KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Mengenal Sejak Dini dan Lebih Dekat Penyakit Thalasemia

 
DAERAH

Mengenal Sejak Dini dan Lebih Dekat Penyakit Thalasemia
Oleh : Herdian Armandhani | 11-Sep-2017, 09:59:21 WIB

KabarIndonesia - Denpasar (Bali), Banyak masyarakat di Indonesia yang sangat awam dengan penyakit Thalasemia. Padahal penyakit Thalasemia kategori Mayor menduduki peringkat No 2 untuk tingginya  biaya yang dijamin pemerintah (Pusat Pembiayaan dan Penjamin Kesehatan/P2JK) tahun 2012. Hal ini terungkap dalam Seminar Pencanangan dan Sosialisasi Cegah Thalasemia yang diadakan oleh Rotary District 3420 Indonesia di aula Cita Kelangen lantai 3, kampus Institut Seni Indonesia Jalan Nusa Indah Denpasar pada Sabtu (9/9) 2017. 

Kegiatan ini merupakan  Project Rotary Global Grant Area Bali yang mengundang ribuan peserta dari kalangan akademisi, praktisi kesehatan, mahasiswa, dan anak muda. Acara ini dibuka langsung oleh Ibu Wakil Gubernur Bali, Ida Ayu Ketut Sri Sumiatini. 

 

Melalui kegiatan ini diharapkan anak muda Bali bisa mengetahui lebih dini, penyebaran thalasemia dan dapat melahirkan generasi bebas thalasemia kedepannya, seperti yang diungkapkan  IDDG Nyoman Nilawati S selaku Ketua Panitia Pencanangan dan Sosialisasi Cegah Thalasemia dan Blood Screening Area Bali. "Melalui kegiatan Seminar ini diharapkan pemuda dan mahasiswa di Bali dapat lebih mendeteksi gejala Thalasemia dan dapat hidup dengan normal, thalasemia dapat dicegah dengan melakukan screening darah sebelum menikah" ungkapnya.

 

Seminar ini juga menghadirkan Praktisi Kesehatan dr Ni Nyoman Suci untuk membedah lebih jauh penyakit thalasemia.Dokter Ni Nyoman Suci mengatakan bahwa penyakit Thalasemia adalah penyakit bawaan yang diturunkan oleh kedua orang tua ke anaknya.

 

Penyakit ini disebabkan oleh berkurangnya atau tidak terbentuknya protein pembentuk Hemoglobin. Akibatnya Eritrosit mudah pecah dan penderita sering mengalami anemia. Penyakit Thalasemia bukanlah penyakit menular dan dapat dicegah melalui screening darah. Penderita Thalasemia membutuhkan biaya 300-400 juta tiap tahunnya, bahkan sampai 2 milyar rupiah apabila ingin cangkok sumsum tulang. Hingga saat ini penyakit thalasemia belum ditemukan obatnya. 

 

Bila pasangan calon Ayah maupun calon Ibu masing-masing membawa gen pembawa sifat penyakit thalasemia maka anak yang akan dilahirkan secara berturut-turut akan nada yang normal 100%, pembawa gen thalasemia mayor 100%, pembawa gen thalasemia 50%, dan seterusnya. "Untuk mengantisipasi terjadinya adanya keturunan yang menghasilkan pembawa thalasemia mayor, ada baiknya pasangan yang ingin menikah cek darah di labolatorium. Tidak disarankan menikah bila pasangan yang sama-sama membawa gen thalasemia" jelasnya.

 

Rotary District 3420 Indonesia juga memberikan fasilitas screening darah gratis bagi peserta Seminar yang membawa surat keterangan tidak mampu. Satu kali cek darah dapat mengetahui seseorang membawa thalasemia atau tidak. Rika Antari, salah seorang peserta Seminar Pencanangan dan Sosialisasi  Cegah Thalasemia yang diadakan Rotary District 3420 mengatakan bahwa dirinya baru tahu tentang penyakit thalasemia.

 

Melalui seminar tersebut ia akan melakukan screening darah apabila nanti akan menikah, sehingga nantinya anak yang akan dilahirkan tidak terkena kelainan darah thalasemia. "Seminar ini sangat bermanfaat sekali, ternyata thalasemia itu bisa dicegah dengan melakukan screening darah sebelum menikah dengan calon pasangan. Dengan screening darah bisa mengantisipasi anak yang dilahirkan terkena thalasemia mayor" tuturnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia