KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakeraan secara resmi meluncurkan pembentukan  Satgas Pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Diharapkan mampu menjadi penyeimbang atas kebijakan sebelumnya yang dianggap mempermudah masuknya TKA, maka pembentukan Satgas TKA
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Laju 10 Kilometer 22 Mei 2018 14:44 WIB

Ranting Putih 22 Mei 2018 14:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Hanura Rembang Tolak Kebijakan Sekolah Lima Hari

 
DAERAH

Hanura Rembang Tolak Kebijakan Sekolah Lima Hari
Oleh : Handoko Rembang | 15-Jun-2017, 09:58:55 WIB

KabarIndonesia - Permendikbud terkait pemberlakuan sekolah 5 hari sepekan yang telah disahkan pada 9 Juni 2017, setidaknya akan dipaksa diberlakukan pada bulan Juli 2017 nanti. Pemberlakuan aturan itu tidak hanya memforsir perkembangan anak, namun juga mempengaruhi tingkat perekonomian masyarakat akibat bertambahnya biaya pendidikan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia akan membuat kebijakan Program Penguatan Pendidikan Karakter (P3K). Kebijakan tersebut rencananya akan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru 2017-2018 ini.

Di dalam kebijakan tersebut diantaranya, guru wajib berada di sekolah 8 jam, tidak boleh kurang. Hari sekolah hanya lima hari dalam seminggu. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu akan diliburkan.

Hal itu diungkap oleh Wakil ketua Bidang Organisasi DPC partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Rembang, Mochamad Khairur Rifai, Selasa (13/06/2017). Kebijakan tersebut menurutnya, juga akan sangat mempengaruhi praktik penyelenggaraan pendidikan keagamaan yang selama ini dikelola oleh masyarakat.

"Pengaruh besar ada pada madrasah diniyah dan pesantren, yang biasanya kegiatan belajar dimulai sepulang dari sekolah umum (SD, SMP, SMU ;red)," ujarnya saat dihubungi.

Lebih lanjut, ia mengingatkan, pendidikan seperti madrasah diniyah dan pesantren, selama ini telah memberi kontribusi besar pada penguatan nilai keagamaan, penanaman nilai akhlak mulia bagi anak didik, serta pembentukan karakter.

"Dapat dipastikan pendidikan dengan model madrasah ini akan gulung tikar. Padahal keberadaannya masih sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat, dan selama ini juga membentuk karakter masyarakat Indonesia", tegas Rifai. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Rayakan Ramadhan, Shopee Ajak Pengguna Berbelanja dan Beramal di Bulan Suci Rezki Yanuar, Brand Manager Shopee Indonesia memaparkan kampanye Ramadhan Shopee dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2018.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Peradaban Barat dan Timur 22 Mei 2018 13:51 WIB


 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 
Tempat Sampah Pintar 17 Mei 2018 22:48 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia