KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKemnaker Beri Contoh Ruangan Laktasi dan Daycare Ideal Bagi Perusahaan BUMN dan Swasta oleh : Rohmah Sugiarti
21-Aug-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia – Tepat sehari setelah hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 (18/8), Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, meresmikan Taman Penitipan Anak dan Ruang Laktasi yang dibangun di lantai M Gedung B, Gedung Kementerian Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Cindai 19 Aug 2017 19:43 WIB

Lirih Rindu 19 Aug 2017 19:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Belajar Yong Moo Do Dengan Benar Hasilnya Akan Cantik

 
PROFIL

Belajar Yong Moo Do Dengan Benar Hasilnya Akan Cantik
Oleh : Stanley Teguh | 11-Okt-2016, 11:09:25 WIB

KabarIndonesia-Bandung, Cabang olah raga Yong Moo Do di eksebisi PON XIX 2016 Jawa Barat telah sukses di gelar pada tanggal 23-25 September 2016 lalu, menyisakan prestasi, kebanggaan, cerita dan heroisme atlet yang ikut berlaga dari kontingen peserta juga tentang suasana dan sejuknya kota Bandung.

Untuk diketahui, Yong Moo Do adalah cabang olah raga beladiri termuda yang hadir di Indonesia, dan sekarang merupakan beladiri yang wajib dikuasai oleh kalangan militer di Indonesia, terutama di TNI Angkatan Darat (AD). Berasal dari Korea pada era 90-an, Yong Moo Do terus berkembang ke seantero dunia, termasuk ke Indonesia pada sekitar tahun 2008.

Pada tahun 2016 ini beladiri Yong Moo Do di bawah payung organisasi Federasi Yong Moo Do Indonesia (FYI) berhasil ikut serta pada eksibisi multi event empat tahunan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX, dan di PON XX tahun 2020 yang akan datang di Papua beladiri Yong Moo Do menjadi salah satu cabang olah raga yang dipertandingkan resmi di bawah naungan KONI dan PB PON.

Terdapat sekitar 270 atlet yang berlaga di eksebisi Yong Moo Do PON XIX, ada dua orang atlet yang berhasil menorehkan prestasi menyabet medali dan berkenan membagikan pengalamannya yakni, "Yong Moo Do adalah gabungan dari beberapa ilmu beladiri seperti Judo, Tae Kwon Do, Apkido, Ssirum, dan Hon Sin Sul", terang peraih medali di Kelas Bebas 90 Kg, Sutrisno. Petarung dari provinsi Banten ini mengatakan, "Seni beladiri Yong Moo Do relatif lebih efektif dan efisien, karena paduan teknik beladiri Yong Moo Do sudah lengkap untuk bisa melemahkan lawan, namun demikian petarung Yong Moo Do harus mempunyai motivasi dan semangat yang kuat untuk bisa menguasai teknik-tekniknya", terang Sutrisno. Lebih jauh, Sutrisno berpesan bahwa pelatihan dan pembinaan dasar harus terus di asah, bila melalui proses yang baik hasilnya pun akan baik untuk raihan prestasi.

Riska Ayu, atlet putri peraih medali di cabor Yong Moo Do kelas <60 kg asal Sumatera Selatan lulusan Akademi Keperawatan ini pada pewarta Kabar Indonesia menjelaskan bahwa dirinya berharap agar beladiri Yong Moo Do bisa menyebar luas di kalangan masyarakat Indonesia, "Yong Moo Do mungkin terlihat seperti beladiri yang keras, namun sebetulnya tidak seperti yang orang kebanyakan bayangkan, Yong Moo Do selain mengajarkan tentang teknik beladiri juga mengajarkan tentang kerendahan hati dan kebijaksanaan serta menumbuhkan watak patriotisme", jelas Ayu, "Secara umum untuk kondisi sekarang, terutama wanita yang sering beraktifitas baiknya menguasai teknik beladiri untuk berjaga-jaga dari kemungkinan yang tidak diharapkan diluaran", tambah Ayu. Filosofi Riska Ayu selama berlatih beladiri Yong Moo Do adalah,"Belajar teknik beladiri Yong Moo Do dengan benar, hasilnya akan cantik", ujar Riska Ayu sambil mengembangkan senyumnya yang manis. 

Keduanya bahkan semua masyarakat Yong Moo Do di Indonesia kini bisa sama-sama berbangga, karena saat Pembukaan pertandingan eksibisi Yong Moo Do di PON XIX Jawa Barat tepatnya di DisJas TNI AD Cimahi, di awali dengan peragaan beladiri Yong Moo Do oleh siswa-siswi dari SMA Efarina Simalungun. Hal ini menjadi bukti bahwa Yong Moo Do telah memasyarakat, dan ini menjadi momentum bahwa beladiri Yong Moo Do merupakan ilmu beladiri yang bisa dipelajari oleh siapapun. Terlebih beladiri Yong Moo Do telah resmi dipertandingkan menjadi salah satu cabang olahraga di PON XX tahun 2020 di Papua yang menentukan peringkat perolehan medali untuk kontingen, jadi terbuka kesempatan untuk membuka prestasi baru pada olahraga Yong Moo Do ini. ***

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini. Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Beda Hemat dan Pelit 15 Aug 2017 02:01 WIB

 

 

 

 

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia