KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
InternasionalPelihara Bumi Ini Dengan Perdamaian (4): Tidak Ada Tuhan Kecuali Aku oleh : Tonny Djayalaksana
09-Okt-2019, 05:21 WIB


 
 
KabarIndonesia - Melalui perenungan diri, saya berharap akan bisa lebih menghayati agama dan juga lebih dapat menekuni jalan hidup sehari-hari. Saya memastikan diri bahwa menjadi Mualaf merupakan suratan dari jalan hidup saya, dan setelah menjadi mualaf saya merasakan perubahan 180
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Rayuan Gombal vs Cinta Sejati 11 Okt 2019 08:58 WIB


 

Kasus Penyerobotan Lahan Kebun Warga Desa Kawasi Kecamatan Obi  Halmahera Selatan Terhenti

 
DAERAH

Kasus Penyerobotan Lahan Kebun Warga Desa Kawasi Kecamatan Obi Halmahera Selatan Terhenti
Oleh : Zulkifli Budi. S | 17-Jun-2019, 15:36:11 WIB

KabarIndonesia - Maluku Utara, Hampir setahun kasus penyerobotan lahan dilakukan oleh perusahaan Nikel PT. Harita Group Desa Kawasi hingga kini tak kunjung selesai. Kasus penyerobotan lahan masyarakat ditangani oleh  Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Marimoi yang dilaporkan ke Polisi Daerah (POLDA) Maluku Utara 13 Desember 2018 lalu. Kasus tersebut terhenti di tengah jalan entah kenapa.

Sebelumnya PT Harita Group bersama warga telah adakan pertemuan 18 November 2018, bertempat di desa Kawasi kecamatan Obi kabupaten Halmahera Selatan. Pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan, tetapi PT Harita secara paksa mengambil tindakan seakan-akan bahwa lahan tersebut sudah menjadi milik perusahan. Lalu penggusuran membabibuta dilakukan 22 November 2018, pada jam 2 malam sampai waktu subuh.

Setelah itu baru diketahui warga di pagi hari, kericuhanpun timbul karena amukan warga, hingga pemboikotan serta pemberhentian paksa atas tindakan perusahan. Lahan milik warga yang digusur kurang lebih 36,7 Ha jadi rusak an merupakan satu-satunya harta yang dimiliki. Warga desa Kawasi yang bertahan hidup dengan bercocok tanam kini jadi sirna. Masyarakat berharap agar Polisi Daerah (POLDA) agar mengusut tuntas kasus penyerobotan lahan tersebut, agar keadilan di negeri ini dapat terungkap.

"Kami sudah tidak bisa bikin apa-apa untuk menutupi kebutuhan rumah tangga karena harta sudah digusur habis, apalagi di dalam lahan kebun ada tanaman tahunan dan bulanan. Kami tetap berharap dan menunggu proses hukum lebih lanjut. Kasus ini sudah dikuasakan ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Marimoi, tetapi hampir setahun belum ada hasil yang baik. Kami pun berharap agar ada lembaga-lembaga lain turut membantu dan memantau kasus ini, supaya cepat dan ada hasil baik" tutur salah satu warga sambil meneteskan airmata.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia