KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniUrgensi Mengemballikan Pelajaran PMP di Sekolah oleh : Adolf Roben Lanapu
17-Feb-2019, 21:19 WIB


 
  KabarIndonesia - Dalam satu dekade ini terjadi perubahan besar pada lingkungan budaya di masyarakat, yang dipengaruhi oleh perkembangan pesat teknologi informasi dan persaingan industri elektronik. Murah dan mudahnya memiliki gadget canggih seperti smartphone berperan merubah perilaku masyarakat yang awalnya lebih
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA





 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Diam Dalam Rasa 18 Feb 2019 13:56 WIB

Hujan Lakukan Padaku 16 Feb 2019 12:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Aroma Money Politik Merabak, Pembodohan Demokrasi Paling Primitif

 
DAERAH

Aroma Money Politik Merabak, Pembodohan Demokrasi Paling Primitif
Oleh : Adi Putra | 11-Feb-2019, 08:12:33 WIB

KabarIndonesia - Kota Baru Kalsel, Memasuki masa kampanye Pemilu 2019, aroma money politik ditengarai sedang berlangsung dan tercium kuat. Beredar di masyarakat tentang massifnya pembelian suara yang dilakukan oleh oknum-oknum Politisi. Desas-desus di kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, harga per suara di banderol antara 200 hingga 500 ribu. Lebih parahnya lagi, ditengarai hampir semua elemen masyarakat seolah menganggap money politik sebagai hal yang lumrah dengan berbagai dalih.

Kondisi itu mengundang keprihatinan salah satu Caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kotabaru, Syahrani, S.Ag. Menurutnya, memang sangat memprihatinkan, karena ditengah upaya memperbaiki pengelolaan pemerintahan yang bersih, money politik justru semakin menjadi-jadi. "Ini paradoks demokrasi kita, publik berharap pejabat yang bersih dan tidak korup tapi permisif dengan money politik", terangnya saat diwawancarai (Senin, 11 februari 2019).

Mahasiswa Magister di STFI ShadraJakarta ini mengaku sedih melihat situasi perpolitikan di daerahnya. "Di dapil saya ( Dapil Kotabaru 2, red), saat anda akan bersosialisasi atau kampanye, pertama kali ditanyakan ada amplopnya apa tidak", terangnya lagi. "Padahal money politik itu kan bentuk paling primitif dari pembodohan politik", tegasnya dengan senyum kecut. "Kedaulatan dan hak-hak demokratis rakyat yang nilainya tak terhingga itu ditukar dengan nominal uang yang tidak seberapa. 200 ribu ditukar dengan ratusan milyar hingga triliunan uang yang ada di APBN dan APBD, itu pembodohan paling memalukan", tegasnya lagi.

Oleh karena itu, pria yang aktif di lembaga kajian demokrasi ini berharap agar situasi itu segera dihentikan.  "Komitmen anti korupsi dilihat dari seberapa besar penolakan seorang caleg terhadap money politik", tambahnya lagi. "Keteladanan  itu kuncinya. Caleg harus memberikan contoh bahwa ia tidak akan money politik untuk alasan apapun. Dari situlah kita berharap ke depan demokrasi kita akan lebihh baik lagi", pungkasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Marc Marques Juara Dunia MotoGP 09 Feb 2019 02:01 WIB


 

 
 

 
 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia