KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
InternasionalMantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal Pada Usia 91 Tahun oleh : Danny Melani Butarbutar
25-Feb-2020, 15:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Mantan Presiden Mesir, Hosni Mubarak, tutup usia pada Selasa, 25 Februari 2020. Politikus 91 tahun itu meninggal di rumah sakit El Galaa Kairo. Dia menghembuskan napas terakhir usai perawatan intensif pascaoperasi.

Sebagaimana dikutip BBC, informasi meninggalnya Hosni
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA










 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Opera Afeksi 08 Des 2019 14:27 WIB

Perih Paling Parah 26 Nov 2019 19:35 WIB

 
Menu Aceh Sie Asap Localeco 20 Feb 2020 04:53 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Muallaf Zaman

 
PROFIL

Muallaf Zaman "Now"!
Oleh : | 07-Jan-2019, 18:38:23 WIB

KabarIndonesia - Tonny, sahabat lama saya, karena ia juga dilahirkan di kota yang sama, yaitu Bandung, bahkan dari sejak kecil Tonny sudah bersohib dengan adik saya.

Buat saya, sobat bernama lengkap Tonny Djayalaksana ini adalah Muallaf Zaman "Now". Betapa tidak, sejak 39 tahun yang lampau, hampir selama itu pula Tonny merupakan umat yang selalu manut dan taat menjalani ibadahnya. 

Tonny selalu berjalan sesuai dengan kepercayaan maupun pakem yang telah ditentukan sesuai dengan keyakinannya. Walapun terkadang timbul pertanyaan-pertanyaan kritis saat ia menjalankan ibadahnya; tetapi itu tidak mengurangi spiritualitasnya, karena Tonny merasa bahwa bukanlah wewenangnya untuk menggali secara lebih dalam lagi. Selain itu ia takut PAMALI dan yang paling menakutkannya, bisa-bisa ia nanti masuk Neraka.   

Oleh sebab itu, ia pun merasa lebih baik duduk manis sambil menelan secara "glek" begitu saja sesuai dengan ajaran "mainnstream" yang diterimanya dengan motto: "Silent is Golden".   

Begitulah dia menapaki perjalanan hidupnya, hingga entah kenapa sejak bulan Juni 2018 yang lampau; Tonny merasa seakan-akan mendapatkan "getaran-gertaran Illahi". 

Ia merasa seperti juga terjadi tsunami dalam alam pikiran maupun kalbunya. Getaran-getaran illahi itu pun akhirnya meletus dan timbul dengan sendirinya secara dahsyat menjadi jawaban-jawaban atas apa yang hingga saat itu dicari maupun dibendung olehnya. Memang diakuinya, sejak masa hidupnya cukup banyak pertanyaan yang menggelora batinnya. Misalnya apakah benar Allah itu hanya milik dari umat Muslim saja?  Apakah benar umat Muslim itu merupakan manusia yang terpilih oleh Allah sehingga menjadi manusia yang paling unggul dari semua ciptaan-Nya?  Bakan ia berusaha untuk mendapatkan jawaban atas petanyaan lainnya misalnya: kenapa ia dilahirkan dan tujuannya apa ia dilahirkan ini?   Baginya kemudian, getaran-getaran Illahi dalam jiwanya menjadi buah dari Mujizat Allah. 


Tonny merasa bahwa yang dicari pertanyaan-pertanyaan batinnya selama ini telah terjawab dengan sendirinya oleh bantuan dari getaran-getaran Illahi tersebut.  

Tonny bukanlah dilahirkan sebagai seorang penulis, bahkan dari sejak kecil ia tidak pernah memiliki hobi menulis. Namun dengan adanya getaran-getaran Illahi tersebut, Tonny merasa terpanggil untuk menuangkan seluruh jawaban dari semua pertanyaan-pertanyaan yang ia pendam dalam pikiran maupun hatinya.    

Sangat mengagumkan, hanya dalam kurun waktu belum juga dua minggu Tonny telah mampu dan berhasil menulis buku dengan judul "AKU BERSAKSI ALLAH MAHA NYATA".   

Bahkan setelah itu Tonny merasa bahwa ia telah mendapatkan PANGGILAN untuk melakukan JIHAD - BERJUANG sesuai dengan Sunnah Rasul untuk berjihad melalui DAKWAH tanpa kekerasan.     

Kini, Tonny merasakan telah mendapatkan dorongan yang kuat agar dia bisa lebih sering dan lebih banyak lagi berdakwah melalui tulisannya; dengan sebuah harapan agar manusia meninggalkan kemusyrikan dan kembali kepada aturan Allah, menyucikan kalbu, memberikan pengajaran kepada umat dan mendidik manusia agar sesuai dengan tujuan penciptaan mereka yaitu menjadi khalifah Allah di bumi dengan damai dan saling mengasihi.    

Tonny menyadari sepenuhnya bahwa untuk melakukan JIHAD ini dibutukan pengorbanan maupun keberanian untuk melawan arus.   Jihad adalah satu komitmen atau kontrak dengan Sang Pencipta, yang tidak bisa diputuskan oleh secara spihak saja. Komitment ini berlaku untuk selama hidupnya, maklum tidak ada di dalam kamus; Jihad Part Timer ataupun Jihad Freelance jadi komitment ini bersifat abadi.   

Tonny mulai terpanggil untuk melakukan JIHAD ini pada saat ia akan mengawali usia 70 tahun. Apakah tidak terlambat? Apakah tidak terlalu tua?  Tidak ada kata terlambat, hidup adalah kesempatan.

 
Nabi Musa mulai "berjihad" dalam usia 80 tahun. Ia membawa umat Israel meninggalkan Mesir menuju ke tanah perjanjian selama 40 tahun lamanya. Jihad melalui padang pasir, tanpa makanan, minuman maupun pakaian hanya dengan modal iman yang ia dapatkan untuk melaksanakan JIHAD ini.    

Semoga Tonny sang Muallaf Zaman "Now", juga mampu dan bisa melakukan jihadnya sama seperti Nabi Musa. Jika Alah mengizinkan untuk 30 tahun mendatang sampai Tonny menginjak usia 100 th. Saya turut mendoakan agar Tonny dikuatkan dan dapat menyelesaikan jihadnya dengan baik sesuai dengan keyakinannya. Amin .(*)                  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababanoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
04-Jan-2020, 04:31 WIB


 
  Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababan Artis papan atas, Judika Sihotang, menyedot ribuan pengunjung dalam acara hiburan terbuka Old and New 2020 yang dikemas oleh Pemkab Tapanuli Utara di lapangan Serbaguna Tarutung, Kamis (2/1) malam. Massa membludak di lokasi sehingga pengunjung berdesakan di lapangan. Bupati Nikson
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia