KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPenguasaan Lahan Oleh Pejabat dan Konglomerat oleh : Kabarindonesia
19-Feb-2019, 17:33 WIB


 
 
KabarIndonesia - Capres 2014 dan 2019 Prabowo Subianto membenarkan, dia menguasai 220.000 hektar di Kalimantan Timur dan 120.000 hektar di Aceh. Dia membenarkan. Dia pun pantas kesal dan iri, seputar maraknya penguasaan lahan oleh korporasi dan larinya uang ke asing.
selengkapnya....


 


 
BERITA LOWONGAN KERJA LAINNYA



 
BERITA LAINNYA
 

 
Sesal 21 Feb 2019 18:13 WIB

Aku Butuh Sedikit Ruangmu 21 Feb 2019 18:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Perkuat Kompetisi, Menaker Ingin Kompetensi Pekerja Indonesia di Atas Standar

 
LOWONGAN KERJA

Perkuat Kompetisi, Menaker Ingin Kompetensi Pekerja Indonesia di Atas Standar
Oleh : Rohmah S | 12-Apr-2018, 09:54:36 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Di tengah semakin ketatnya persaingan global sekarang, Pemerintah Indonesia berharap agar Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia bisa melampaui standar kompetensi yang berlaku di dunia kerja saat ini. Harapannya adalah agar SDM Indonesia benar-benar bisa bersaing dengan SDM dari negara lain.
     
     
Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat menjadi keynote speech pada acara Diskusi Publik Forum Kebijakan Ketenagakerjaan (FKK) di Auditorium CSIS, Jakarta, Rabu (11/4/2018) menyampaikan, "Karena kalau standar-standar saja, bisa menang, bisa kalah. Untuk bisa memastikan, menang ya harus di atas standar."
     
     
Secara tegas, Menaker menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk memperkuat kompetensi SDM Indonesia melalui beberapa cara.
     
Pertama, penguatan akses dan mutu vocational training (pelatihan vokasi) dan retraining. Menurut Menaker, upaya ini dilakukan mengingat angkatan kerja Indonesia saat ini masih didominasi oleh lulusan SD-SMP.
     
Saat ini, lebih kurang 60-an persen dari 128 juta angkatan kerja masih berpendidikan SD-SMP.
     
"Dengan adanya profil angkatan kerja kita ini menyebabkan kita over suply di bawah. Sedangkan tenaga kerja level menengah ke atas kita kekurangan," ujarnya.
     
Secara lebih spesifik, Menaker menjelaskan bahwa vocational training dan retraining juga bertujuan untuk membantu lulusan pendidikan Indonesia yang dihadapkan pada problem miss match dan under qualification.
     
Miss match merupakan persoalan dimana kompetensi yang dimiliki lulusan lembaga pendidikan tidak sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Tingkat miss match-nya pun cukup tinggi, yakni mencapai 64%.
     
"Artinya, dari 10 orang hanya 3-4 orang saja yang match," urai Menaker.
     
Sedangkan under qualification merupakan problem dimana kualifikasi yang dimiliki lulusan lembaga pendidikan masih berada di bawah standar pasar kerja/dunia industri.
     
     
"Sehingga ini harus dijembatani dengan berbagai vocational training dan retraining. Agar mereka bisa masuk ke pasar kerja atau menjadi wirausaha baru," tutur Menaker.
     
Selain itu, Menaker menilai bahwa vocational training dan retraining juga dapat membantu pekerja yang terancam PHK akibat dari revolusi industri 4.0, serta pekerja yang terjebak pada jenis-jenis pekerjaan tertentu, sehingga mereka tidak memiliki skema kenaikan upah dan karier.
     
"Penguatan akses dan mutu ini agar masyarakat dapat meningkatkan keterampilannya, baik itu melalui lembaga pelatihan milik pemerintah, milik swasta, atau yang lainnya," paparnya.(*)
     
     
Sumber: Biro Humas Kemnaker

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Marc Marques Juara Dunia MotoGP 09 Feb 2019 02:01 WIB


 

 
 

 

 

 

 
Agama Penyadaran 21 Feb 2019 18:15 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia