KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiKapal dan Ratusan Penumpang Tenggelam di Perairan Simanindo-Tigaras, Danau Toba oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Jun-2018, 04:08 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Pemerintah Kabupaten Samosir mengucapkan belasungkawa yang sedalam dalamnya atas tenggelamnya kapal penumpang bernama KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba tepatnya 500 meter menuju dermaga Tiga Ras, Simalungun, Senin (18/6) sore sekitar pukul 17.30 wib.
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

Surat Untuk Wakil Rakyat 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Papua Perlu Perda Manajemen Kebencanaan

 
DAERAH

Papua Perlu Perda Manajemen Kebencanaan
Oleh : Djuneidi Saripurnawan | 01-Jun-2018, 00:45:11 WIB

KabarIndonesia- Salah satu rekomendasi yang muncul dari Diskusi Kelompok Terarah (Focus Group Discussion) tentang Kajian Pengurangan Risiko Bencana dan Anggaran Belanja Pemerintahan, yang diselenggarakan oleh Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana (Forum FT-PRB) Papua adalah Provinsi Papua memerlukan Peraturan Daerah (Perda) tersendiri yang mengatur pengelolaan kebencanaan di seluruh wilayah Provinsi Papua.

Alasannya,  karena penanganan kebencanaan bukan hanya urusan dari Badan Penanggulangan Resiko Bencana (BPBD) saja, tetapi juga urusan banyak pihak karena bencana juga berdampak kepada semua pihak. Artinya semakin banyak yang terlibat maka semakin banyak orang yang bisa diselamatkan sejak dini, sejak sebelum bencana itu datang. 

"Di sinilah pentingnya kajian resiko bencana, dan rencana kontijensi bagi kita semua. Sering kita gagap menghadapi peristiwa bencana karena memang tidak ada kesiapan diri sebelumnya, tidak ada rencana kontijensi tetapi nekat melakukan simulasi bencana. Apalagi menghadapi bencana beneran, coba? Apa yang yang mau disimulasikan bila rencananya saja tidak ada?" ungkap Dr.Eko Teguh Paripurno, Ketua Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Resiko Bencana (Forum PT-PRB) Nasional.

"Papua memerlukan Perda Manajemen Kebencanaan karena banyak hal yang harus diurus dan banyak pihak yang dilibatkan dalam kerja-kerja kebencanaan, mulai dari pra-bencana, saat kejadian bencana, dan juga pasca bencana," kata Frengky Saa, staf bagian program di BPBD Provinsi Papua.

Beberapa issue penting yang sempat hangat dibahas antara lain adalah sulitnya bekerja di Papua yang memiliki hak ulayat tanah adat dan sering terjadi palang-memalang atas tanah yang akan dibangun oleh pemerintah daerah, sekalipun yang dibangun adalah fasilitas untuk umum. Forum PRB provinsi yang sekarang mati suri. Masalah penganggaran atau dana taktis untuk respon kejadian bencana. Tim Reaksi Cepat yang masih perlu ditingkatkan kapasitasnya. Jaringan kerjasama yang masih perlu ditingkatkan lagi antar pemeritahan, masyarakat dan sektor swasta sebagaimana menjadi prinsip segitiga biru dalam logo BPBD, bahwa semua pihak sebaiknya terlibat dalam satu agenda bersama pengurangan risiko bencana.

Dalam pemaparan hasil kajian Tim Forum PT-PRB Papua oleh Elisabeth Victor Wambrauw,PhD. dari Universitas Cenderawasih, bahwa dari 17 OPD yang diteliti baru 7 OPD yang kegiatan programnya 50% lebih terkait dengan aspek kebencanaan, OPD itu adalah Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (81,98%), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (78,61%), Dinas Ketahanan Pangan(77,01%), Dinas Kehutanan(62,45%), Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup(53,25%), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(53,14%), dan Dinas Perkebunan(51,69). Dan kemudian baru disusul BPBD Papua(49,15%).

Pertanyaan ditujukan kepada BPBD mengapa lembaga yang menangani bidang kebencanaan secara khusus justru peruntukan budgetnya hanya 49 persen yang terkait untuk pengurangan risiko bencana? Para staff BPBD menyampaikan bahwa hal tersebut terjadi karena nomenklatur program yang kurang pas yang digunakan dalam rencana anggaran kegiatan program, dan memang karena kegiatan juga cenderung untuk internal.

Berikut ini adalah tabel OPD yang masuk dalam kajian ini. NO KODE OPD JUMLAH PROGRAM PAGU DANA DALAM DPA (%) 1 1.1.0101 Dinas Pendidikan 1 7.65 2 1.2.0101 Dinas Kesehatan 5 12.36 3 1.3.0101 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 3 53.14 4 1.5.0101 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 1 0.47 5 1.5.0201 Satuan Polisi Pamong Praja 1 1.64 6 1.6.0101 Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil 2 2.44 7 2.3.0101 Dinas Ketahanan Pangan 3 77.01 8 2.5.0101 Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup 6 53.25 9 2.7.0101 Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung 2 30.5 10 2.16.0101 Dinas Kebudayaan 1 20.87 11 3.1.0101 Dinas Kelautan dan Perikanan 2 3.47 12 3.3.0101 Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura 2 81.98 13 3.3.0201 Dinas Perkebunan 2 51.69 14 3.3.0301 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan 3 78.61 15 3.4.0101 Dinas Kehutanan 4 62.45 16 4.1.1801 Badan Penanggulangan Bencana Daerah 2 49.15 17 4.3.0101 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 2 10.43     JUMLAH/RATA-RATA 42 35.12     
      
Kegiatan FGD ini diselenggarakan di Grand Abe Hotel, Abepura, 28 Mei 2018, yang melibatkan perwakilan dari BPBD Papua, BKSDA, BWS Papua, Dinas Kesehatan, Lantamal X, Dinas Pendidikan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup, Mercy Corps Indonesia, Uncen, USTJ, ITB, UNIYAP dan UPN Veteran Yogyakarta. Forum PT-PRB Provinsi Papua dibentuk pada 18 Maret 2017 dan dipimpin oleh seorang dosen dari Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (Uncen), ibu Elisabeth Victoria Wambrauw, PhD. Hingga saat ini baru 9 Perguruan Tinggi yang terlibat dalam forum yang terbuka bagi semua lembaga pendidikan tinggi di Papua. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Indonesia Idol Guncang Tarutungoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
02-Jun-2018, 13:11 WIB


 
  Indonesia Idol Guncang Tarutung Maria Simorangkir juara Indonesia Idol 2018 mengguncang ribuan massa yang menghadiri kampanye akbar pasangan cabup/cawabup Tapanuli Utara JTP Hutabarat/Frengky Simanjuntak Kamis (31/5). Dua pasangan lainnya Nikson Nababan/Sarlandy Hutabarat dan Chrismanto Tobing/Hotman Hutasoit sudah melaksanakan kampanye akbar sesuai urutan yang
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Peradaban Barat dan Timur 22 Mei 2018 13:51 WIB

 

 

 

 
Jadwal Piala Dunia 2018 13 Jun 2018 04:50 WIB

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia