KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPenguasaan Lahan Oleh Pejabat dan Konglomerat oleh : Kabarindonesia
19-Feb-2019, 17:33 WIB


 
 
KabarIndonesia - Capres 2014 dan 2019 Prabowo Subianto membenarkan, dia menguasai 220.000 hektar di Kalimantan Timur dan 120.000 hektar di Aceh. Dia membenarkan. Dia pun pantas kesal dan iri, seputar maraknya penguasaan lahan oleh korporasi dan larinya uang ke asing.
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sesal 21 Feb 2019 18:13 WIB

Aku Butuh Sedikit Ruangmu 21 Feb 2019 18:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

Pencarian KM Sinar Bangun Dihentikan dengan Tabur Bunga di Danau Toba
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 03-Jul-2018, 14:44:11 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Ternyata kekuatan pikiran, tenaga dan teknologi buatan manusia tidak mampu menjangkau kebesaran rencana dan ciptaan Tuhan. KuasaNya tidak bisa ditebak manusia walau dengan peralatan super canggih ciptaan manusia.

Sebagaimana dikabarkan berbagai media cetak, televisi, media online dan media sosial, peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Tigaras, kabupaten Simalungun terjadi pada hari Senin (18/6/2018), sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal kayu KM Sinar Bangun milik TP Sagala berangkat dari pelabuhan Simanindo, kabupaten Samosir dengan membawa ratusan penumpang, puluhan unit sepeda motor dan barang bawaan. Jarak pelabuhan Simanindo ke Tigaras sejauh 6,6 km dengan waktu tempuh dalam cuaca normal 30-40 menit.

Sejak hari kedua Selasa (19/6), berbagai upaya pencarian telah dilakukan, ratusan ribuan orang tim gabungan dan relawan dikerahkan, menggunakan berbagai alat canggih namun tidak memberi hasil untuk mengangkat kapal dan korban jiwa dari kedalaman danau toba 450 meter. Danau Toba memang penuh misteri, sebuah keajaiban dunia tiada tara, berpalung (bukit-lembah), arus deras, gelap.

Diawal pencarian, Tim Gabungan dan Posko mengalami kesulitan mengetahui jumlah penumpang karena tidak adanya manifest dan surat ijin berlayar. Untuk itu, Posko meminta data penumpang berdasarkan laporan keluarga. Dari laporan keluarga atau kerabat sejak hari pertama hingga hari kedelapan tercatat 192 orang yang diduga tenggelam dan hilang.

Akhirnya pada hari kesembilan, data yang diterima di posko Simanindo dan posko utama Tigaras kemudian diverifikasi sehingga disimpulkan 188 korban. Rinciannya, yang belum ditemukan/hilang 164 orang, 3 orang meninggal, dan yang selamat 21 orang.

Diperoleh kabar dari Posko Gabungan, pencarian korban jiwa dan kapal sudah memasuki hari kesembilan (Selasa, 26/6) dengan mengerahkan personil dan peralatan semaksimal mungkin, namun belum mendapatkan hasil. Faktor utama kesulitan adalah cuaca buruk, lokasi kapal diduga pada kedalaman 450 meter, arus yang berputar dan dalam danau gelap.

Tim hanya mampu memastikan posisi kapal/korban dengan alat ROUV hingga terlihat di layar kamera, pakai pukat harimau juga terlepas, tak mungkin manusia mampu menyelami. Cuaca tetap saja menghambat pencarian. Danau toba tidak terselami manusia, seperti juga kedalaman kuasa cipta sang Khalik.

Dengan evaluasi dan pertimbangan itulah, Pemerintah daerah, para relawan dan Operasi SAR Gabungan KM Sinar Bangun, usaha pencarian yang telah berlangsung 14 hari, akhirnya diputuskan dihentikan, Minggu (1/7) sekitar pukul 18.00.

Keputusan tersebut diambil dari rapat antara keluarga korban, Basarnas, KNKT, TNI/Polri, Jasa Raharja, difasilitasi Bupati Simalungun JR Saragih. Rapat yang digelar di kantor Bupati Simalungun di Pematang Raya berjalan lancar, meski masih terdapat pro dan kontra di kalangan keluarga korban, namun dapat dimusyawarahkan dengan baik.

Menurut Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan bahwa penghentian operasi itu merupakan keputusan bersama yang diambil dalam musyawarah. Meski masih ada yang ingin operasi tetap dilanjutkan, tetapi akhirnya bisa memahami situasi dan kondisi yang ada.

Untuk selanjutnya, ungkap Budiawan, pada hari Selasa akan digelar doa bersama di Pelabuhan Tigaras dirangkai penaburan bunga. Di saat itu pula, tuturnya, akan didirikan monumen untuk mengenang para korban tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun.

Pengambilan keputusan penghentian pencarian dengan upacara tabur bunga dilaksanakan pada Senin (2/7) di dermaga Tigaras, yang dihadiri Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Tim Basarnas, Relawan, TNI, Polri dan Pemkab Samosir, Pemkab Simalungun serta keluarga korban terlihat dalam suasana duka mendalam mengikhlaskan para korban yang tenggelam.

Sementara itu beberapa orang keluarga korban yang dihubungi media media berharap Tim SAR menemukan jenazah keluarganya, namun karena sudah merupakan keputusan bersama, dengan berat hati terpaksa mengikhlaskan kepergian para korban. Sebenarnya dari hati yang paling dalam belum ikhlas, tapi karena ini sudah menjadi kesepakatan, kami mene

Sementara itu disela-sela acara, beberapa orang keluarga korban yang dihubungi media media berharap Tim SAR menemukan jenazah keluarganya, namun karena sudah merupakan keputusan bersama, dengan berat hati mereka terpaksa mengikhlaskan kepergian para korban.

"Sebenarnya dari hati yang paling dalam kami tidak rela, tapi karena ini sudah menjadi kesepakatan bersama, terpaksa kami menerima keputusan itu" sebut seorang ibu sambil menangis, seraya berharap tim pemerintah daerah dan relawan tetap melanjutkan pencarian.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Marc Marques Juara Dunia MotoGP 09 Feb 2019 02:01 WIB


 

 
 

 

 

 

 
Agama Penyadaran 21 Feb 2019 18:15 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia