KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 

Pasar Minggu Pasar Rakyat

 
DAERAH

Pasar Minggu Pasar Rakyat
Oleh : Fachrizal.hafiz | 06-Jan-2014, 09:28:59 WIB

KabarIndonesia - Jakarta Selatan, Pasar Minggu sebuah pasar tradisional yang terletak di Jakarta Selatan. Pasar yang selalu membuat kemacetan dan membuat suasana kumuh namun tetap jadi pilihan masyarakat. Karena harga yang murah dan beraneka dagangan.

Pasar ini selalu terlihat padat dan membuat kemacetan karena para pedagang yang berjualan di sembarang tempat. Tidak hanya masalah kemacetan, sampah pun menjadi permasalahan yang tak kunjung selesai karena aroma menyengatnya mengganggu pernafasan dan kenyamanan pengunjung. Tapi seolah itu semua tak berpengaruh lagi di pasar tradisional ini. Kegiatan jual beli terus berlangsung. Keadaan pasar yang buruk membuat pasar ini terlihat kumuh dan jorok, apalagi saat hujan datang, genangan air menutupi jalan yang berlubang sehingga menimbulkan becek. Andai pemerintah memperhatikan pasar tradisional, maka hal seperti ini tidak akan terjadi.

Walau bagaimana pun pasar tradisional ini harus tetap ada karena selain harga yang sesuai kebutuhan masyarakat, pasar tradisional sudah ada sejak dulu, maka sepantasnya dilestarikan dan dibenahi. Agar terlihat lebih bagus dan nyaman,pemerintah Jakarta kini telah membenahi pedagang yang berjualan di badan jalan agar pindah ke dalam pasar. Di dalam pasar sudah disediakan lapak-lapak untuk para pedagang sehingga kini jika kita melintas di daerah Pasar Minggu ini, sudah tidak terlihat pedagang yang berjualan di sepanjang badan jalan.

Namun seperti tidak ada habisnya permasalahan di pasar ini. Salah satunya yaitu pembuangan sampah yang belum terorganisir dengan baik, sehingga masih banyaknya sampah yang menumpuk di pinggiran jalan. Selain menimbulkan bau yang tidak sedap juga berdampak pada kebersihan makanan yang dijual di pasar tersebut. Mungkin pemerintah harus lebih serius lagi dalam menangani hal-hal seperti ini. Jangan mentang-mentang pasar tradisional seperti pasar Minggu ini tempatnya kumuh dan menganggap hanya untuk rakyat miskin sehingga menyepelekan masalah yang ada dipasar tersebut.

Bukannya membuat aman, mobil Satpol PP yang berjejer di sepanjang jalan di pasar malah membuat keadaan semakin macet saja. Seperti tidak ada lahan parkir lain saja. Keadaan ini diperkeruh lagi dengan adanya angkutan umum yang ngetem dan menurunkan penumpang sembarangan. Hal-hal seperti itu seharusnya diberi tindakan yang tegas agar tercipta keteraturan yang membuat kenyamanan pembeli sekaligus pengguna jalan lain.

Pasar Minggu sudah berdiri berpuluhan tahun. Pasar pilihan rakyat ini sangat membantu masyarakat. Seharusnya kenyamanan dan keamaanan diutamakan di pasar ini. Jika dibandingkan dengan pasar modern jelas berbeda. Karena pasar tradisional mempunyai keunikan sendiri seperti aksi tawar-menawar yang kerap dilakukan agar mendapaatkaan harga yang pas dan sama-sama menguntungkan. Maka pasar tradisional memang harus dijaga. Jangan sampaai saat cucu-cucu kita tidak bisa melihat pasar tradisional seperti pasar Minggu ini. Pemerintah pun harus tegas dalam membenahi pasar tradisional. Jangan ada tebang pilih.***

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia