KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiInternational Press Card HOKI Bukan Sekedar Kartu Pers oleh : Kabarindonesia
30-Nov-2020, 14:05 WIB


 
  KabarIndonesia - Berikut beberapa alasan mengapa International Press Card HOKI bukan sekedar Press Card biasa:

- Jumlah penulis Harian Online Kabar Indonesia (HOKI) terus bertambah, hingga sudah mencapai lebih dari 15.000 orang banyaknya; 
- HOKI telah mendapat penghargaan MURI sebagai media yang
selengkapnya....


 


 
BERITA POLITIK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
TOUR KE BELANDA GRATIS JIKA.... 04 Des 2020 15:05 WIB

 

Waspadai Gerakan Radikalisme via Medsos

 
POLITIK

Waspadai Gerakan Radikalisme via Medsos
Oleh : Bang Rachmad | 16-Mar-2018, 09:10:34 WIB

KabarIndonesia - Banda Aceh, Perkembangan radikalisme dan terorisme sangat pesat sekali. Untuk itulah Pemerintah Indonesia membentuk suatu badan khusus yang bernama BNPT.  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT) adalah sebuah lembaga pemerintah nonkementerian (LPNK) yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang penanggulangan terorisme.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, BNPT dikoordinasikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. BNPT dipimpin oleh seorang kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada presiden. Pada awalnya jabatan Kepala BNPT setingkat eselon I.a. Namun sejak diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2010 Tentang Badan Penanggulangan Terorisme, jabatan Kepala BNPT naik menjadi setingkat menteri.
 
Salah satu tugas utama BNPT adalah melaksanakan kebijakan di bidang penanggulangan terorisme dengan membentuk satuan-satuan tugas yang terdiri dari unsur-unsur instansi pemerintah terkait sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing. Bidang penanggulangan terorisme meliputi pencegahan, perlindungan, deradikalisasi, penindakan, dan penyiapan kesiapsiagaan nasional.

BNPT Pusat bekerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh menghadirkan Seminar tentang "Literasi Digital sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme dan Terorisme Di masyarakat," di Banda Aceh 15 Maret 2018. Para peserta juga diberikan sebuah buku baru tentang Radikalisme yang berjudul, Memelihara Kearifan Mencegah Radikalisme. Buku ini berisi kumpulan 32 naskah terbaik dari lomba karya tulis jurnalistik "Indepth Reporting".   Dalam seminar ini juga diberi arahan dari unsur dewan pers Jimmy Silalahi tentang "Penguatan Dunia Digital, Manfaat, Dampak Negatif dalam Membentuk Pola Pikir Masyarakat."

Ternyata senjata utama paham radikalisme adalah melalui media sosial. FKPT Aceh menyatakan akan terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyebarluasan paham radikal terorisme. Saat ini Prof M Hasbi Amiruddin memimpin sebagai kepala Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh sejak dilantik pada 20 Februari 2018, menggantikan Prof Yusny Saby.

Pengaruh paham radikal terorisme yang saat ini nyata antara lain bergesernya secara perlahan karakter masyarakat kita yang semula toleran kemudian diubah menjadi intoleran. Kita harus sadari bersama bahwa terorisme yang marak terjadi dengan latar belakang ideologi tertentu berawal dari interoransi yang kemudian mengalami radikalisasi sehingga berujung pada aksi bom bunuh diri, penyerangan dan kekerasan lainnya. 
Permisifitas kepada intoleransi membuka ruang lebar mobilisasi radikalisme gerakan ekstrem yang pada gilirannya berujung pada aksi terorisme. 

Hadir juga Kasi Partisipasi Masyarakat BNPT Setyo Pranowo sebagai pembicara kunci mewakili kepala BNPT pusat sekaligus membuka acara seminar dan workshop selama satu hari.
 
Dalam workshop ini dipilih masalah konten positip di dunia maya oleh Randy Wisnu Permana (Cameo Project/Tim konten kreatif) serta penyampaian hasil rekomendasi dan tindak lanjut memerangi paham radikalisme serta melihat Fenomena terakhir sosial media di provinsi Aceh yang sedang gencar diminati oleh kalangan muda.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Hacker ClanX12 15 Jan 2021 06:38 WIB

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB

 

 

 

 

 

 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia