KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPresiden Jokowi: Awasi Penyaluran Bansos, Libatkan KPK, BPKP Dan Kejaksaan oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Mei-2020, 13:27 WIB


 
  KabarIndonesia Mengutip infoKABINET.id, dikabarkan bahwa terkait penyaluran bansos terkait pandemi covid-19 yang ditengarai salah sasaran dan diduga disalahgunakan, Presiden Jokowi secara tegas meminta untuk diawasi.

“Untuk sistem pencegahan, minta saja didampingi dari KPK, BPKP, atau dari Kejaksaan. Kita
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
KAMI MASIH PUNYA RASA MALU 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
DESAINER SANG PEMUJA SETAN! 29 Mei 2020 13:08 WIB


 
 
DAERAH

Penyaluran BLT Tiyuh Panaragan Dinilai Tidak Tepat Sasaran
Oleh : Yunastanto | 19-Mei-2020, 13:42:26 WIB

KabarIndonesia - Tulang Bawang Barat, Sejumlah warga Tiyuh/Desa Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung mengeluhkan sistem penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diselenggarakan tiyuh tersebut.

Aditya Saputra salah satu warga Tiyuh Panaragan RT 03 RW 2 mengeluhkan pembagian BLT yang dianggapnya tidak merata dan tidak tepat sasaran.
"Saya mengeluhkan pembagian BLT, pada saat pembagian ATM dan rekening kemarin, warga yang terdampak covid-19 seperti korban PHK, bahkan buruh seperti saya justru tidak menerima. Sebaliknya, warga yang ekonominya mapan justru dapat BLT," ungkapnya, Sabtu malam (16/5/2020) dikediamannya di Tiyuh Panaragan sekira pukul 21.00 WIB.

Aditya yang merupakan perantauan dari Jakarta ini pulang kekampung halaman akibat di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) oleh perusahaan tempatnya bekerja. Dirinya pun mengakui bahwa dia sangat terdampak akibat pandemi covid-19. Aditya juga menambahkan dirinya sempat di data dan dikarantina secara mandiri dirumah saat baru pulang ke kampung halaman Tiyuh Panaragan.<br />
"Akibat wabah corona ini, saya kehilangan pekerjaan di perantauan sehingga terpaksa pulang ke kampung halaman. Dan tentunya saya berharap dapat perhatian dari tiyuh kampung halaman saya ini," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Dahalim warga RT 03 RW 1. Pria paruh baya yang kesehariannya berprofesi sebagai sopir truk, dan kini telah berhenti dari pekerjaannya akibat covid-19 ini juga mengeluh, karna tidak mendapatkan BLT dari tiyuh. 
"Akibat covid-19 ini saya kehilangan pekerjaan, dan tidak bisa lagi menghidupi keluarga saya. Untuk itu,  saya mengharapkan BLT itu diberikan juga kepada keluarga kami, karena kami juga warga yang berhak mendapatkannya," cetusnya.

Apriyadi salah satu tokoh pemuda Tiyuh Panaragan yang mendampingi warga, juga mengungkapkan adanya kesenjangan dalam pembagian BLT di tiyuh tersebut.
"Banyak sekali kejanggalan dalam pembagian BLT kepada 281 orang warga Tiyuh Panaragan ini. Selain adanya warga terdampak covid-19 yang tidak mendapatkan BLT, berdasarkan data penerima BLT, beberapa nama kita ketahui ekonominya mapan dan sebagian nama lainnya merupakan aparatur Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT) setempat," ungkapnya.

Pria yang kerap di sapa Yadi ini juga menuturkan ada salah satu warga yang usianya senja dan tergolong tidak mampu justru luput dari pendataan. Padahal, dia belum pernah mendapatkan bantuan apapun baik PKH ataupun program Mantra yang juga salah satu program bantuan sosial yang menjadi unggulan di Kabupaten Tubaba.

"Saya berharap pihak Tiyuh bersikap adil dalam pembagian BLT ini, dan segera mendata ulang kembali warga yang benar-benar terdampak virus corona ini, serta menyalurkannya benar-benar kepada yang berhak menerimanya. Jangan sampai dimasa pandemi ini justru menjadi ajang kesempatan berbuat kolusi," tukasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
Agama Nano Nato 30 Mei 2020 00:58 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia