KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiPerpanjangan Masa Pendaftaran PMOH oleh : Redaksi-kabarindonesia
23-Feb-2018, 06:20 WIB


 
 
KabarIndonesia - Untuk memberikan kesempatan kepada mereka yang baru saja mengetahui mengenai pendaftaran PMOH Tahun Ajaran X, 2018, maka manajemen PMOH akan memperpanjang masa pendaftaran hingga 26 Februari 2018. Harapan manajemen PMOH agar mereka memiliki waktu cukup untuk melengkapi persyaratan pendaftaran.
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penghianat 22 Feb 2018 12:07 WIB

Dengarkan Kami 22 Feb 2018 12:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Pasar Minggu Pasar Rakyat

 
DAERAH

Pasar Minggu Pasar Rakyat
Oleh : Fachrizal.hafiz | 06-Jan-2014, 09:28:59 WIB

KabarIndonesia - Jakarta Selatan, Pasar Minggu sebuah pasar tradisional yang terletak di Jakarta Selatan. Pasar yang selalu membuat kemacetan dan membuat suasana kumuh namun tetap jadi pilihan masyarakat. Karena harga yang murah dan beraneka dagangan.

Pasar ini selalu terlihat padat dan membuat kemacetan karena para pedagang yang berjualan di sembarang tempat. Tidak hanya masalah kemacetan, sampah pun menjadi permasalahan yang tak kunjung selesai karena aroma menyengatnya mengganggu pernafasan dan kenyamanan pengunjung. Tapi seolah itu semua tak berpengaruh lagi di pasar tradisional ini. Kegiatan jual beli terus berlangsung. Keadaan pasar yang buruk membuat pasar ini terlihat kumuh dan jorok, apalagi saat hujan datang, genangan air menutupi jalan yang berlubang sehingga menimbulkan becek. Andai pemerintah memperhatikan pasar tradisional, maka hal seperti ini tidak akan terjadi.

Walau bagaimana pun pasar tradisional ini harus tetap ada karena selain harga yang sesuai kebutuhan masyarakat, pasar tradisional sudah ada sejak dulu, maka sepantasnya dilestarikan dan dibenahi. Agar terlihat lebih bagus dan nyaman,pemerintah Jakarta kini telah membenahi pedagang yang berjualan di badan jalan agar pindah ke dalam pasar. Di dalam pasar sudah disediakan lapak-lapak untuk para pedagang sehingga kini jika kita melintas di daerah Pasar Minggu ini, sudah tidak terlihat pedagang yang berjualan di sepanjang badan jalan.

Namun seperti tidak ada habisnya permasalahan di pasar ini. Salah satunya yaitu pembuangan sampah yang belum terorganisir dengan baik, sehingga masih banyaknya sampah yang menumpuk di pinggiran jalan. Selain menimbulkan bau yang tidak sedap juga berdampak pada kebersihan makanan yang dijual di pasar tersebut. Mungkin pemerintah harus lebih serius lagi dalam menangani hal-hal seperti ini. Jangan mentang-mentang pasar tradisional seperti pasar Minggu ini tempatnya kumuh dan menganggap hanya untuk rakyat miskin sehingga menyepelekan masalah yang ada dipasar tersebut.

Bukannya membuat aman, mobil Satpol PP yang berjejer di sepanjang jalan di pasar malah membuat keadaan semakin macet saja. Seperti tidak ada lahan parkir lain saja. Keadaan ini diperkeruh lagi dengan adanya angkutan umum yang ngetem dan menurunkan penumpang sembarangan. Hal-hal seperti itu seharusnya diberi tindakan yang tegas agar tercipta keteraturan yang membuat kenyamanan pembeli sekaligus pengguna jalan lain.

Pasar Minggu sudah berdiri berpuluhan tahun. Pasar pilihan rakyat ini sangat membantu masyarakat. Seharusnya kenyamanan dan keamaanan diutamakan di pasar ini. Jika dibandingkan dengan pasar modern jelas berbeda. Karena pasar tradisional mempunyai keunikan sendiri seperti aksi tawar-menawar yang kerap dilakukan agar mendapaatkaan harga yang pas dan sama-sama menguntungkan. Maka pasar tradisional memang harus dijaga. Jangan sampaai saat cucu-cucu kita tidak bisa melihat pasar tradisional seperti pasar Minggu ini. Pemerintah pun harus tegas dalam membenahi pasar tradisional. Jangan ada tebang pilih.***

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia