KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

Pencarian KM Sinar Bangun Menggunakan Multi Beam Echo Sounder Sonar Beam, Tidak Memberi Berhasil
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 26-Jun-2018, 15:29:00 WIB

KabarIndonesia - Simanindo, Operasi pencarian kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam dengan 164 penumpang dan lebih dari 70 unit motor pada Senin (18/6) sudah memasuki hari ke-9, namun hasilnya masih nihil.

Informasi ini disampaikan Agus Haryono, Kasubbag Pengendalian Operasi Basarnas, yang memimpin operasi pencarian dan penyelamatan di Posko Simanindo, hari Selasa (26/6) sore.

Agus Haryono dalam penjelasannya kepada media dan aparat termasuk Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga yang hadir di Posko Simanindo mengatakan bahwa Tim Basarnas beserta Tim Pemkab Samosir, TNI/Polri dan relawan, telah seharian (maksudnya hari Selasa 26/6) melakukan penyisiran dengan menggunakan alat Multi Beam Echo Sounder Sonar Beam, namun hasilnya masih nihil.

"Tim kami menggunakan armada KMP Sumut I dan II, beberapa unit kapal OPS Simanindo, kapal cepat BPBD Samosir, kapal relawan dan kapal yang berisi Multi Beam, kapal Dosroha dari Ajibata, melalukan penyisiran di lokasi yang diduga, tetapi belum mendapatkan hasil" sebut Agus.

Hal ini dibenarkan Mahler Tamba, kepala BPBD Samosir yang sengaja ikut dikapal pembawa alat Multi Beam Echo Sounder Sonar Beam.

"Kemarin dan hari ini Tim pake Multi beam eco sounder yang berfungsi mendeteksi (scan) objek dalam air, berdaya jangkau 500 m. Saya sengaja ikut dalam kapal yang membawa alat itu untuk ikut menyaksikan dan mengetahui cara kerjanya. Alat diturunkan ke danau pada titik yang diduga, namun tak ada tanda-tanda," sebut Mahler Tamba kepada pewarta media ini, pukul 16.00, sekembalinya dari operasi pencarian.

Mahler mengaku operasi pencarian hari itu terpaksa dihentikan karena cuaca buruk dan ombak serta hari menjelang malam, namun dia mengatakan besok (27/6) masih akan dilanjutkan operasi menggunakan alat baru yang lebih canggih.

Sementara itu direktur operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Basarnas, Agus Haryono menambahkan, operasi pencarian Rabu besok (27/6) masih berlanjut dengan alat yang lebih canggih buatan BPPT yakni Remotely Operated Vehicle (ROV).

Menurut Agus, ROV adalah sejenis kenderaan penyelam yang memakai remote control jarak jauh. Pada umumnya digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan di dasar laut. "Contohnya, seperti pekerjaan dokumentasi, eksplorasi laut." sebutnya, seraya menambahkan bahwa Tim Nasional berharap akan lebih fokus menggunakan ROV.

Sementara itu, sebagaimana dirilis Kominfo kab. Samosir bahwa pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Samosir menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban, karena Tim belum berhasil menemukan lokasi kapal dan para korban. "Mari tetap berdoa dan berusaha untuk mendapatkan hasil terbaik, alat yang lebih canggih sudah didatangkan," kata Juang Sinaga.

Kepada Tim, Wakil Bupati mengharapkan Basarnas mengerahkan kemampuan dan alat-alat terbaiknya untuk mendapatkan hasil, menemukan kapal maupun korban jiwa.

"Pemerintah kabupaten Samosir beserta TNI, Polri dan Relawan selalu siap mendukung kinerja Basarnas. Setiap hari kita dan Tim Basarnas bisa berkoordinasi untuk memulai pencarian dan mengevaluasinya di sore hari" sebut Juang seraya mempertegas bahwa besok (27/6) pencarian akan dimulai pagi hari dan Tim akan memprioritaskan penggunaan ROV. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia