KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPresiden Jokowi: Awasi Penyaluran Bansos, Libatkan KPK, BPKP Dan Kejaksaan oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Mei-2020, 13:27 WIB


 
  KabarIndonesia Mengutip infoKABINET.id, dikabarkan bahwa terkait penyaluran bansos terkait pandemi covid-19 yang ditengarai salah sasaran dan diduga disalahgunakan, Presiden Jokowi secara tegas meminta untuk diawasi.

“Untuk sistem pencegahan, minta saja didampingi dari KPK, BPKP, atau dari Kejaksaan. Kita
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
KAMI MASIH PUNYA RASA MALU 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
DESAINER SANG PEMUJA SETAN! 29 Mei 2020 13:08 WIB


 

GMS Tanggapi COVID 19: Kalau Tidak Bisa Dilawan, Kita Damai Sambil Jalan

 
DAERAH

GMS Tanggapi COVID 19: Kalau Tidak Bisa Dilawan, Kita Damai Sambil Jalan
Oleh : Antha | 21-Mei-2020, 15:21:51 WIB

KabarIndonesia - Gerakan Milenial Sang Torajaan (GMS) melakukan diskusi online dengan narasumber milenial Toraja yang sedang melakukan study lanjut S2 dengan keahliannya masing-masing. Diskusi dipimpin oleh moderator Rikky Rundupadang melibatkan total lima narasumber. Acara kegiatan dibuka oleh Brikken Linde Bonting sebagai koordinator GMS.

Kelima Narasumber tersebut yakni Alan Christian Singkali (S2 Studi Pembangunan, Universitas Kristen Satya Wacana), Firmes Nosioktavian (S2 Kebijakan Publik, Manajemen SDM Aparatur, STIA LAN), Yulita Sirinti PongTambing (S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia), Armin Beni Pasapan (S2 Adm. Publik, Konsentrasi Kebijakan Publik, Universitas Mulawarman), dan Lisarama Matandung (S2 Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan, Institut Pertanian Bogor). Salah satu narasumber yakni Yulita Sirinti Pongtambing menjelaskan dari sisi perpektif Kesehatan.

Dilansir dari situs resmi pemerintah kawalcovid19.id per tanggal 19 Mei 2020, jumlah kasus positif di Indonesia mencapai angka 18.496 dengan jumlah kematian sebanyak 1.221 orang. Sulawesi Selatan sendiri menempati urutan kelima sebagai provinsi dengan jumlah kasus baru terbanyak di Indonesia.
Jumlah kasus positif COVID 19 di provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 1.064 dengan jumlah kematian sebanyak 55 orang. Tana Toraja melaporkan tiga kasus positif COVID 19 dan Toraja Utara belum melaporkan kasus positif. Indonesia sedang berjuang melawan pandemi dengan penerapan berbagai macam strategi ungkap Yulita.

Berbicara mengenai strategi, dilansir dari resolvetosavelives.org ada tiga jenis strategi yang dapat digunakan dalam merespon pandemi. Pertama adalah containment strategy yang merupakan penyusunan rencana sistematis untuk mendeteksi kasus secara cepat dan mengeliminasi terjadinya transmisi penyakit. Kedua adalah mitigation strategy yang merupakan kontrol terhadap kasus dengan cara membentuk herd immunity dalam suatu popoulasi melalui vaksin lanjutnya.

“Kemudian yang ketiga ada suppression strategy yang merupakan strategi yang digunakan untuk menjaga kasus tetap berada diangka minimum sebisa mungkin. Indonesia tidak berhasil dalam menerapkan containment strategy, namun disisi lain juga tidak bisa menerapkan mitigation strategy karena belum tersedianya vaksin. Sehingga Indonesia sedang berupaya menerapkan suppression strategy, salah satunya melalui kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)” ungkapnya.

PSBB akan dilonggarkan ketika kasus mulai menurun, namun tidak menutup kemungkinan akan diperketat kembali ketika terjadi peningkatan kasus. “Kita dihadapkan pada kebiasaan baru yang harus kita jalani sebagai suatu proses adaptasi. Konsep itu dikenal dengan istilah new normal. Kemudian apa yang bisa kita kontribusikan sebagai generasi muda toraja agar bisa berdampak bagi orang banyak?” terang Yulita.

Yulita menjelaskan bahwa harus mulailah dari diri sendiri dan berikan contoh yang baik untuk orang sekitar melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Kemudian diikuti dengan pemberdayaan komunitas sekitar dalam lingkup Desa/Kelurahan Siaga, dalam lingkup organisasi keagamaan, atau pun dalam lingkup organisasi yang ada di kampus. Pemberdayaan komunitas bisa dilakukan melalui berbagai inovasi seperti pembuatan bilik disinfektan dan tempat-tempat cuci tangan sebagai fasilitas umum.

Edukasi melalui social media juga salah satu hal yang cukup berkontribusi, mengingat media adalah salah satu sarana yang digunakan untuk membentuk opini publik. Jangan sebarkan kebencian, namun sebarkan konten berbau edukasi sehingga itu bisa meningkatkan literasi kesehatan orang lain.

Selain itu, bagi generasi muda yang memiliki minat dan bakat dalam bidang riset juga bisa ikut terlibat atau bahkan menginisiasi pembuatan produk-produk seperti suplemen dari tanaman herbal, APD yang bisa dicuci (washable), dan pembuatan test kit mengingat jumlah test kit di Indonesia masih sangat terbatas.

“Jadi mari kita berdamai dan berkontribusi. Mulai dari diri sendiri, lalu lakukanlah untuk orang lain.” tutup Yulita dalam presentasinya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
Agama Nano Nato 30 Mei 2020 00:58 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia