KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Jakarta,  Saat ini Indonesia dalam keadaan darurat ekologis yang mengancam kelangsungan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Karena itu Walhi bersama rakyat pengelola sumber daya alam, organisasi masyarakat sipil, dan unsur lainnya mendesak pemerintah kini dan ke depan menjalankan dan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Jatuh Cinta Kepada Telaga 26 Nov 2017 11:31 WIB

Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Waktu untuk Anak
Oleh : Hendra Sugiantoro | 29-Des-2012, 11:25:05 WIB

KabarIndonesia - Tahun 2012 perlahan akan berakhir. Marilah kita bertanya, apakah anak kita memperoleh waktu yang berharga ketika bersama kita? Begitu beragam kesibukan kita sebagai orangtua. Kita yang setiap saat bekerja kerapkali kesulitan sekadar menanyakan perkembangan anak di sekolah.

Kita yang bekerja masuk pagi pulang sore acapkali abai mendampingi anak belajar atau memotivasi anak menuntut ilmu. Kita melulu berkutat mengurusi bisnis seolah-olah alpa ada kebutuhan emosional dan spiritual yang anak butuhkan. Kita beranggapan anak hanya perlu kecukupan uang. Sekadar memberikan kesempatan bagi anak berbagi rasa, kita pun lupa. Hari libur malah kerapkali tetap kita jejali dengan urusan yang tak bersentuhan langsung dengan anak.

Sejatinya anak kita memerlukan kehadiran kita. Ada rasa yang hendak dibagikan anak agar kita memahami dan ikut merasakannya. Memang ada yang mengatakan bahwa kualitas perjumpaan lebih penting ketimbang kuantitas perjumpaan, namun anak tetaplah anak. Anak kita mungkin bisa terbiasa dengan ketidakberadaan kita. Namun, secara naluriah, tutur Nur Faizah Rahmah (2011), anak pastilah akan lebih memilih untuk tetap bersama dengan kedua orangtuanya lebih lama ketimbang bersama orang lain.            

Sebagai anugerah Tuhan, anak tak cukup hanya diberi makan, disekolahkan, dan dibesarkan. Kita dituntut mendidik anak. Anak membutuhkan kebersamaan dengan kita. Anak memerlukan perhatian, kasih sayang, kepedulian, penghargaan, empati, keteladanan, motivasi, dan semacamnya. Kita perlu mendidik anak kita dengan membersamai hari-harinya berproses dalam perkembangan dan pertumbuhan. Kehilangan waktu dan kesempatan untuk mendidik anak dengan benar melalui pembagian waktu yang cukup bagi anak, ujar Parlindungan Marpaung (2007), hanya akan membuahkan penyesalan di hari tua.

Pastinya kita dinantikan Tuhan untuk mendidik anak kita menjadi shalih atau shalihah. Mendidik anak kita adalah tanggung jawab kita, bukan tanggung jawab orang lain. Pertanggungjawaban kepada Tuhan. Wallahu a'lam. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia