KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Pemuda Kecamatan Mandor Tolak Ormas Radikal

 
DAERAH

Pemuda Kecamatan Mandor Tolak Ormas Radikal
Oleh : Heri Irawan | 14-Mei-2017, 23:19:17 WIB

KabarIndonesia - Ngabang, Pemuda Kecamatan Mandor, Sabtu (13/05/17) siang,  di Monumen Makan Juang Mandor menggelar aksi sepakat damai. Pemuda dari berbagai desa ini didampingi organisasi masyarakat (OMS) yang ada di Kecamatan Mandor. 
Aksi damai ini dihadiri Unsur Muspika Mandor antara lain Camat Mandor Rajiman,  Kapolsek Mandor diwakili Ipda Darsum dan Koramil Mandor diwakili Serka Baryono.

Dalam kesepakatan itu Pemuda Kecamatan Mandor menyatakan mendukung pemerintah bertindak tegas terhadap ormas-ormas radikal yang anti Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Koordinator Pemuda Kecamatan Mandor Yusnadi Muhali dihadapan pemuda menyatakan kehadiran pemuda di makam Juang Mandor karena merasa terpangil guna menyikapi situasi yang terjadi akhir-akhir ini.  Adanya kelompok atau ormas tertentu yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
"Mengapa kita hadir di makam Juang Mandor adalah untuk mengingatkan kembali bahwa pendiri bangsa ini telah mendeklarasikan kemerdekaan, itu harus kita rawat dan jaga. Buktinya,  yang gugur dan dikubur di makam ini bukan hanya satu suku tapi berbagai suku dan agama," kata Yusnadi.
 
Yusnadi mengatakan bahwa pemuda tidak ingin mengkhianati perjuangan para pendahulu (founding fathers) negeri ini. Siapapun yang coba-coba mengkhianati perjuangan pendahulu negeri, masyarakat akan melakukan perlawanan dan pemuda menjadi garda paling depan.

"Kita tidak akan pernah gentar melawan orang-orang yang mau merongrong Negara ini. Yang mau menganti Pancasila, UUD 1945, yang menghina Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Empat pilar ini harus kita jaga.  Dan sebagai generasi muda kita harus siap membela bangsa dan Negara dari kelompok radikal, " harap Yusnadi.
 
Ia menambahkan bahwa hari diadakannya aksi adalah momentum penting bagi pemuda di Kecamatan Mandor untuk berbicara secara kenegaraan. Bahwa Kecamatan Mandor tidak berbicara tentang suku,  etnis, agama melainkan berbicara sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersatu. "Kita bersama pemerintah,  keamanan menjaga negara kita dari kelompok radikal, " katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Camat Mandor Rajiman. Ia mengatakan tidak berbicara tentang suku, agama, ras dan antar golongan tetapi bicara tentang kebersamaan dalam menjaga keutuhan NKRI.   "Kita masih ingat dulu ada Jong Java, Jong Sumatra, Jong Borneo, Jong Batak. Itulah adanya, kita memang berbeda suku, agama tapi kita tetap bersatu untuk mempertahankan NKRI," tegas Rajiman.
 
Camat juga menekankan bahwa Pancasila bukan milik satu ormas, bukan  milik suku,  milik agama melainkan milik bersama. "Apa bila ada ormas atau kelompok yang mau mengganti ideologi Pancasila, harus kita lawan, di negara yang kita cintai ini kita satu," ungkapnya. Demikian juga UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika dijunjung bersama,  kita ingin  hidup bersama, aman, damai dan sejahtera. "Saya akui ini memang tidak terkoordinir dengan baik,  tapi saya melihat ada panggilan hati nurani untuk menyelamatkan negeri kita ini," tukasnya.
 
Sementara itu perwakilan Polsek Mandor dan Koramil Mandor mendukung sepenuhnya aksi damai dan kesepakatan bersama demi keutuhan NKRI. 

Perwakilan pemuda yang hadir bersama muspika, secara bergantian menabur bunga secara simbolis di monumen Makam Juang Mandor. (*)   

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Mendes PDTT Ajak Astra Lanjutkan Membangun Indonesia dari Wilayah Terluar Mendes PDTT Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo melakukan pemeriksaan darah di booth pengobatan gratis yang disediakan dalam acara Festival Kesehatan Inspirasi 60 Tahun Astra di Hotel Rinra Makassar hari ini (18/11). Acara Festival Kesehatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia