KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniJokowi Korban Hoaks Lebih Beruntung Dibanding Korban Hoaks Lain oleh : Kabarindonesia
21-Jan-2019, 11:43 WIB


 
 
KabarIndonesia - Apa yang dialami Presiden Joko Widodo sebagai korban hoaks masih belum ada apa-apanya. Bandingkan dengan korban-korban hoaks lainnya, yang sendirian. Hoaks tak butuh masuk akal. Kurang masuk akal apa lagi, katakanlah, hoaks Jokowi ada di depan D.N. Aidit
selengkapnya....


 


 
BERITA PEMILU LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Tetaplah Tenang 23 Jan 2019 10:23 WIB

Filosofi Kopi 20 Jan 2019 01:57 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
 

 
 
PEMILU

ICW: Sumut Daerah Terkorup Ketiga, Pilihlah Pemimpin Anti Korupsi
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 05-Jun-2018, 13:59:39 WIB

KabarIndonesia - Medan, Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta agar Pilkada Sumut, bebas dari korupsi dan anti korupsi dalam bidang korupsi. Karena, Sumut merupakan daerah nomor ketiga terkorup di Indonesia. Masyarakat Sumatera Utara diminta untuk melihat secara detail rekam jejak Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut bertarung di Pilkada Sumut.

Laporan M Andimaz Kahfi, wartawan tribun-medan.com, bahwa hari Senin (4/6) Indonesia Corruption Watch (ICW) Divisi Korupsi Politik‎, melaksanakan Diskusi Publik 'Sumut Darurat Korupsi' yang berlangsung di Hotel LJ di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, pada hari Senin (4/6).

Divisi Korupsi Politik ICW, Donal Fariz menyatakan berdasarkan data ‎ICW 2017, Sumut menduduki peringkat ke 3 daerah terbesar angka korupsinya di Indonesia, setelah Jawa Timur dan Jawa Barat.

Diskusi ini juga dihadiri pembicara Ansari Yamamah dari Cendekiawan Muslim Sumatera Utara, Septian Fujiansyah dari AdvokatLBH Medan dan Ketua Umum HMI Badko Sumatera Utara, serta Mahmud Mulyadi ‎dari akademisi Universitas Sumatera Utara, selaku pakar pidana korupsi.

"Sumut di tahun 2017‎ terdapat 40 kasus korupsi ditangani oleh aparat penegak hukum dengan total kerugian negara mencapai Rp 286 miliar. Ini menjadi catatan penting bagi warga Sumut, untuk betul memilih pemimpin bagi Sumut sendiri," kata Donal, pada Minggu (3/6/2018).

Lebih lanjut, Donal mengungkapkan Sumut menjadi perhatian khusus dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dikarenakan dua mantan Gubernurnya, Syamsul Arifin dan Gatot Pudjo Nugroho tersandung kasus korupsi. "Momentum Pilkada 2018 ini, ‎menjadi titik krusial bagi masyarakat dan pemerintah Provinsi Sumut, tidak jatuh persoalan yang sama dan berujung kasus-kasus korupsi," ucap Donal.

Selain itu, Donal mengatakan bukan Sumut saja tetapi juga kota Medan. Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dirilis oleh Transparansi‎ Internasional Indonesia, kota Medan menjadi Kota terkorup di antara 12 kota terbesar di Indonesia.
"Kota terbaik itu Jakarta Utara dan kota terkorup itu dinilai adalah kota Medan dengan indeks persepsi terendah diseluruh kota besar. Jadi, itu perlunya pemimpin baik, tidak kembali pemimpin terkorupsi berulang," ujar Donal.

Diberitakan bahwa dalam pilkada tanggal 27 Juni 2018 mendatang untuk di Sumut, ada dua paslon yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

Donal mengimbau agar selektif memilih kedua paslon itu, untuk memimpin Sumut lima tahun kedepan. "Masyarakat Sumut harus bisa memilih dengan fortopolio anti korupsi. Dengan rekam jejak birokrasi pemberantas korupsi sebagai memimpin ‎untuk menghilangkan persepsi daerah korupsi dari Pilkada Sumut," jelasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
 
Muallaf Zaman "Now"! 07 Jan 2019 18:38 WIB

 
 
 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 
Sibuk Membuat “TUHAN” 22 Jan 2019 18:53 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia