KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalBusa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan oleh : Dedi Sugiri
25-Jun-2016, 09:45 WIB


 
 
Busa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan
KabarIndonesia - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus diatasi secara cepat.  Karenanya, Korem 044/Gapo selalu melaksanakan pemantauan secara terus menerus di wilayah yang disinyalir rawan kebakaran. Dengan begitu, apabila terjadi kebakaran akan cepat diatasi.

Selain melaksanakan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 
 
DAERAH

Disangsikan Pasir Besi Asal Tasik Selatan Mengandung Titatium
Oleh : Redi Mulyadi | 10-Apr-2011, 01:55:51 WIB

KabarIndonesia - Tasikmalaya,  Selama ini, keberadaan penambangan pasir besi di wilayah selatan Kabaupaten Tasikmalaya menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Akibatnya, Bupati H. Uu Ruzhanul Ulum SE., mengambil keputusan yang bijak, yakni penutupan sementara dan penghentian perpanjangan izin tambang pasir besi.
            
Bagi masyarakat yang kontra, kehadiran penambangan pasir besi yang berlebihan menimbulkan dampak negative yang besar, misalnya kondisi jalan yang rusak karena sering dilalui kendaraan yang mengangkut pasor besi melebihi tonase, kerusakan lingkungan hidup, abrasi pantai, gangguan kesehatan karena menghirup udara berdebu dan lainnya.

Sedangkan bagi yang pro, penambangan pasir besi yang dilakukan pengusaha telah merubah hidup warga sekitar lokasi penambangan, misalnya menekan angka pengangguran, meningkatkan kesejahteraan hidup meski hanya sebagai buruh kasar, kemudian bekas penambangan dimanfaatkan untuk kolam dan lain sebagainya.            

Kini muncul pertanyaan, kenapa hasil tambang pasir besi asal Tasikmalaya selatan menarik perhatian pengusaha untuk mengeruk keuntungan, hingga menimbulkan pro dan kontra di masyarakat?
           
Keterangan yang diperoleh KabarIndonesia menyebutkan, bahwa pasir besi di selatan Kabupaten Tasikmalaya dipastikan mengandung titanium yang cukup tinggi. Juga diprediksikan titanium yang terkadung dalam pasir besi tersebut merupakan yang terbesar di Asia Tenggara, bahkan dunia. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian Dinas Pertambangan Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.               
           
“Karena diketahui mengandung unsur titatium, maka saya akan menamainya pasir titan, tambang pasir titanium,” ungkap Uu Ruzhanul Ulum usai pelatikan pengganti antar paruh waktu (PAW) di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasimalaya, jalan Bojong Koneng, Kecamatan Singaparna.
       
Bupati Tasik menjelaskan kepada wartawan terkait keputusan yang ia keluarkan mengenai penutupan sementara dan penghentian perpanjangan izin tambang pasir besi, dalam implentasinya dia tetap akan melakukan koordinasi dengan legislatif. Karena legislatif akan segera melakukan pengkajian ke lapangan.

"Walaupun saya memiliki kewenangan mutlak untuk menghentikan atau mengeluarkan izin, tetapi tetap harus dikoordinasikan dengan anggota DPRD," tuturnya. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB


 

 
 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia