksi pilpres 2019 dengan perjuangan menghadapi  "Covid-19", musuh kasatmata yang mengerikan , tapi kadang minta diakrabi. Situasi paradoksal politik: kawan tapi lawan, ya lawan tapi kawan.

Covid-19 dikambing-hitamkan  jadi "penumpang gelap" 2022, karena Covid-19 belum bisa, dan tidak pernah akan jadi King Maker.  Dalam impian para  King Makers, baik Megawati, SBY hingga JK,  pilkada (Serentak 2022) sudah "Terasa Pilpres". Meskipun, tidak tertutup kemungkinan suasana-suasana pilkada 2022 masih terasa Covid-19, atau bahkan masih sekedar Terasa Penumpang Gelap hingga Rasa Pilpres tahun 2019"-nya.  Juga tidak tertutup adanya cinta sejati ala Romeo dan Juliet dalam politik Tanah Air, In sensu stricto, dalam arti dan interpretasi seadanya. Sastrawan Perancis berujar: l'histoire se repete, sejarah hanya berulang (-ulang kali).(*)

*) Penulis, dosen Filsafat Negara di President University, Jababeka, Cikarang.    

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Investasi Reksa Dana Kian Mudah 26 Sep 2020 19:02 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia