KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

WABUP SAMOSIR: Darurat Narkoba Bisa Dicegah dengan Ketahanan Keluarga
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 18-Mar-2018, 13:40:33 WIB

KabarIndonesia - Ambarita, Dengan tema "Melalui kegiatan ceramah penyuluhan hukum terpadu kita wujudkan akses atas informasi hukum, implementasi hukum, keadilan dan demokrasi bagi masyarakat di kabupaten Samosir,"  Kanwil Hukum dan HAM Sumut bekerjasama dengan Pemkab Samosir selenggarakan penyuluhan hukum pada hari Kamis, (15/3) di aula kantor Camat Simanindo di Ambarita.
Penyuluhan hukum yang ditujukan pada masyarakat desa Ambarita ini dihadiri Wakil Bupati Samosir Ir Juang Sinaga yang juga Ketua BNK kabupaten, didampingi Drs Kamintar Sinaga Kabag Kessos/Sekretaris BNK, Staf bagian Hukum setda Samosir. Dari Kanwil Hukum dan Ham provsu Medan, hadir Juraini Sulaiman kabid penyuluhan, Dartimnof Harahap kasi bantuan hukum, Soraya Azmi Tarigan, Maria Tambun. Sementara di kantor sudah hadir Camat Simanindo Dapot Simbolon, kepala desa Ambarita, ketua/anggota BPD, tokoh mayarakat, tokoh adat, tokoh agama desa Ambarita, perangkat desa, dan awak media/pers yang diundang sebagai peserta.

Saat ini Narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, bahkan saat ini Indonesia sudah masuk kondisi 'darurat narkoba'. Karenanya, pemerintah membentuk lembaga khusus untuk menangani bahaya narkoba, yakni BNN. Berbagai kampanye anti narkoba dan tindakan tegas dari penegak hukum sudah dilakukan, baik kepada produsen, pengedar, pemakai bahkan membongkar jaringan mafia narkoba. Semakin disadari penyalah gunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa, akan tetapi korban-korban narkoba tetap saja masih ada bahkan hampir setiap saat kita dengar dan baca adanya korban narkoba.

Demikian Wabup Samosir yang juga Ketua BNK Samosir ini memaparkan hal narkoba di masyarakat yang sudah darurat. Dipaparkannya bahwa berbagai jenis tipe tumbuhan narkoba yang juga sudah diproduksi dalam bentuk tablet, permen. Malah di kalangan pelajar sudah dinikmati "bahan pengganti" seperti benzin, lem goat, obat nyamuk, dan lainnya.

Wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga mengajak seluruh warga Samosir untuk mencegah masuknya Narkoba ke Samosir dan bersama-sama berusaha untuk menolaknya. "Saya minta, mari kita memerangi narkoba sejak dini, mulai dari lingkungan keluarga dan lingkungan tempat tinggal masing-masing. Hal tersebut dikatakan Wabup pada ceramah hukum di Aula Kantor Camat Simanindo, kamis (15/03/2018)

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa Narkoba merupakan musuh bersama, harus diberantas. Sebagai daerah wisata kecamatan Simanindo, tidak terpungkiri peredarannya akan semakin banyak, baik yang dibawa masuk oleh pendayang.

"Untuk itu kita harus tetap waspada. Narkoba pada umumnya mengincar para generasi muda, anak yang sedang berkembang, remaja, pelajar karena mereka lebih mudah untuk dipengaruhi. Agar orangtua peka terhadap perilaku anaknya, mengenali perubahan sikap dan mengawasi keberadaan anak. Pengawasan orangtua tehadap anak harus diperketat, dengan demikian anak akan semakin sulit untuk terjerumus ke jurang narkoba, " tegas Juang Sinaga.

Darurat narkoba yang terjadi akan dapat dicegah dengan upaya P4GN, yakni kerjasama pemerintah, aparat kepolisian, keluarga, dan masyarakat. "Yang paling penting bagaimana kita membangun keluarga, mencegah narkoba dengan kebiasaan orangtua dulu, makan bersama, bicara bersama dengan anggota keluarga. Orangtua memberi ceramah dan nasihat tentang ketahanan keluarga/rumah tangga dan usai itu kembali ke aktifitas. Anak-anak itu awalnya coba-coba, itu juga harus diperhatikan orangtua, masalah stress anak, sikap menjauh anak, bolos sekolah, ini harus dicari penyebabnya," sebut Wakil Bupati. Terkait status BNK (badan narkotik kabupaten), Wabup Samosir mengaku bahwa di seluruh daerah, BNK tidak berjalan efektif terkait dana dan personil serta kinerja operasionalnya. Padahal sekarang sudah darurat narkoba, BNK Samosir belum ada terobosan. Menurut Juang Sinaga, dia sudah meminta dan mengusulkan pening sekarang ini hanya bertugas sebatas sosialisasi, tu tugas ta diusul menjadi BNNK di Kabupaten, nantinya Ketua anggota polri dan pns dgn kantor khusus dan lahan penjara/rehabilitasi.

Terkait status BNK (badan narkotik kabupaten), Wabup Samosir mengaku bahwa di seluruh daerah, BNK tidak berjalan efektif terkait dana dan personil serta kinerja operasionalnya. Padahal sekarang sudah darurat narkoba, BNK Samosir belum ada terobosan. Menurut Juang Sinaga, dia sudah meminta dan mengusulkan peningkatan BNK menjadi BNNK. "Nantinya Ketua dan Anggotanya berasal dari Polri dan ASN dengan kantor kantor khusus dan tersedia lahan untuk penjara maupun rehabilitasi," sebut Juang Sinaga seraya meminta Asisten Tatapraja dan Kessos Mangihut Sinaga untuk menegur Kakan Kesbangpol untuk menyelesaikan usulan pendirian BNNK dan kinerja BNK dengan dana yang semakin kecil di tahun 2018 ini.

Mengakhiri paparannya, Wabup Samosir ini mengharapkan agar masyarakat tidak segan-segan dan takut untuk menginformasikan kepada pihak kepolisian apabila ada pengguna narkoba di lingkungan masing-masing. Segan karena hubungan kekeluargaan dengan pengguna narkoba, takut karena diancam. Hal ini harus dirubah, kita harus berani mengambil tindakan agar perkembangan narkoba tersebut tidak merebak.

Dikatakannya, demi kebaikan anak-anak kita, orangtua/wali anak dibawah umur yang menjadi pecandu narkoba untuk tidak segan-segan melaporkan kepada polisi. Apabila dilaporkan, pengguna tidak akan dituntut pidana melainkan akan direhabilitasi (sesuai dengan UU No 35 tentang TP Narkotika pasal 128 ayat 2). Sebaliknya, jika tidak dilaporkan atau ditutup-tutupi maka akan dipidana 6 bulan denda Rp. 1 juta (sesuai dengan UU No 35 tentang TP Narkotika pasal 128 ayat 1).

"Jadi lebih baik satu orang yang jadi korban daripada perbuatannya merusak mental generasi muda. masyarakat harus berani, identitas pelapor akan dijamin dan dilindungi undang-undang," pungkas Wakil bupati Samosir, menutup paparannya sekaligus minta ijin untuk melanjutkan perjalanan tugas menuju luar negeri.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia