KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HukumRUU Omnibus Law Inskonstitusional Buruh Minta Stop Pembahasan Sidang Paripurna DPR RI oleh :
05-Okt-2020, 04:26 WIB


 
 
KabarIndonesia - Berbagai serikat pekerja yang merupakan afiliasi global unions federations menyatakan kekecewaannya terhadap hasil pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja tingkat pertama pada Sabtu malam (3/10). Mayoritas fraksi di DPR RI dan pemerintah sepakat untuk melanjutkan pembahasan ke tingkat
selengkapnya....


 


 
BERITA PEMILU LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PEMILU

Gerakan Pemuda Islam Tolak Pilkada Dimasa Covid 19
Oleh : Zohiri Kadir | 21-Sep-2020, 10:39:49 WIB

KabarIndonesia -  Gerakan Pemuda Islam (GPI) yang bermarkas di Menteng Raya 58 Jakarta Pusat,  menyatakan menolak pelaksanaan Pilkada Serentak yang rencananya digelar pada 9 Desember 2020. Mereka meminta Presiden Jokowi membuat pernyataan akan bertanggungjawab jika ada nyawa rakyat melayang karena covid-19 pada pelaksanaan Pilkada tersebut. <br />
GPI menggelar konfrensi pers "Tunda Pilkada Demi Nyawa Rakyat Indonesia" di Menteng Raya 58 Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2020). Dalam konfrensi tersebut hadir Sekjen GPI Diko Nugraha, Wakil Direktur LBH GPI Dedi Umasugi, Dewan Syuro GPI Ustad Tasrip dan Pimpinan Brigade GPI Laode Alfan.

Dalam jumpa pers yang digelar GPI disampaikan tuntutan: Tolak Pilkada Serentak Saat pandemi, GPI Minta Jokowi Hargai Nyawa Rakyat GPI Minta Jokowi Jamin Pilkada Serentak Dikala Pandemi Tak Ada Korban,  GPI Desak Pemerintah untuk Menunda Pemilihan Kepala Daerah 2020.<br />
Sekjen GPI memaparkan, pihaknya menolak Pilkada Serentak digelar di tengah pandemi covid-19. Pelaksanaan tersebut, menurut Diko, jelas-jelas melanggar protokol kesehatan. Padahal pemerintah sendiri yang membuat aturan tersebut."Jangan sampai selama ini rakyat sudah patuh dengan protokol kesehatan justru malah pemerintah itu sendirilah yang melanggar," kata Diko.<br /> 
Ia mengingatkan Jokowi, menlindungi kepentingan rakyat yang utama yakni hak atas nyawa adalah amanah konstitusi. Ia menduga ada kepentingan lain yang mendorong pilkada harus dilaksanakan di saat pandemi.<br />
"Presiden Jokowi jangan mengikuti pesanan yang berkepentingan tapi malah mengorbankan rakyat. Rakyat di tuntut tertib tapi malah pemerintah yang melanggar. Pokoknya GPI menolak dilaksanakan Pilkada. Demi kemaslahatan rakyat indonesia," ujar Diko.<br />
Sementara itu Wakil Direktur LBH GPI Dedi Umasugi menyebutkan, ada 270 daerah yang akan melaksanakan pikada. Dari jumlah tersebut, 48 calon kepala daerah terindikasi covid-19. Ia menekankan, hingga saat ini wabah Covid-19 di Indonesia belum tertangani dengan baik.Karenanya, demi kemanusiaan, LBH GPI meminta untuk menghentikan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Jika dipaksakan, maka harus ada statemen Presiden Jokowi yang menjamin tidak akan ada korban.<br />
"Harus ada statemen dari Presiden Jokowi baru bisa melaksanakan Pilkada. Demi nyawa masyarakat Indonesia. Karena nyawa tidak ada yang jual," ujar Dedi kepada awak media.

Penegasan juga dikatakan oleh Laude Alfan yang juga menolak adanya Pilkada Serentak. Ia mengingatkan, pilkada ini bukannya memberi kebaikan, justru akan membunuh rakyat. Ia juga mengatakan, Presiden bertanggung jawab atas korban covid-19 yang telah berjatuhan di indonesia.

"Pemerintah yang buat aturan, mereka juga yang melanggar. Presiden Jokowi harus bertanggung jawab atas korban covid-19 yang telah berjatuhan di Indonesia," tegasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
MENJAGA INTEGRITAS INTELEKTUAL. 19 Okt 2020 01:59 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia