KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 
 
OPINI

Senjata Dikembalikan Warga, Bukti TNI Dipercaya
Oleh : Iin Suwandi | 01-Mar-2017, 03:57:16 WIB

KabarIndonesia,- Beredarnya senjata api di wilayah perbatasan Indonesia kerap menimbulkan persoalan yang tak kunjung usai. Bagaimana tidak, senjata akan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan intimidasi kepada rakyat dan pada aparat, bahkan dipakai sebagai alat melenggangkan aksinya untuk meraup keuntungan dan kepentingan kelompok.         

Kelompok yang menguasai senjata api seperti di wilayah perbatasan Papua konon kabarnya digunakan untuk menjaga diri. Namun jika senjata itu jatuh ke tangan orang jahat pasti akan digunakan untuk hal-hal yang dapat membahayakan dan mengancam keselamatan bangsa dan negara. Kita patut bersyukur dengan adanya penugasan TNI di perbatasan seperti di Papua. TNI berhasil melakukan pendekatan persuasif kepada pemilik senjata illegal sehingga pemilik senjata illegal tersebut dikembalikan kepada anggota TNI yang sedang bertugas di perbatasan Papua.

Sebagaimana yang banyak dilansir oleh berbagai media beberapa waktu yang lalu, Satgas Pamtas Yonif Para Raider 330 yang berada di Pos Bupul 13 kembali memperoleh 1 (satu) pucuk senjata api jenis Revolver beserta 1 (satu) butir munisi. Senjata api beserta munisi ini diperoleh dari salah satu warga di Kampung Kirely, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua, Senin (20/2).
Perlu kita ketahui bahwa suatu daerah yang terpencil di perbatasan Papua seperti di Kampung Kirely merupakan salah satu Pos pelintas batas tidak resmi dan dulunya pernah diserang oleh OPM yang mengakibatkan hampir seluruh warganya meninggalkan tempat tinggal mereka.
Kita patut salut atas tindakan yang dilakukan oleh aparat TNI yang bertugas di wilayah perbatasan Papua. Aparat Tentara tersebut rutin melakukan kegiatan berupa pembersihan yang dilakukan bersama-sama dengan masyarakat di lingkungan sekitar Kampung.  Sehingga masyarakat di wilayah perbatasan Papua akan menjadi daerah yang aman dari gangguan separatis yang hendak mendirikan negara dalam negara. 

Dengan adanya pengembalian senjata tersebut adalah bukti bahwa TNI di perbatasan Papua telah dipercaya sebagai aparat yang dapat mengayomi mereka.

Menurut infonya kronologis penyerahan senjata ketika  pada saat kerja bakti yang dilaksanakan. Disalah satu Gereja tempat pelaksanaan kerja bakti  tepatnya di Kampung Kireli, salah seorang warga bernama Albertus didampingi oleh Kepala Kampung Kirely Wiyono mendatangi Serka Rahmat Junaedi selaku Danpos Bupul 13 dengan maksud menyerahkan sepucuk senpi beserta munisi. Albertus mengungkapkan bahwa, senjata api (senpi) tersebut dimilikinya hanya sebatas untuk menjaga diri, bukan untuk ikut bergabung menjadi simpatisan OPM.  Saat ini dirinya sudah tidak lagi membutuhkan senpi tersebut dikarenakan sudah merasa aman dengan adanya kehadiran Satgas TNI.
Oleh karena itu kita berharap kepada aparat TNI AD yang bertugas di wilayah perbatasan agar apa yang dilakukan selama ini harus tetap dipertahankan. Yang baik tentunya ditingkatkan lagi agar simpati rakyat terus mengalir dan terus bersinergi bersama untuk menjaga perbatasan.

Dukungan rakyat rakyat kepada TNI sudah pasti akan bermanfaat. Sebab jika rakyat dan TNI bersatu maka musuh akan dapat dikalahkan. Bahu membahu dalam mewujudkan wilayah perbatasan maka akan tercipta situasi dan kondisi  yang aman dari rongrongan kelompok separatis.***; *)    

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia