KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKetua MPR RI Bamsoet Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Mei-2021, 10:01 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Mengutip surel editor KOMPAS.com, bahwa untuk tahun ini larangan mudik seperti membentur tembok.

"Mungkin karena kejenuhan yang menumpuk. Mungkun karena peasaan lebih aman lantaran vaksin dan klaim kemampuan pemerintah mengendalikan", sebut Wisnu Nugroho.

Persoalan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
CARA MENINGKATKAN KHARISMA ! 12 Mei 2021 10:22 WIB


 

Pengangkatan Pelaksana Tugas Ketua Sekolah Tinggi di Talaud Melanggar Aturan

 
DAERAH

Pengangkatan Pelaksana Tugas Ketua Sekolah Tinggi di Talaud Melanggar Aturan
Oleh : Antha | 14-Okt-2020, 15:41:16 WIB

KabarIndonesia - Talaud, Sabtu (3 Oktober 2020) dilakukan Pengenalan Pelaksana Tugas (Plt) Sekolah Tinggi sepihak oleh oknum Plt. Ketua Yayasan Pendidikan International Herna (YPIH) yakni Sarnes Lulian Ijong (Bambuta) tanpa koordinasi, tanpa komunikasi dan tanpa meminta pertimbangan Senat Perguruan Tinggi STIK Rajawali – CCT. Kegiatan pengenalan itu disebut cacat landasan hukum dan inkonstitusional. Landasan hukum yang dilanggar adalah Statuta STIK Rajawali – CCT pasal 16 dan Pedoman Tata cara Perguruan Tinggi Swasta Pemenristekdikti No 16 tahun 2018.

Saat memperkenalkan calon Plt Ketua STIK Rajawali, pihak oknum Yayasan Pendidikan International Herna (YPIH) tidak pernah melakukan maupun mengajak komunikasi dan rapat bersama Senat Sekolah Tinggi. Oknum Yayasan yang bernama Sarnes Lulian Ijong sudah melakukan pelanggaran hukum dan aturan pendidikan. Para dosen dan tendik berharap agar oknum Plt. Ketua Yayasan segera di proses hukum oleh pemerintah daerah dan pihak berwajib atas perbuatan yang sudah melanggar hukum.

Pihak Yayasan melalui Ijong justru mengirim kata-kata ancaman dan memaki melalui WA kepada para Dosen. Ijong mengaku bahwa perintah ancaman maupun makian kepada para Dosen tersebut atas persetujuan, petunjuk dan perintah dari L2DIKTI. Sebelumnya sampai berita ini diturunkan diketahui pihak YPIH belum membayar gaji Dosen dan Tendik STIK Rajawali – CCT Talaud selama sembilan bulan (jalan 10 bulan).

Pada 3 Oktober 2020, sempat dilakukan rapat bersama yang diinisiasi oleh oknum Yayasan (Ijong), Ijong memperkenalkan plt. ketua baru sekolah tinggi. Tapi pada saat itu juga dosen memberikan pernyataan sikapnya. “Kami menolak pelanggaran aturan dan arogansi yang dilakukan ibu Bambuta Ijong (Plt Ketua Yayasan) kepada institusi sekolah tinggi” ungkap Wakil Ketua 1, Hoxy R Taluay (Bidang Akademik).

Plt. Ketua STIK Rajawali – CCT Talaud yang diperkenalkan oleh oknum Yayasan bernama Yaulie Deo Y Rindengan diketahui adalah seorang dosen tetap di Perguruan Tinggi Negeri di Manado (Universitas Sam Ratulangi).

Sedangkan Plt. Ketua YPIH yakni Sarnes Lulian Ijong ( Bambuta ) sudah pernah terlibat dan terbukti melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan menyalahgunakan kewenangan serta jabatannya atas dana beasiswa pelajar SMA dan SMK di Talaud. (Dokumen Pengadilan Tipikor pada PN, Manado, 2012).(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
 

 

 
 
 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia