KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAktifnya Aliran Massa Udara Basah, Picu Cuaca Ekstrim Sejumlah Wilayah Indonesia oleh : Rohmah S
26-Apr-2018, 10:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kejadian cuaca ekstrem di beberapa daerah seperti hujan disertai puting beliung di Jogjakarta dan Minahasa, banjir di Cilegon dan Bumi Ayu pada saat musim peralihan dari penghujan menuju kemarau menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat, berikut penjelasan Drs.
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ibu 25 Apr 2018 16:27 WIB

Pemimpin 01 Mar 2018 12:42 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Beras “Intan” Landak, Produk Lokal Ngabang yang Enak dan Pulen

 
DAERAH

Beras “Intan” Landak, Produk Lokal Ngabang yang Enak dan Pulen
Oleh : Heri Irawan | 17-Mei-2017, 17:08:03 WIB

KabarIndonesia-Ngabang, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak,  Regina Maria Bali S.TP mengatakan ada 18 ton persediaan  beras Intan siap utuk disuplai masayarakat di Kabupaten Landak dan sekitarnya.

"Beras ini berasal dari Gapoktan di Landak, ada sekitar 18 ton ada juga dikeloal pihak lain. Sehingga saya memberanikan diri membantu menjual beras Intan ini,"  kata Regina, beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.

Selama ini sudah berjalan penjualan beras Intan di warung-warung, toko-toko ada juga mini market dan supermarket di Kota Ngabang. 

"Walaupun tidak banyak tapi penyebarannya merata. Untuk harga tidak berubah, Rp. 11.000/Kgnya," kata Regina. Maria Bali.

Dari sisi kualitas, lanjut Regini, menurutnya lumayan bagus dari sebelum-sebelumnya, rasanya pulen, tanpa pengawaet, rasa enak dan bisa bersaing dengan beras-beras yang ada di kabupaten lain di Kalimantan Barat.

"Saya tanya kawan-kawan atau tetangga sudah makan beras Intan. Kata mereka enak dan pulen, saya sekarang makan beras Intan Landak. Inilah beras produksi dalam derah kita sendiri, saatnya kita menggalakkan mengkonsumi beras "Intan" Landak," kata Regina berpromosi.

Regina menambahkan, saat ini sudah ada Toko Tani Indonesia (TTI), berkerjasma dengan pihak pangan. Sebenarnya untuk memutus mata rantai, jangan sampai petani dibebani.  Dengan adanya program TTI pemerintah, diharapkan bertambah.

"Saat ini baru satu, mudahan kedepan TTI petani kita di Landak berkembang karena modalnya dari pemerintah," pungkasnya (*)     

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Pelari Indonesia Pertama di FWD North Pole Marathon 2018 Wakil Direktur Utama FWD Life, Rudi Kamdani (kiri) sedang memberikan jaket FWD Life kepada Pelari Maraton Indonesia, Fedi Fianto (kanan) sebagai simbol FWD Life resmi melepas Fedi sebelum keberangkatannya ke Kutub Utara.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pengabdian Tentara di Pojok Desa 10 Apr 2018 14:27 WIB

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia