KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HiburanAmazing Art World Hadir Ramaikan Wisata Gambar Tipuan Mata di Indonesia oleh : Stanley Teguh
09-Jan-2017, 05:38 WIB


 
 
Amazing Art World Hadir Ramaikan Wisata Gambar Tipuan Mata di Indonesia
KabarIndonesia - Bandung, Saat ini tidak hanya K-Pop yang menjadi trend hiburan di dunia dan di Indonesia, namun para seniman Korea di era digital ini mulai memunculkan seni lukis modern yang cenderung akan membuat demam baru di
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Yang Maha Mendengar 17 Jan 2017 15:26 WIB

Senyuman Sedu Dibalik Hujan 16 Jan 2017 19:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Resep Bakso Ikan Tenggiri 27 Des 2016 13:53 WIB

 

ANDRE SETIAWAN INDRA, ST: Soft Skill Mengatur Perilaku Manusia

 
PROFIL

ANDRE SETIAWAN INDRA, ST: Soft Skill Mengatur Perilaku Manusia
Oleh : Netherlands | 12-Jan-2016, 22:28:19 WIB

KabarIndonesia - Andre, demikian sehari-hari ia disapa sahabat dan koleganya. Lelaki kelahiran Bandung hampir 40 tahun silam ini merupakan lulusan sarjana tehnik yang saat ini aktif mengajar sebagai dosen di Sekolah Tinggi Manajemen dan Informatika (STMIK) & Politeknik Komputer Niaga LPKIA (Lembaga Pendidikan Komputer Indonesia Amerika), Bandung, Jawa Barat. Walau berlatar belakang pendidikan teknik yang berbasis hard-skill, namun praktisi hipnoterapi ini justru lebih banyak menekuni dunia ilmu soft-skill.

Soft-skill menurut Andre, merupakan suatu kemampuan, bakat, atau keterampilan yang ada di dalam diri setiap manusia yang dilakukan dengan cara non teknis, tidak berbentuk atau tidak kelihatan wujudnya. “Soft-skill tercermin dari sifat, karakter dan sikap seseorang dalam merespon lingkungannya. Contoh kongkritnya seperti kemampuan mengendalikan emosi, mampu menerima nasehat atau pendapat orang lain, pandai mengatur waktu, dan selalu berpikir positif,” tuturnya saat disambangi di kediamannya di bilangan Kampus LPKIA, Jl. Soekarno-Hatta, Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40266, Minggu, 10 Januari 2016 lalu.

Selain itu, lanjut bapak dua anak ini, dalam interkasi dengan lingkungannya, seseorang yang memiliki soft-skill yang baik dapat terlihat dari kemampuannya berhubungan, berkomunikasi dan bersinergi dengan orang lain. “Orang yang memiliki soft-skill yang memadai dapat bekerjasama dengan orang lain, dengan kelompok lain, dan memiliki rasa toleransi yang tinggi terhadap perbedaan di antara sesamanya. Intinya, soft-skill dapat mengatur perilaku seseorang,” imbuhnya.

Saat ditanyakan tentang mata kuliah yang diajarkan di LPKIA, Andre menjelaskan bahwa ia mengampu mata kuliah Human Relations yang amat terkait dengan pekerjaan Public Relations. Ketertarikannya dalam dunia ‘hubungan masyarkat’, menurutnya karena setiap mahasiswa perlu memaksimalkan peran potensi soft-skill yang mereka miliki dalam dirinya. “Public Relations atau Human Relations adalah soft-skill, banyak sekali orang-orang yang ahli dalam bidang hard-skill atau pengetahuan dan keahlian, tetapi dalam bidang soft-skill, mereka kurang. Inilah yang membuat saya tertarik untuk bekerja di LPKIA sebagai dosen HR,” katanya.

Pemegang sertifikat lulusan dari Dale Carnegie Training ini sungguh bangga dengan pekerjaannya sebagai dosen HR di kampusnya. Ia memastikan bahwa materi soft-skill sebagai mata kuliah wajib bagi setiap mahasiswa hanya ada di LPKIA. “Saya sangat bangga bekerja di LPKIA karena Soft-skill yang menjadi materi di LPKIA sangat luar biasa dan materi Soft-skill tidak pernah ada di perguruan tinggi manapun, hanya ada di LPKIA,” ucap pria yang dinaungi bintang Libra ini.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, Andre tidak main-main. Ia menetapkan berbagai target yang harus dicapai. Semua tahapan pembelajaran dilakukan dengan satu harapan pasti ingin menularkan ilmu Sot-skill yang dimiliki kepada mahasiswanya. “Target saya adalah saya sangat ingin sekali memberikan kepada para mahasiswa-mahasiswi, apa yang sudah saya pelajari dalam bidang Soft-skill. Walaupun skill-skill yang sudah saya pelajari hanya se-titik, tapi harapan saya dengan se-titik yg sudah saya pelajari saya bisa menularkan titik-titik itu kepada orang lain sehingga nanti akan bisa menjadi titik yang besar,” katanya penuh semangat.

Suka dan duka selalu menyertai Andre dalam kesehariannya mengajar HR. Pria berkulit pulih cerah ini menyampaikan bahwa kebahagiaan terbesar dalam tugas adalah ketika ia mampu menginspriasi mahasiswanya untuk memperbaiki perilaku melalui materi Soft-skill yang diajarkannya. Sebaliknya, duka paling mendalam adalah ketika ia gagal mendorong mahasiswanya melakukan perubahan tingkah-laku dan mencapai impian-impian mereka.

“Suka-nya adalah ketika saya mampu dan berhasil merubah sikap dan perilaku mahasiswa-mahasiswi LPKIA, sehingga pada akhirnya mereka bisa mencapai target-target yang mereka inginkan. Duka-nya adalah ketika saya tidak berhasil dalam merubah sikap dan perilaku mereka, apalagi sampai membuat mereka gagal dalam mencapai target-target mereka,” urai lulusan NLP Neuro Language Programming Training Level 1 s/d 5 itu.

Sebagai seorang idealis, Andre juga tidak muluk-muluk dalam pekerjaannya. Ketika ditanya apa legasi yang ingin diperbuat dan tinggalkan selama menjalani tugas di LPKIA, ia menjawab singkat untuk melakukan tugas dengan sebaik-baiknya. “Saya hanya ingin melakukan tugas dengan baik, dengan tidak mengecewakan orang-orang yang sudah memberi dukungan terhadap saya,” katanya.

Sebagaimana kebanyakan orang, Andre yang mahir mengobati dengan metode hypnotherapy healing ini juga memiliki kenangan dengan orang-orang terdekat, sebagai pemberi warna paling berkesan di sepanjang hidupnya. Ada tiga sosok penting dalam hidup Andre, yakni papanya, om dan tantenya. “Peristiwa penting yang tidak terlupakan adalah ketika saya ditinggalkan oleh Mamah karena beliau telah meninggal, lalu sekarang hanya ada 3 orang yang membuat saya tidak akan pernah lupa yaitu: Papah (Rudy Setiawan) karena beliau selalu memberikan masukan-masukan yang baik, dan cara penyampaian Papah tidak seperti orang tua terhadap anak, tapi seperti terhadap teman dan itu yang membuat saya sangat bangga kepada Papah saya. Orang yang berikutnya adalah Om saya (Paulus Tamzil) dan Tante saya (Lita Tamzil), sejak kehilangan Mamah, saya sudah menganggap mereka sebagai orang tua saya sendiri, karena mereka yang selalu mendukung saya dalam hal apapun, memberikan pengalaman-pengalaman, memberikan nasihat, dan lain-lain,” demikian Andre.

Selain sibuk membantu pengelolaan kanti kampus di LPKIA, Andre banyak mengisi waktu senggangnya dengan berolahraga. Pada berbagai kesempatan, ia juga rajin mengikuti seminar, diskusi-diskusi, dan pelatihan-pelatihan dalam rangka terus menambah pengetahuan, wawasan serti untuk mengikuti perkembangan jaman. “Waktu senggang sering saya gunakan untuk olah raga (gym), atau mengikuti training-training yang belum pernah saya ikuti,” imbuh bapak yang pernah mengikuti pelatihan Re-Creating Your Public Speaking ini.

Untuk generasi muda dan remaja, ia sempat menitipkan pesan singkat agar jangan pernah berhenti belajar dan berkata ‘tidak bisa’ sebelum mencoba. “Jangan pernah berhenti belajar, jangan pernah mengucap tidak bisa sebelum melakukan, dan percaya bahwa kita mampu menciptakan hal-hal yang luar biasa,” pungkasnya. (AL)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016oleh : Eliyah Acantha Manapa
08-Jan-2017, 13:46 WIB


 
  Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016 Seekor Kerbau yang badannya dilukis pada Toraja National Art Festival 2016. Kegiatan Toraja National Art Festival ini dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2016 hingga 3 Januari 2017.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Jakarta Butuh Pemimpin Baru! 11 Jan 2017 11:35 WIB

 

 

 

 

 

 
 

 
 
 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia