KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top ReporterTop Reporter HOKI Juni 2017: Menulis Untuk Kebaikan Indonesia oleh : Redaksi HOKI
21-Jun-2017, 07:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Terlahir pada sebuah kota kecil di lereng kaki Gunung Slamet yang tenang, tenteram dan damai, di Kecamatan Bumiayu, Brebes Jawa Tengah, tidak membuat sosok Rohmah Sugiarti menjadi pribadi yang anteng, kalem dan cepat merasa puas. Digerakkan
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Rahwana 15 Jun 2017 17:52 WIB

Luka Hati yang Tak Bertuan 08 Jun 2017 10:30 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Sayur untuk Hidup

 
PROFIL

Sayur untuk Hidup
Oleh : | 13-Jun-2016, 09:27:25 WIB

KabarIndonesia - Di tengah hiruk-pikuk kota Jakarta, arus globalisasi semakin menipiskan masa tradisional. Seperti pasar tradisional yang harus bersaing dengan pasar-pasar modern yang dikuasai oleh para kapitalis. Apalagi bagi orang-orang yang tak pernah duduk di bangku pendidikan, semakin sulit untuk bersaing untuk mempeorleh pekerjaan.

Namun, hal ini berbeda dengan pria berkepala empat yang bekerja sebagai pedagang sayur di pasar tradisional. Ya, setiap pagi ia sudah berada di Pasar Timbul, Tegal Alur. Ia sudah bersiap menjajakan sayurannya untuk pelanggannya meski mata masih sayup-sayup mengantuk.

Rahman, demikianlah panggilan serta nama pria ini yang berdagang sayur di Pasar Timbul. Ia mempunyai dua orang anak, keduanya sudah bersekolah. Anak pertama sudah memasuki pendidikan tingkat menengah (SMP), dan yang kedua masih di tingkat sekolah dasar (SD).

Inilah skenario hidup dari Tuhan yang harus ia hadapi untuk membiayai sekolah dan kehidupan sehari harinya, Pak Rahman harus banting tulang menjual sayuran dari subuh hingga matahari berada tepat di atas kepalanya. Demi menghidupi keluarganya, ia pantang menyerah dan tak mengenal letih. Itu semua demi anak-anaknya juga agar kelak tidak seperti ia yang tidak merasakan pendidikan yang tinggi.

Ia tinggal bersama keluarganya di gang sempit, Jalan Sukatani, Tegal Alur. Setiap hari ia berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarganya. Giatnya bekerja, agar anak-anaknya melihat bahwa kerja kerasnya demi cita-citanya untuk menyekolahkan anaknya hingga di tingkat teratas, menjadi mahasiswa.

Karena ia berkata, "Tidak ada yang lebih berharga selain pendidikan, karena itu akan menaikkan strata sosial kami." ucapnya. Kata-kata ini membuat anak-anaknya semakin bersemangat untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Ia tidak ingin seperti dirinya yang tidak sempat merasakan pendidikan perkuliahan.

Dari penjualan sayur, per hari ia bisa menabungnya dan cukup untuk makan sehari-hari. Kalau tidak habis, penghasilannya hanya cukup untuk makan saja. Maka dari itu ia harus pantang menyerah berjualan sayur, demi cita-citanya serta hidup keluarganya yang menunggunya di rumah.

Menjadi seorang tukang sayur memang bukan cita-citanya sejak ia kecil. Ia sebenarnya ingin menjadi seorang guru. Hanya saja pada saat itu faktor ekonomi menjadi penghalang sehingga ia tidak bisa melanjutkan untuk menggapai cita-citanya. Menjadi tukang sayur menurutnya sudah cukup, karena apa yang diberikan oleh Tuhan selalu ia syukuri dan nikmati.

Menurutnya, segala sesuatu jika dikerjakan dengan ikhlas, semua akan terasa nikmat. Menjadi seorang tukang sayur merupakan sebuah anugerah baginya. Hidup dalam kesederhanaan membuatnya menjadi lebih bersemangat untuk menjalani hari-harinya bersama keluarga di dalam ketenangan. (*)

 


Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini..!!!.  Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//    

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
1.752 Mekanik Andal Untuk Mudik Aman dan Nyamanoleh : Rohmah Sugiarti
22-Jun-2017, 14:18 WIB


 
  1.752 Mekanik Andal Untuk Mudik Aman dan Nyaman Presdir PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto (tengah), memakaikan helm kepada mekanik Astra yang bertugas dalam Astra Holiday Campaign (AHC) 2017 didampingi Direktur Independen PT Astra International Tbk Paulus Bambang Widjanarko (kiri), Direktur PT Astra International Tbk Johannes Loman (ketiga
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Tentang Cinta 15 Jun 2017 18:49 WIB

Peran Teritorial dan Babinsa TNI 13 Jun 2017 12:37 WIB

 

 

 

 

 

 

 
Ramadhan 15 Jun 2017 05:55 WIB

 

 

 
Hari Media Social 2017 11 Jun 2017 04:40 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia