KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiJerman Bahas Larangan Berjilbab buat Anak TK dan SD oleh : Kabarindonesia
24-Mei-2019, 14:50 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jerman bergulat dengan fenomena jilbab di kalangan siswa taman kanak-kanak atau sekolah dasar. Kebiasaan tersebut dinilai mempersulit proses integrasi. Tapi apakah larangan serupa di Austria adalah langkah bijak?

Perdebatan tentang larangan jilbab di sekolah dasar di Jerman
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA









 
BERITA LAINNYA
 

 
Kejagung Tunggu SPDP Kasus Makar 24 Mei 2019 17:39 WIB


 
Menunggu 19 Mei 2019 16:15 WIB

SYEH SITI JENAR 16 Mei 2019 15:44 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PROFIL

Valencia Mieke Randa Di Balik Rumah Harapan Indonesia
Oleh : Zohiri Kadir | 18-Feb-2019, 14:20:58 WIB

KabarIndonesia - Ketika orang lain merasa terlalu  sibuk untuk membantu banyak orang, Valencia Mieke Randa justru mendedikasikasikan dirinya untuk membantu banyak orang Valencia Mieke Randa  bukanlah seorang dokter yang mampu mengobati penyakit banyak orang. Namun, perempuan yang akrab disapa Silly ini mendedikasikan dirinya untuk membantu orang sakit. "Setiap saya ke rumah sakit, saya lihat banyak orang sakit yang tidur di selasar. Saat satpam datang, mereka lari. Padahal yang datang ke rumah sakit di Jakarta itu biasanya orang yang sudah sakit parah," kata Silly Saat menjelaskan Rumah Harapan Indonesia , di bilangan Kuningan Jakarta,   (14/2/2019). Melihat hal tersebut, ia punya keinginan sederhana. Ia ingin menciptakan sebuah rumah singgah yang bisa ditempati pasien dari luar kota yang ingin berobat di Jakarta. "Kalau mereka bolak-balik rumah sakit pasti biayanya mahal, dan di Jakarta mereka tak punya tempat tinggal," ujarnya. Keinginannya membuat rumah singgah bagi orang sakit dari luar kota pun diwujudkannya perlahan-lahan. Ia pun membangun Rumah Harapan. Membuat komunitas dan bergerak di bidang kemanusiaan bukanlah hal baru bagi Silly. Tahun 2009 lalu, dia membangun komunitas Blood for Life dan di 2011 ia membangun 3 Little Angels. Saat itu, Silly mulai mencari jalan dan dana ke berbagai perusahaan. Ia sadar, ia tak bisa melakukan semuanya sendiri. "Tetapi saya salah, saat itu saya ‘ngamen’ (mengajukan proposal CSR) di pertengahan tahun. Selain itu, saya juga selalu ditanya, sudah ada rumahnya belum?" katanya. "Saat itu, saya baru bisa menjawab, belum ada, kan baru mimpi." Dua tahun berlalu, tahun 2014, usaha Silly akhirnya mulai menunjukkan jalannya. Seorang pemilik rumah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, menyewakan rumahnya. Namun biaya sewa per tahun, cukup mencekik leher. Ia tak punya uang. Tetapi ia nekat. Berbekal uang Rp 1 juta, ia meminta sang pemilik untuk mengizinkan menyewa rumah tersebut. "Pemilik rumah setuju dan saya mencicil uang sewa sampai pertengahan tahun. Dan lagi, si pemilik menurunkan harga sewanya," ucapnya bahagia. Dengan uang muka Rp 1 juta, Rumah Harapan resmi berdiri. Dengan cicilan 13 kali, Silly berusaha melunasi uang sewa tahunan. "Akhirnya kunci pun ada di tangan saya. Jadi kalau ditanya sama perusahaan saat ‘ngamen’ saya bisa dengan bangga mengatakan kalau saya sudah punya kuncinya," ujarnya. Rumah Harapan yang dibangun Silly menampung orang-orang sakit kronis dari luar daerah yang berobat ke Jakarta. Rumah ini menampung orang dengan usia 0-15 tahun. Mereka bisa tinggal di rumah ini tanpa dipungut biaya sepeser pun. Rumah harapan Indonesia, sudah berdiri di 5 Kota  di Indonesia dan saat ini sudah mendampingi lebih dari 700 anak , mereka semua di berikan kebutuhan , tempat tinggal , termasuk orang tua mereka .(*)  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Hanya Satu Produk Indonesia di "Asia Society and Museum"oleh : Fida Abbott
21-Apr-2019, 05:24 WIB


 
  Hanya Satu Produk Indonesia di "Asia Society and Museum" berlokasi di 725 Park Ave, New York, NY 10021; berukuran tidak besar; memiliki dua lantai dan lantai bawah tanah. Lantai pertama untuk pendaftaran para tamu yang berkunjung, kafe, dan toko suvenir. Lantai dua untuk museum yang
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Persiapan Puasa Sahur Dahulu 19 Mei 2019 15:43 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Air Danau Toba Tercemar Berat 24 Mei 2019 15:17 WIB


 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB


 
Doa Yang Sia-Sia 25 Mei 2019 14:32 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia