KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID INDONESIA 2017: Pemilihan Dua Tim Debat Bahasa Inggris untuk Mewakili Indonesia di WUPID Global oleh : Redaksi-kabarindonesia
18-Okt-2017, 01:37 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 18 Oktober 2017 – Ruang kuliah 7-6 dan 7-7 Sampoerna University Jakarta seketika berubah hening dan suasana menegang sebab Muqriz Mustafa Kamal selaku Chair Adjudicator Final round akan mengumumkan
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 

Seni Tari Tradisional Sunda Tidak Pernah Mati

 
PROFIL

Seni Tari Tradisional Sunda Tidak Pernah Mati
Oleh : Stanley Teguh | 18-Mei-2016, 10:55:46 WIB

KabarIndonesia - Seni Tari Tradisional Sunda Tidak Pernah Mati. Itulah motto yang di usung oleh seniman muda tari tradisional khas Sunda asal Kabupaten Bandung Barat, Giska Melinda. Seniman berparas cantik kelahiran tahun 1997 yang masih duduk di bangku kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) semester 2 ini mengakui dan merasa prihatin dengan perkembangan jaman yang lambat laun telah menggerus budaya tradisional Indonesia.

"Kemajuan dan perkembangan teknologi informasi tidak bisa dibendung. Dampaknya adalah sebagian generasi muda kita mulai menggeser budaya tradisional dan lebih mengedepankan budaya asing. Ini yang seharusnya bisa kita antisipasi agar khususnya generasi muda kita dan seluruh elemen masyarakat Indonesia bisa sama-sama memiliki kepedulian dalam upaya mencintai dan melestarikan budaya dan seni tradisional bangsa," jelas Neng Giska, panggilan akrab Giska Melinda.

Dara yang berasal dari desa Cimanggu Kecamatan Ngamprah, anak dari pasangan Asep Suparman dan Suryani ini telah eksis menggeluti dunia tari sejak dirinya masih duduk di sekolah menengah pertama, berbekal kemauan kuat dan latihan menari di rumahnya, kini Giska telah mengukir hidupnya dengan prestasi dan berhasil menyabet berbagai piala dan penghargaan di bidang tari dan umum, diantaranya juara 3 dan juara 2 di dua tahun berturut pada gelaran FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional). Ia juga terpilih di urutan ke-2 sebagai Duta Mahasiswa se-Kabupaten Bandung Barat, serta sempat meraih juara favorit pada gelaran seni tari se-Jawa Barat.

Dengan prestasi yang dimiliki itu, kini Giska dipercaya mengisi acara tari di berbagai event umum dan di lingkungan pemerintahan. Atas prestasinya itu juga Giska mengucapkan terima kasih kepada orang tua, keluarga, serta masyarakat desa Cimanggu yang selalu setia memberikan dukungan.

Rencana ke depan Giska, ia bercita-cita selain menjadi guru juga mendirikan sanggar seni. "Saya akan berusaha menarik minat anak-anak muda ke dunia tari tradisional," jelasnya. "Caranya dengan menciptakan tarian kreasi, inovasi baik dari sisi gerakan maupun properti yang digunakan tanpa mengurangi sentuhan tradisionalnya," terang Giska.

Didampingi pasangan tarinya saat wawancara, Sandra, mereka berharap seni tari selalu mendapatkan porsi di muatan lokal kurikulum sekolah dasar dan menengah. "Kami pikir kita semua mempunyai tanggung jawab dan kewajiban yang sama untuk terus menumbuhkan kembali rasa kecintaan kepada budaya milik bangsa sendiri. Kita harus diberi ruang yang cukup untuk menggali potensi dan kami akan terus berjuang agar seni tari tradisional terutama seni tari khas Sunda tidak punah," tegas Giska.

Giska pun mempunyai keinginan untuk ikut serta berpartisipasi memperkenalkan seni tari tradisional Indonesia ke pentas internasional.(*)



Keterangan foto: Giska Melinda (kiri), Sandra (kanan)



Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini..!!!.  Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com// 


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017oleh : Johanes Krisnomo
19-Okt-2017, 13:37 WIB


 
  Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017 Sandy Sanjaya Awaluddin (kiri) dan Syagung Gunawan May (kanan) dari Universitas Gajah Mada, terpilih sebagai 1st breaking team, dalam ajang debat Bahasa Inggris WUPID - World Universities Peace Invitational Debate, di Jakarta (14-15/10/17). Bersama Aldwin dan Ibrahim dari
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Skenario Menjatuhkan TNI 19 Okt 2017 00:54 WIB

Danau Toba Bukan Danau Tuba 14 Okt 2017 05:14 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia