KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPakar Jerman Tentang Hasil Pilpres 2019: Konservatisme Bakal Makin Kuat oleh : Kabarindonesia
18-Apr-2019, 08:00 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin berdasarkan hitung cepat tampaknya menang jauh dalam Pilpres 2019. Apa artinya bagi perkembangan politik di Indonesia? Wawancara DW dengan pengamat Indonesia asal Jerman, Timo Duile.

Hasil awal hitung cepat dari lima
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pasangan Abadi 13 Apr 2019 04:16 WIB

Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Kedutaan Australia dan YKS Bangun Rumah Kreatif  Kelompok

 
DAERAH

Kedutaan Australia dan YKS Bangun Rumah Kreatif Kelompok
Oleh : Mansetus Balawala | 17-Aug-2018, 22:46:32 WIB

KabarIndonesia-Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia kembali melakukan kerja sama dengan Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) membangun rumah kreatif kelompok usaha ekonomi produktif perempuan buruh migran di Kecamatan Ileape Timur, Kabupaten Lembata. Kerja sama ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya membangun tiga unit rumah kreatif untuk tiga kelompok usaha di Kecamatan Ileape.

Selain membangun rumah kreatif, juga melakukan budidaya tanaman sorgum sebagai upaya mengajak masyarakat untuk kembali mencintai dan mengembangkan pangan lokal yang sudah ditinggalkan sejak lama. Bahkan untuk memperoleh bibit saja sangat sulit karena tidak ada lagi masyarakat yang menanam sorgum di wilayahnya.  

Kepala Desa Lamatokan, Kecamatan Ileape Timur, Mikhael Marine Pureklolon Kepada kelompok perempuan buruh migran yang menjadi penerima manfaat dari program ini , mengatakan, program ini sangat penting dan sejalan dengan program pemerintah saat ini. Pemerintah terus menghimbau kepada masyarakat untuk kembali mengkonsumsi pangan lokal.

“ Pangan lokal kita tidak kalah nilai gizinya dengan pangan non lokal yang kita konsumsi selama ini. Karena itu program ini menjadi sangat penting dan kita patut berterima kasih kepada pihak Kedutaan Besar Australia yang melalui YKS telah membantu kita untuk melakukan budidaya sorgum. Saya berharap agar kelompok dapat memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin agar hasilnya juga memuaskan dan dapat menopang ketahanan pangan masyarakat terutama yang terlibat dalam kelompok ,” tandas Pureklolon.
Sebelum melakukan budidaya sorgum, kelompok terlebih dahulu dibekali pelatihan budidaya sorgum dan perawatan pasca panen. Hal ini penting dilakukan agar dapat menghasilkan sorgum yang bermutu dan memiliki nilai jual di pasaran.

Untuk menyukseskan program ini, pemerintah tiga desa, Lamatokan, Lamawolo, Bao Lali Duli dan kelompok perempuan buruh migran sepakat menyiapkan lahan untuk budidaya sorgum dan pembangunan rumah kreatif.

Tak sebatas membangun rumah kreatif kelompok, tahun ini Keduataan Australi dan YKS juga membantu para petani eks pekerja migran di Desa Beloaja Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur. Bantuan yang diberikan itu dalam bentuk program penguatan ekonomi masyarakat miskin pedesaan melalui sistem pertanian agroforestri (wanatani).

Untuk mendukung program ini Keduataan Australia dalam kwerja sama dengan YKS membantu pengadaan bibit kelapa, coklat dan alat pertanian berupa hand traktor, genzet, mesin pompa air dan berbagai alat pertanian lainnya. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Hanya Satu Produk Indonesia di Asia Society and Museumoleh : Fida Abbott
21-Apr-2019, 05:24 WIB


 
  Hanya Satu Produk Indonesia di Asia Society and Museum Asia Society and Museum berlokasi di 725 Park Ave, New York, NY 10021; berukuran tidak besar; memiliki dua lantai dan lantai bawah tanah. Lantai pertama untuk pendaftaran para tamu yang berkunjung, kafe, dan toko suvenir. Lantai dua untuk museum
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia