KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top ReporterTop Reporter Bulan September 2014 Kategori Berita Artikel oleh : Redaksi-kabarindonesia
20-Sep-2014, 05:40 WIB


 
 
Top Reporter Bulan September 2014 Kategori Berita Artikel
KabarIndonesia - Pada bulan September 2014, Redaksi KabarIndonesia telah memilih Sdr. Agus Suriadi sebagai Top Reporter untuk kategori berita artikel.

Segenap Dewan Redaksi Harian Online KabarIndonesia (HOKI) mengucapkan selamat atas prestasinya dan terima kasih atas kontribusinya selama ini. Semoga terus bersemangat berkarya
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Tagihan itu 20 Sep 2014 05:47 WIB

Mengaduk Rasa 15 Sep 2014 10:45 WIB

 
Sumut Gelar Festival Budaya 03 Sep 2014 12:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
Gita Gutawa, Diva Muda Indonesia 06 Sep 2014 09:34 WIB

Raffi Achmad Tagih Janji Jokowi 31 Aug 2014 04:13 WIB

 

 
 
DAERAH

Disangsikan Pasir Besi Asal Tasik Selatan Mengandung Titatium
Oleh : Redi Mulyadi | 10-Apr-2011, 01:55:51 WIB

KabarIndonesia - Tasikmalaya,  Selama ini, keberadaan penambangan pasir besi di wilayah selatan Kabaupaten Tasikmalaya menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Akibatnya, Bupati H. Uu Ruzhanul Ulum SE., mengambil keputusan yang bijak, yakni penutupan sementara dan penghentian perpanjangan izin tambang pasir besi.
            
Bagi masyarakat yang kontra, kehadiran penambangan pasir besi yang berlebihan menimbulkan dampak negative yang besar, misalnya kondisi jalan yang rusak karena sering dilalui kendaraan yang mengangkut pasor besi melebihi tonase, kerusakan lingkungan hidup, abrasi pantai, gangguan kesehatan karena menghirup udara berdebu dan lainnya.

Sedangkan bagi yang pro, penambangan pasir besi yang dilakukan pengusaha telah merubah hidup warga sekitar lokasi penambangan, misalnya menekan angka pengangguran, meningkatkan kesejahteraan hidup meski hanya sebagai buruh kasar, kemudian bekas penambangan dimanfaatkan untuk kolam dan lain sebagainya.            

Kini muncul pertanyaan, kenapa hasil tambang pasir besi asal Tasikmalaya selatan menarik perhatian pengusaha untuk mengeruk keuntungan, hingga menimbulkan pro dan kontra di masyarakat?
           
Keterangan yang diperoleh KabarIndonesia menyebutkan, bahwa pasir besi di selatan Kabupaten Tasikmalaya dipastikan mengandung titanium yang cukup tinggi. Juga diprediksikan titanium yang terkadung dalam pasir besi tersebut merupakan yang terbesar di Asia Tenggara, bahkan dunia. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian Dinas Pertambangan Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.               
           
“Karena diketahui mengandung unsur titatium, maka saya akan menamainya pasir titan, tambang pasir titanium,” ungkap Uu Ruzhanul Ulum usai pelatikan pengganti antar paruh waktu (PAW) di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasimalaya, jalan Bojong Koneng, Kecamatan Singaparna.
       
Bupati Tasik menjelaskan kepada wartawan terkait keputusan yang ia keluarkan mengenai penutupan sementara dan penghentian perpanjangan izin tambang pasir besi, dalam implentasinya dia tetap akan melakukan koordinasi dengan legislatif. Karena legislatif akan segera melakukan pengkajian ke lapangan.

"Walaupun saya memiliki kewenangan mutlak untuk menghentikan atau mengeluarkan izin, tetapi tetap harus dikoordinasikan dengan anggota DPRD," tuturnya. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Jangan Salah Menuntun Anak di Jalanoleh : Jumari Haryadi
16-Sep-2014, 14:43 WIB


 
  Jangan Salah Menuntun Anak di Jalan Siapa orang yang tak sayang dengan anaknya? Namun ternyata masih ada saja orang yang tak paham cara menjaga anaknya, misalnya ketika sedang membawanya jalan-jalan. Seperti terlihat dalam foto yang di ambil di Jalan Rajawali, Kota Bandung (14/09/2014). Seorang ibu menuntun anaknya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Kumpulan Petapa dari Kanekes 19 Sep 2014 08:36 WIB


 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia