KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PendidikanIndonesia Memanggil 8348 Putra-Putri Terbaik Bangsa Mengisi 8 Sekolah Kedinasan oleh : Syaiful Safril
07-Mar-2017, 16:49 WIB


 
 
KabarIndonesia. com,- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi merilis pengumuman Nomor: 125/S.SM.01.00/2017 tanggal 1 Maret 2017 Tentang Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni pada Kementerian Lembaga/Lembaga yang Mempunyai Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2017.

Seperti dilansir dari laman website Kemenpan
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Walau Satu Detik Bersama Tuhan 10 Mar 2017 04:05 WIB

Kelamnya Februariku 03 Mar 2017 08:33 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PROFIL

KATA BIJAK: Saya Pilih Rakyat, Rakyat Pilih Saya
Oleh : Frans Ign Bobii | 23-Des-2008, 13:04:18 WIB

KabarIndonesia - Paulus Bobii dilahirkan di Pueta, 24 Desember 1960, adalah anak ke-5 dari pasangan dari Tedouby Bobii dan ibu Teresia Waine. Dia menyelesaikan Sekolah Dasar YPPK Itouda tahun 1974. Lantas melanjutkan sekolah Menengah Pertama (SMP) YPPK St Fransiscus Epouto tahun 1977.

Pada tahun berikutnya, ia melanjutkan studinya di Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Teruna Bakti Waena dan menamatkan pada tahun 1981.  Selama menjadi siswa di SPG, dia juga dipercayakan sebagai Sekretaris OSIS SPG. Setelah menamatkannya, melanjutkan studinya di sekolah Tinggi Fajar Timur (STFT) Fajar Timur Abepura.

Sebagai generasi muda jiwa berorganisasi terus menggema dalam, di masa kuliahnya di sekolah filsafat ini dipercayakan oleh rekan-rekan mahasiswanya untuk mengurus organisasi Senat Mahasiswa. Berdasarkan pengalaman  semasa SPG diapun mengembang sebagai tugasnya sebagai Sekretaris SEMA. 
  
Sebagai sekolah pelayan umat (gereja) dalam benak tertumbuh sikap membelah keadilan bagi rakyatnya. Ada sejumlah  kegiatan semasa kuliahnya. Di mana ia mencetus agenda-agenda pembaharuan bagi  rakyat Papua terutama  melalui kajian-kajian ilmiah (seminar-lokakarya).

Drs Paul Bobii, usai menamatkannya pada tahun 1984 dia ditugaskan sebagai  pelayan umat  di Paroki, Kimbim, Wogii Wamena 1988-1990. Selanjutnya dipindahkan di perbatasan RI-PNG  tepatnya di Paroki St Wilibrodus Arso Kabupaten  Keerom.

Sebagai petugas gereja dia juga menaruh perhatian lebih pada perkembangan pendidikan.” Saya lihat waktu itu pendidikan di sana lumpuh  akibat kondisi daerah yang selalu menjadi sasaran daerah territorial,”papar. Di daerah yang terisolir karena kondisi petugas gereja terus berjuang. Sejumlah sekolah yang dilakukan bersama umatnya adalah membangun SD, SMP dan sarana paroki  bekerjasama dengan PT Perusahaan Kelapa Sawit.  Dalam upayanya membangun sejumlah sarana ini membutuhkan waktu dan tenaga. 

Dalam proses  membangun daerah ini,  cukup mengalami gangguan terutama oleh kelompok manusia yang hidup dihutan dan dinilai musuh Negara Indonesia. Di era Orde Baru ini, pembangunan juga cukup dihadapkan pada suatu hambatan mentalitas, dimana kondisi itu mempengaruhi perkembangan program gereja yang  sudah ditetapkan  itu. Jumlah umat sangat sedikit. Hampir seluruh umat   mengungsi akibat gejolak antara pemerintah Indonesia dan TPN/OPM. 

Kondisi daerah bukan persoalan oleh dorongan Ruh Kudus rencanapun menjadi nyata. Darah berorganisasi terus membatin tahun 1997 dia mengalihkan profesinya untuk berpacu dalam dunia berpolitik. Di tahun yang sama meninggalkan tugasnya sebagai pelayan umat di Arso Keerom, dan hijrah ke Nabire.  Di Nabire dia terus berpacu dalam dunia politik  terutama di Partai Golkar DPC Nabire sebagai Sekretaris Partai, dalam  Musda yang bergelar tahun 1998. pada tahun sama juga dicalonkan sebagai salah satu calon legislatif perwakilan Lembah Kamuu. 

Pada pemilihan calon legislative dia terpilih salah satu anggota legislative kabupaten Nabire. Setelah terpilih sebagai  wakil rakyat dirinya lebih melihat berbagai persoalan secara obyektif. Wakil rakyat memang berat dimana harus memperjuangkan kepentingan rakyat.

Keinginan untuk menyuarakan kehendak rakyat terus membatin, pada tahun 2004 dia juga dicalonkan kembali melalui Partai Golkar. Ternyata mendapat simpati dihati, nyatanya terpilih kembali pada priode ke-2 tahun 2004-2009. pada priode ke-2 dengan diberlakukannya peraturan pemerintah tentang badan kehormatan, maka beliau dipilih sebagai ketua Badan Kehormatan Dewan. Pada akhir penghujung masa jabatan Bupati AP Youw, tentunya  mencari penggantinya.

Dalam buruan politik untuk merebut kekuasaan Nabire yang ketat, maka Dianus Y Youw memilih Paulus Bobii untuk mendampingi sebagai calon wakil bupati. Menurut Dianus, dirinya bersama pasanganya lebih memilih rakyat untuk dipilih dalam kanca politik pilkada didasari oleh sejumlah prinsip yang tak dimiliki oleh kandidat lain.

Jika dipilih oleh rakyat maka dalam membangun daerah ini akan berjalan dengan baik. “ Kami dua memilih mengunakan dukungan suara dari rakyat karena kami ingin membangun rakyat tanpa kontrak politik dengan siapapun.   (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com
                                          

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Jet VIP Puspenerbad TNI AD 19 Mar 2017 06:31 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Berdoa untuk Perdamaian Dunia 11 Mar 2017 19:07 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia