KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahPemprov Jateng Keliru Tafsirkan UU Kebudayaan oleh : Gunoto Saparie
16-Jan-2018, 22:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dinilai keliru dalam menafsirkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Undang-undang tersebut mengamanatkan pembentukan Lembaga Wali Amanat (LWA), namun pemprov justru memfasilitasi pendirian Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN).  
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sekeping hati 06 Jan 2018 16:05 WIB

 

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Mahasiswa dan Pemuda Bali Galang Dana untuk Korban Kemanusiaan Rohingya

 
DAERAH

Mahasiswa dan Pemuda Bali Galang Dana untuk Korban Kemanusiaan Rohingya
Oleh : Herdian Armandhani | 08-Sep-2017, 13:47:08 WIB

KabarIndonesia - Denpasar (Bali), Ratusan Pemuda dan Mahasiswa muslim di Bali turun ke jalan melakukan aksi penggalangan dana untuk kemanusiaan bagi warga muslim etnis Rohingya pada hari Jumat (8/9) 2017 usai pelaksanaan ibadah shalat Jumat.  

Pemuda dan Mahasiswa Bali ini tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Rohingya yang terdiri dari berbagai organisasi diantaranya KAHMI, HMI, PII, IMM, IPM, Pemuda Muhammadiyah, KOKAM, GP Anshor, Puskomda Bali, FPMI, IM3, IMMUKI, KAMMI, MCOS, FOKMSITA, IAHA, JPMRI, GEMMAR, GAMMIS, ACT, ARBAIN, FPMB, MRI, KMOSSAK, dan IRMUSA. Aksi penggalangan dana ini dilakukan di perempatan Jalan Sudirman-Dewi Sartika. Aksi ini berlangsung selama dua jam dan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Aksi Kemanusiaan ini dipicu atas kejahatan kemanusiaan (genosida) terhadap warga muslim Rohingya di Vietnam. Hingga detik ini permbersihan etnis Rohingya terus berlangsung. Ribuan korban jiwa yang meninggal ataupun luka berjatuhan akibat kebrutalan militer Vietnam. Banyak warga Rohingya yang akhirnya harus mengungsi ke tempat lain untuk menghindari sasaran tembak Militer Vietnam. Militer Vietnam menganggap bahwa Etnis Rohingya bukan bagian warga negara mereka. Padahal jika dilihat dari sejarah, Enis Rohingya yang sebagian besar menganut agama Islam sudah mendiami wilayah tersebut sebelum negara Myamar Merdeka. 

 

Dalam aksi kemanusiaan ini, Aliansi Pemuda Peduli Rohingya membuat pernyataan sikap diantaranya mengutuk tindakan genosida etnis Rohingya yang terjadi di Myanmar, meminta pemerintah Indonesia  untuk mengusir Duta Besar Myanmar dari Indonesia jika Myanmar tidak serius menyelesaikan kejahatan kemanusiaan tersebut, mendukung penuh upaya pemerintah Indonesia untuk berperan aktif dalam penyelesaian krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar. 

 

Mendesak anggota ASEAN memberikan sanksi diplomatik kepada Myanmar, mendessak PBB untuk menekan Myanmar agar hak-hak kewarganegaraan kepada etnis Rohingya, menyeret elit pemerintah Myanmar yang menjadi aktor intelektual genosida ke Mahkamar Internasional, menghimbau untuk seluruh umat Budha di Indonesia untuk tidak takut dan seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak mudah terprovokasi serta tetap menjaga kerukunan umat beragama, dan menagajak masyarakat serta seluruh aktivis dan pemuda Indonesia untuk melakukan penggalangan dana kemanusiaan bagi Rohingya. 


Menurut Ilham Affandy Sirait selaku Koordinator Aksi Kemanusiaan untuk Rohingya di Bali, penggalangan dana yang dilakukan elemen pemuda dan mahasiswa di Bali bukan semata karena persamaan agama yang dianut mayoritas masyarakat Indonesia tetapi lebih menekankan dari aspek kemanusiaan.

 

"Aksi ini merupakan aksi kemanusiaan semata bukan karena persamaan agama yang dianut. Sudah seharusnya kita membantu warga etnis Rohingya yang sedang mengalami tragedi kemanusiaan. Aksi yang kami lakukan berdasarkan Pembukaan UUD 1945 Alinea Pertama dimana ditekankan bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena  tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan prikeadilan" tegasnya.

 

Dalam penggalangan dana ini terkumpul dana Rp 46.091.400,-. Seluruh dana yang terkumpul akan didonasikan langsung ke Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Selain di persimpangan jalan Sudirman-Dewi Sartika, kegiatan penggalangan dana ini dilakukan di sejumlah masjid dan musholla seperti di Masjid Al Ikhlas, Masjid Baiturrahman, Masjid Al Furqan, Masjid Al Ikhlas Bandara Ngurah Rai, Masjid Baitul Ummah,, Masjid As Salam, Masjid Sadar, Masjid Baitul Mukmini, Masjid Ibnu Batutah, Mushalla Al Azmi,  Mushalla Al Amanah GKN Renon, Musholla Mandala Darussalam, Masjid Baitul Makmur dan beberapa Masjid serta Mushola di Bali. 
 

Sayangnya, sejumlah media ada yang memberitakan kegiatan aksi kemanusiaan ini ditujukan untuk berunjuk rasa kepada Presiden Jokowi yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Pulau Bali dalam waktu yang sama. Padahal nyatanya aksi ini tidak ada kaitannya dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Bali.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Belajar Menjadi Orang Kaya 16 Jan 2018 08:56 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 
 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia