KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahJokowi Duduk Bersama Korban Gunung Sinabung oleh : Jenda Bangun
17-Okt-2017, 02:24 WIB


 
 
KabarIndonesia - Tanah Karo, Inilah potret kebersahajaan Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja ke Tanah Karo, Sumatera Utara, Sabtu (14/10). Jokowi masih sempat menghampiri rumah keluarga korban gunung Sinabung, Pak Surbakti. Mereka duduk di kursi depan rumah, bertiga dengan isteri
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Maraknya Pencurian di Kampus 17 Okt 2017 01:31 WIB


 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 
 
OPINI

Tentang Cinta
Oleh : Ilus Trian Dayano | 15-Jun-2017, 18:49:00 WIB

KabarIndonesia - Dua sepasang kekasih yang dimabuk cinta, hati mereka akan diangkat jauh ke atas. Bila mereka sangat-sangat dimabuk oleh cinta, hati mereka akan diangkat lebih jauh menjulang ke atas. Oleh karena itu, bila ada salah satu yang menyakiti, maka dia akan merasakan sakit hati yang menyesakkan. Karena hatinya terjatuh dari ketinggian yang luar biasa. Analoginya, bagaikan orang yang jatuh ke jurang yang teramat dalam, dari pohon nun tinggi.

Sederhananya, kalau kamu lemah dan pasanganmu pun lemah, janganlah menyerah. Penyelesaian akhir bukan dengan mengambil cara klasik, menghentikan kisah cinta cukup di waktu itu. Bukan pula melalui kemarahan yang luar biasa karena dia tidak bisa memberi waktu bahagia. Bila semua itu terjadi, sama halnya kamu mendorong dia hingga masuk ke jurang yang teramat dalam. Dia akan merasakan sakit yang menyesakkan.

Ada hal menarik, bila membahas tentang sebuah 'kemarahan'. Kita sering melihat sepasang kekasih, salah satu dari mereka terkena hantaman kemarahan. Menariknya, dia meluapkan kemarahan dengan sebuah teriakan. Secara logika, kita pasti bertanya-tanya, mengapa harus dengan teriakan? Mereka juga saling berdekatan, bicara dengan nada semestinya pun bisa. Bagi dia, hal itu tidak bisa. Karena hati mereka saling berjauh-jauhan. Untuk menempuh jarak yang jauh, dia harus berteriak agar perkataannya dapat terdengar. Semakin marah, akan semakin keras teriakannya, karena jarak kedua hati semakin menjauh.

Sebaliknya, di saat dua insan yang saling mencintai, mereka tidak saling berteriak antara satu dengan yang lain. Mereka berbicara dengan lembut, karena hati mereka berdekatan. Bila hati mereka semakin dan semakin dekat, mereka tidak lagi bicara. Hanya mengutarakan sebuah bisikan dalam kasih sayang. Pada akhirnya mereka bahkan tidak perlu berbisik, mereka cukup hanya dengan saling memandang. Sedekat itulah sepasang kekasih yang menumbuhkan cinta dan yang terkasih.

Yang lebih menarik, bila mereka saling mencintai, mereka tidak akan pernah selesai untuk saling mendoakan. Itu yang dibutuhkan ‘cinta'. Cinta bukan tentang perpisahan, cinta tidak memiliki kisah akhir walau salah satu dari sepasang kekasih lemah. Cinta adalah tentang doa.(*)   

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pesona Tahun Ketiga Hong Kong Cyclothon 2017oleh : Rohmah Sugiarti
12-Okt-2017, 06:52 WIB


 
  Pesona Tahun Ketiga Hong Kong Cyclothon 2017 Hong Kong Cyclothon kembali di tahun ketiga, tepatnya pada hari Minggu, 8 Oktober kemarin. Diikuti sekitar 5.000 pesepeda dari seluruh pelosok dunia. Tujuh belas tim balap profesional akan berlaga di UCI Asia Tour Class 1.1 Road Race pertama di Hong
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia