KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Kinerja Pokja ULP Toraja Utara Menjadi Sorotan

 
DAERAH

Kinerja Pokja ULP Toraja Utara Menjadi Sorotan
Oleh : Widian Swuit Linggi | 19-Aug-2017, 19:45:26 WIB

KabarIndonesia - Komisi I DPRD Kabupaten Toraja Utara yang membidangi pemerintahan menerima dua pengaduan masyarakat terhadap kinerja Pokja ULP, menyangkut tender pembangunan pasar Rindingallo di Kecamatan Rindingallo dan proyek irigasi di Kecamatan Baruppu, Senin (14/08/2017).

Dengan adanya pengaduan tersebut, Komisi I telah melakukan pemanggilan terhadap Pokja ULP untuk menghadiri rapat guna meminta klarifikasi. Dalam rapat tersebut terungkap fakta-fakta adanya kelalaian dan kinerja Pokja ULP yang sangat tidak profesional.

Menurut Agus Parrangan, Wakil Ketua Komisi I bahwa sebenarnya tidak akan ada persoalan apabila Pokja ULP dalam bekerja mengacu pada Peraturan Presiden No.54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa serta PERKA LKPP Tahun 2012. “Saya menduga ini sudah diarahkan pemenangnya sebelum lelang dilakukan, karena Pokja cenderung inkonsisten terhadap tahapan-tahapan yang dipersyaratkan sesuai jadwal dalam fakta dokumen pengadaan yang mereka susun sendiri. Dan tentunya jika mengacu pada UU No 5 tahun 1999 tentang larangan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat, hal ini bisa bermuara pada pelanggaran pidana yang dilakukan oleh penyelenggara negara maupun kontraktor karena memenuhi unsur KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme)” papar Agus.

Di kesempatan lain saat ditemui awak media, kontraktor atas nama Rial selaku penyedia barang/jasa yang merasa dirugikan dalam lelang Irigasi Baruppu senilai Rp 500 juta ini menceritakan kekesalannya. "Bahwa saya telah melakukan sanggahan pada Pokja ULP atas tahapan-tahapan yang dilanggar namun jawaban atas sanggahan tersebut justru Pokja ULP hanya memohon maaf atas kekeliruannya dan keterbatasannya sekaligus menjelaskan bahwa Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) baru sempat di upload hari ini (red: 19/7/17)." sebutnya.

Rial menjelaskan bahwa dalam dokumen lelang terjadwal tanggal 19 Juli 2017 adalah tahapan penanda tanganan kontrak dan bukan masa upload BAHP.  "Inikan semakin jelas nampak akal-akalan Pokja saja menunda mengupload dokumen BAHP agar semakin sempit waktu untuk kami menyanggah."jelasnya

Ditambahkannya juga bahwa "sangat miris bagi kami, karena di satu sisi Pokja mengakui kekeliruannya namun disisi lain malah tidak melakukan evaluasi ulang atau menyatakan gagal lelang yang konsekwensinya harus diadakan pelelangan ulang sesuai amanah Perpres 54 tahun 2010 Pasal 84 ayat 1."

"Dengan adanya kejanggalan tahapan proses pelelangan itu, kami sudah masukkan pengaduan ke Dinas PU dengan harapan untuk tidak menerbitkan SPPBJ karena masih proses sanggah sesuai aturan yang ada namun rupanya sudah diterbitkan surat kontraknya sampai pada pencairan uang muka dan ini semakin jelas indikasi pelanggaran bahwa ada kongkalikong antara Pokja ULP-Kontraktor dengan Dinas terkait dan saya pun tidak akan tinggal diam terhadap pelanggaran ini dan dalam waktu dekat saya akan membawa hal ini ke ranah hukum" ungkap Rial dengan tegas.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Mendes PDTT Ajak Astra Lanjutkan Membangun Indonesia dari Wilayah Terluar Mendes PDTT Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo melakukan pemeriksaan darah di booth pengobatan gratis yang disediakan dalam acara Festival Kesehatan Inspirasi 60 Tahun Astra di Hotel Rinra Makassar hari ini (18/11). Acara Festival Kesehatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia