KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalDr Ir H Salahuddin Wahid (Gus Sholah) Adik Kandung Presiden ke-4 RI Tutup Usia oleh : Danny Melani Butarbutar
02-Feb-2020, 18:29 WIB


 
 
KabarIndonesia  - Breaking News Kompas tv kemarin (2/2) sekitar pkl. 23.00 dan Dandy Bayu Bramasta KOMPAS.com memberitakan jika KH Salahuddin Wahid atau biasa disapa Gus Sholah, meninggal dunia pada Minggu (2/2/2020) malam.

Almarhum  Gus Sholah yang juga pengasuh
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Opera Afeksi 08 Des 2019 14:27 WIB

Perih Paling Parah 26 Nov 2019 19:35 WIB

 
Menu Aceh Sie Asap Localeco 20 Feb 2020 04:53 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Menantang Kandidat Adu Gagasan Rizal Bawazier Usung 10M Untuk Pilkada Tangsel 2020

 
DAERAH

Menantang Kandidat Adu Gagasan Rizal Bawazier Usung 10M Untuk Pilkada Tangsel 2020
Oleh : Rohmah S | 26-Jan-2020, 09:00:52 WIB

KabarIndonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berulang kali menegaskan, bahwa pemilu maupun pilkada sudah semestinya menjadi pesta demokrasi bagi rakyat. Pesta yang membawa kegembiraan, penuh sukacita, mencerdaskan dan mendewasakan budaya demokrasi masyarakat. Karena itulah maka sudah selayaknya bahwa yang diusung oleh kandidat yang bertarung adalah gagasan, ide, dan usulan-usulan inovatif yang membangun masyarakat dan bangsa.

Pun dengan Pilkada serentak yang akan segera digelar oleh pemerintah pada September 2020 mendatang. Pilkada serentak yang digelar pada kurang lebih 270 daerah ini seharusnya membawa kegembiraan dan pendidikan bagi bangsa Indonesia. Dari total 270 daerah tersebut rinciannya adalah 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pilkada Serentak 2020 seharusnya diikuti 269 daerah, namun menjadi 270 karena pilkada kota Makassar diulang pelaksanaannya.

Yang jelas saat ini suhu politik di masing-masing daerah yang akan menggelar pilkada sudah mulai menghangat bahkan memanas. Salah satunya adalah perhelatan pesta demokrasi masyarakat di Tangerang Selatan (Tangsel) yaitu Pemilihan Walikota (Pilwalkot 2020), yang sudah mulai menampakkan riak-riak gelombang persaingan.

Pada Pilkada Tangsel 2020 ini telah muncul beberapa kandidat unggulan yang berasal dari berbagai kalangan. Dari kalangan petahana telah ada Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Sekda Tangsel Muhamad, Lurah Tomi Patria, dan terakhir Aldrin ketua lembaga milik Pemkot Tangsel yang juga merupakan adik kandung Airin Rachmy Diany, walikota Tangsel saat ini. 

Dari kalangan lain diluar petahana dalam arti yang bukan pejabat pemerintahan, ada Siti Nur Azizah yang merupakan putri Wapres Ma'ruf Amin, Heri Gagarin kader PDIP Banten, Siti Chodijah yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel, dan Andiara Aprilia Hikmat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) yang merupakan anak dari mantan gubernur Banten Ratut Atut Choisiyah.

Tentu saja masih ada lagi beberapa kandidat lain dari berbagai kalangan lainnya semisal, tokoh milenial, aktivis, pengusaha dan banyak lagi. Dari kalangan aktivis ada Suhendar dari lembaga Tangerang Publict Transparency Watch (Truth) dan Ade Irawan dari lembaga Indonesia Coruption Watch (ICW). Diantara kandidat-kandidat tersebut, ada yang berjuang untuk meraih tiket menuju arena pertarungan Pilwalkot Tangsel 2020 dari jalur independen maupun jalur partai politik. Kabarnya kandidat dari kalangan aktivis berjuang untuk maju ke arena pilkada melalui jalur independen, dan lainnya kemungkinan masih bersaing untuk merebut dukungan parpol.

Sampai saat ini, pertarungan yang terjadi masih pada seputaran masalah keseriusan sang kandidat untuk maju, kesiapan yang dimiliki, dan menarik dukungan parpol bagi kandidat yang ingin maju melalui jalur parpol. Melalui aktivitas dan mobilitas politis yang dipublikasikan media massa, masyarakat Tangsel mulai melihat dan mengetahui gambaran awal para kandidat yang akan bertarung merebut kepercayaan mereka.

Tak bisa dipungkiri, boleh jadi kandidat petahana dan keluarga tokoh yang sudah populis akan lebih dulu dikenal masyarakat. Namun tentu saja keunggulan mereka tersebut baru pada sebatas popularitas semata, belum kepada elektabilitas. Karena itu, meskipun untuk saat ini kandidat-kandidat yang baru belum bisa menyaingi keunggulan popularitas mereka, namun seiring berjalannya waktu, kesempatan yang mereka miliki masih terbuka lebar.

Melalui keseriusan, kesiapan, kejelian membaca kebutuhan masyarakat dan strategi yang tepat dalam bersosialisasi maka kandidat-kandidat baru bisa nenjadi kuda hitam yang bisa berlari dan melesat lebih cepat menyalip kandidat unggulan yang sudah ada.
Salah satu pendatang baru yang terlihat berani adalah Rizal Bawazier. Pengusaha muda yang dijuluki “Bapaknya Anak Yatim” ini memang baru muncul dan terdengar belakangan. Terkait tekadnya untuk mencalonkan diri sebagai salah satu kandidat Calon Walikota pada Pilwalkot Tangsel 2020 tersebut, kabarnya dirinya baru menjajaki kedekatan dengan sebuah partai politik yang memiliki kursi cukup besar di Tangsel. Namun keseriusan dan kesiapan, yang ditunjukkan Rizal Bawazier patut diperhitungkan oleh kandidat-kandidat lainnya.

Berbekal kejelian pengamatan dan analisanya sebagai pengusaha yang handal, Rizal Bawazier seperti menantang kandidat rivalnya untuk beradu gagasan. Dirinya sudah mulai membuat ide-ide inovatif untuk membawa perubahan dan kemajuan bagi masyarakat Tangsel.  “Tangsel harus Maju dan Berubah, saya yakin bisa tangani sekiranya warga Tangsel memberikan kepercayaan kepada saya, dan jangan ada yang coba-coba halangi saya kalau saya jadi Walikota waktu membangun Tangsel,” janji Rizal seperti dikutip bantennews.com (13/01/2020). 

Rizal meyakini, perubahan hakiki harus segera dijalankan untuk mengubah Tangsel menjadi lebih maju dan berubah. Yaitu melalui perubahan kepemimpinan baru yang berwibawa, tegas serta tidak bisa diintervensi.  Karena itu, dengan mengusung slogan “Tangsel Maju dan Berubah”, dengan penuh kesiapan Rizal Bawazier akan berjuang di Pilkada 2020 dengan penuh totalitas. 

Untuk mewujudkan slogan “Tangsel Maju dan Berubah” tersebut bisa menjadi kenyataan, Rizal mengajukan konsep 10M bagi pelaksanaannya. "Sudah saatnya Tangsel melakukan '10M' untuk mewujudkan 'perubahan' Tangsel menuju kota yang  maju dan modern," jelasnya seperti dikutip bantennews.com (23/1/2020).

Hanya 10M? Apakah itu tidak terlalu sedikit? Apa yang bisa dilakukan dengan modal 10M tersebut? 

Jangan salah sangka, 10M yang ditawarkan Rizal Bawazier itu bukanlah besaran dana, namun sebuah akronim dari konsep gagasan yang harus dilakukan untuk membangun Tangsel ke depan. Inilah penjabaran dari 10M yang dimaksud tersebut yaitu: - Membangun daerah “Icon Pariwisata” untuk Tangsel dan memperindah kota Tangsel.- Melakukan normalisasi sungai supaya tidak terjadi banjir lagi.- Melakukan pengaturan sampah di Tangsel. - Melakukan pemerataan pembangunan di seluruh 7 kecamatan di Tangsel,- Melakukan tindakan nyata dan ada kepastian untuk mengurangi pengangguran dan membangun lapangan kerja baru misalnya dengan skill development center. - Melakukan pembebasan iuran sekolah termasuk iuran gedung sekolah SD s/d SMA.- Melakukan pelebaran, perbaikan, keindahan jalan-jalan dan pengaturan kemacetan.- Melakukan perbaikan kinerja aparatur pemerintahan daerah dan perbaikan pelayanan kepada masyarakat Tangsel. - Melakukan perbaikan tempat-tempat prasarana publik dan transportasi public, dan --- Melakukan peningkatan investasi serta menjaring pengusaha untuk pembangunan di Tangsel.
Lalu kunci utama modal untuk melaksanakan point-point dari 10M tersebut adalah dengan mengawal APBD secara tepat sasaran, tegas dan ketat. "Saya sering katakan, akan atur APBD sebaik-baiknya untuk lebih banyak digunakan masyarakat Tangsel, dalam menjalankan 10 M tersebut, bukan sebaliknya lebih banyak anggaran untuk Pemda, Bismillah,” jelasnya seperti dikutip bantennews.com (23/1/2020).

Berbekal kesiapan dan keseriusannya dalam memberikan konsep-konsep yang segar, inovatif dan professional untuk kemajuan dan perubahan Tangsel di masa depan tersebut, niscaya kehadiran Rizal Bawazier dalam kontestasi Pilkada Tangsel 2020 ini benar-benar mampu menjadi kuda hitam yang perlu diwaspadai kandidat-kandidat lainnya. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababanoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
04-Jan-2020, 04:31 WIB


 
  Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababan Artis papan atas, Judika Sihotang, menyedot ribuan pengunjung dalam acara hiburan terbuka Old and New 2020 yang dikemas oleh Pemkab Tapanuli Utara di lapangan Serbaguna Tarutung, Kamis (2/1) malam. Massa membludak di lokasi sehingga pengunjung berdesakan di lapangan. Bupati Nikson
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 
IMLEK AGAR KITA MELEK 23 Jan 2020 05:21 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia