KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAROMA KEPENTINGAN DALAM AGENDA TERSENDIRI oleh : Tonny Djayalaksana
18-Aug-2019, 15:58 WIB


 
 
KabarIndonesia - Upaya-upaya lawan Jokowi untuk menjatuhkannya sangat militan sekali. Sebagai pelengkap telah saya sertakan tulisan Denny Siregar yang menggambarkan bagaimana sebuah konspirasi dijalankan untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi. Namun akhirnya perlindungan dari Allah bisa menggagalkan semua itu. 

Semua
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Peresmian Monumen Kapal Tenggelam di Danau Toba

 
DAERAH

Peresmian Monumen Kapal Tenggelam di Danau Toba
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 02-Mei-2019, 15:30:38 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Setahun pasca kejadian tenggelamnya kapal motor Sinar Bangun pada 18 Juni 2018 di kawasan perairan danau toba Tigaras, pemerintah kabupaten Simalungun telah membangun sebuah monumen untuk mengenang peristiwa yang menelan korban 164 penumpang dinyatakan hilang (tenggelam), tiga ditemukan meninggal dan 21 korban selamat. Sebagaimana dilansir kantor berita sumut.antaranews.com, Bupati Simalungun, JR Saragih bersama keluarga korban kapal tenggelam, KM Sinar Bangun meresmikan monumen yang didirikan di Nagori Tigaras, kecamatan Dolok Pardamean, Simalungun, Kamis (2/5). Peresmian monumen pengingat peristiwa itu dihadiri unsur Forkopimda Simalungun, tokoh agama dan masyarakat. Dikabarkan, peresmian monumen tragedi KM Sinar Bangun tersebut diwarnai isak tangis ratusan keluarga korban kapal tenggelam. Mereka datang melihat nama keluarga yang telah terukir di prasasti monumen. Saat tabur bunga, mereka memberikan kembang warna-warni sembari memanjatkan doa. Nampak keluarga korban larut dalam kesedihan, ada yang menangis, menjerit bahkan di antaranya sampai tidak sadarkan diri. Dalam kondisi ini, petugas Satpol PP telah siaga dan membawa mereka ke ruangan khusus perawatan. Pantauan media, peresmian monumen ditandai dengan pengguntingan pita dan dibuka dengan doa secara Kristen dan Islam dan musik tradisional Batak Toba. Selanjutnya dengan iringan lagu sedih, warga yang hadir melakukan ziarah. Selain menampilkan 164 nama korban yang tidak ditemukan, monumen ini juga menampilkan lokasi titik kordinat tenggelamnya KM Sinar Bangun. Berdasarkan data yang tertera, kapal tenggelam di lokasi 2.627 meter dari bibir pantai Tigaras atau 4.238 dari Kabupaten Samosir, sementara titik kedalamannya tidak diterakan (red. 400 m). Terkait biaya pembangunan monumen ini, kepala BPBD Simalungun Mudahalam Purba menginformasikan bahwa pembangunan monumen menelan biaya sebesar Rp4 miliar, yang diperoleh dari dana CSR serta sumbangan para donatur. Dikabarkan, monumen itu berupa rangka baja putih dengan bentuk kapal di atas tugu setinggi kira-kira delapan meter sebagai momentum pengingat, dan tempat ziarah. Monumen dilengkapi prasasti yang menceritakan kronologis peristiwa dan nama-nama penumpang selamat maupun yang meninggal. Pembangunan monumen itu sebagai tugu peringatan bagi korban KM Sinar Bangun agar dapat mengenang anggota keluarganya yang menjadi korban, sekaligus juga sebagai pengingat agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Sementara itu saat menyampaikan sambutannya, bupati JR Saragih mengatakan bahwa Pemkab Simalungun bersama Pemerintah Pusat tetap berupaya memberikan yang terbaik bagi keluarga korban. Dia berharap kepada masyarakat agar bersama- sama menjaga dan merawat monumen tersebut. Menurut Saragih, kesedihan keluarga korban menjadi motivasi bagi Pemerintah untuk memberikan yang terbaik kepada keluarga korban, mulai dari pembangunan monumen hingga memberikan bantuan uang. Dia juga berpesan kepada keluarga korban untuk prosesi ziarah di monumen, bukan lagi di pinggiran danau untuk keselamatan diri.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
KETAKUTAN ADALAH DASAR AGAMA? 17 Aug 2019 14:18 WIB


 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia