KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Nyatakan Tiga Hari Berkabung Nasional atas Wafatnya Habibie oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Sep-2019, 14:48 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Dikabarkan, pada hari ini Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 18,05 WIB, Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie (B J Habibie), telah meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, pada usia 83 tahun. Jenazah almarhum telah diberangkatkan dari
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

Siapa Kau Siapa Aku? 02 Sep 2019 10:28 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

Aplikasi Pompa Hidrolik Kartika Atasi Kekeringan di Gunungkidul
Oleh : Iin Suwandi | 10-Sep-2019, 21:45:31 WIB

KabarIndonesia - Aplikasi pompa hidrolik Kartika mekanis tolak balik meriam buatannya mampu mengatasi masalah kekeringan yang melanda wilayah Gunung Kidul. Hal tersebut disampaikan Kepala Peralatan Kodam (Kapaldam) Jaya/Jayakarta, Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, dalam rilis tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/9).  

Diungkapkan Kapaldam Jaya, Gunungkidul merupakan wilayah yang rentan terhadap pasokan air apalagi di musin kemarau seperti saat ini. Mendapatkan air dibutuhkan alat untuk mengangkatnya dari sumber mata air bawah tanah yang ada di gua Pulejajar, Desa Jepitu.   

"Pompa hidrolik ini memanfaatkan mekanisme tolak balik meriam yang diaplikasikan untuk mendorong air melawan gravitasi, sehingga mampu mengatasi kekeringan di wilayah Gunungkidul," ujarnya.   

Lebih lanjut dikatakan, pompa air hidrolik ini cukup efektif, efesien dan tepat guna untuk menaikkan air dari lembah-lembah ke pegunungan tanpa menggunakan bahan bakar dan listrik, sehingga hemat energi dan mudah perawatan.   

"Berkat alat ini, air dari jurang sedalam 100 meter sudah berhasil kita angkat dan harapannya dapat mengatasi persoalan air di sekitar gua Rancang Kencana Gunung Kidul," ucapnya.

Menurut alumni Akmil Magelang 1996 ini, pemikiran pembuatan pompa ini berawal dari keprihatinan ketika dirinya menjabat sebagai Dandenpal "B"09-12-03 Kupang, melihat banyak masyarakat NTT yang kesulitan mendapatkan air, khususnya musim kemarau.  

"Berkat kerja keras diiringi kesungguhan dan kegigihan untuk membantu kesulitan masyarakat dalam mendapatkan air bersih, saya berhasil membuat sebuah alat pompa hidrolik, yang mengaplikasikan mekanika fluida hukum Paskal, Archimedes, dan kontinyuitas benoli sebagai dasar pembuatan pompa hidrolik," jelasnya.   

"Sebenarnya ide itu muncul dari mekanisme tolak balik meriam. Kebetulan bidang penugasan saya sebagai Korps Peralatan Angkatan Darat, sering dihadapkan dengan teknologi-teknologi yang modern. Jika ditelaah sepertinya tidak nyambung, tapi itulah realitanya," ungkap suami dari Ester Meilany Siregar sambil tersenyum.  

Setidaknya dengan pompa ini diharapkan mampu dijadikan acuan di wilayah lain, karena di Kabupaten Gunungkidul banyak ditemukan sumber air di bawah tanah yang hingga kini belum dapat dieksploitasi.   

Menyinggung eksplorasi air sungai bawah tanah, Perwira Peralatan TNI AD bekerjasama dengan Kodim Gunungkidul telah berhasil mengeluarkan juga sekitar 4 liter per detik dari kedalaman 22 meter pada jarak 1.200 meter dari mulut Gua Pulejajar dengan sistem gravitasi, sehingga diharapkan dapat mengatasi kekeringan untuk 8 desa di Kecamatan Girisubo.

"Cukup banyak potensi air di bawah tanah yang hingga kini belum dapat ditangani untuk mengatasi kekeringan dan persoalan air," imbuhnya.   

Menurut bapak lima anak ini, dalam upaya mengangkat air dari dalam goa ini, pihaknya hanya menghadirkan pompa hidrolik. Sedangkan untuk material terdapat bantuan dari Kasum TNI, sementara yang lainnya jajaran Kodim Gunungkidul bekerjasama dengan pihak terkait.   

"Sesuai dengan rencana, setelah air ini berhasil diangkat segera akan dipasang instalasi dengan menggunakan sistem gravitasi, agar dapat menyumplai pasokan air masyarakat," tandasnya. 
Dirinya berharap, nantinya segera dapat dipasang sarana khususnya mesin pompa untuk menaikkan air dari dalam tanah.  "Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah Gunungkidul dan Propinsi DIY agar sejumlah wilayah yang memiliki potensi air bawah tanah bisa digarap untuk mengatasi masalah air bersih," tuturnya.
Pria yang pernah berdinas di Dislitbangad ini mengatakan, selama ini banyak proyek atau program pengairan di lapangan mengalami kendala sumber tenaga. Karenanya, teknologi tepat guna ini dapat menjadi salah satu alternatif pendekatan TNI AD dengan rakyat dalam rangka mengatasi kesulitan masyarakat.  
"Orang boleh lupa berbicara tentang peran TNI Angkatan Darat, tetapi biarlkanlah air kehidupan akan terus bercerita tentang TNI AD," pungkasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kacang Panjang Terpanjang Tumbuh di Pennsylvania, USAoleh : Fida Abbott
21-Sep-2019, 10:58 WIB


 
  Kacang Panjang Terpanjang Tumbuh di Pennsylvania, USA Kacang panjang ini saya tumbuhkan dari biji saat musim panas di Coatesville, Agustus 2019, salah satu kota di negara bagian Pennsylvania, USA. Panjangnya mencapai 95 cm sehingga dapat dikalungkan. Tak ada perlakuan khusus dalam menanamnya, hanya cukup ditanam di tanah
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia