KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Rumus Menjadi Penulis Sukses Ala PMS
Oleh : Dliyaul Fuadah | 10-Nov-2017, 03:52:18 WIB

KabarIndonesia  - Menulis merupakan aktifitas yang melibatkan fisik, psikis dan mental. Berangkat dari asumsi-asumsi yang berkembang dikalangan masyarakat Indonesia, bahwa menulis itu kegiatan yang luar biasa susah, menulis itu biasa saja, dan ada juga yang berpendapat bahwa menulis itu mudah. Asumsi diatas keluar tergantung dari pengalaman-pengalaman seseorang dalam menulis dan karya yang pernah dihasilkan. Nyatanya kegiatan menulis tidak akan pernah mati meski perkembangan teknologi semakin maju, tulisan atau buku akan tetap diminati dari berbagai kalangan usia, dan para penulis tidak akan punah selama ilmu pengetahuan terus berkembang.
Sebelum seseorang terjun dalam dunia kepenulisan, sebaiknya para penulis mengetahui berbagai hal yang berkaitan dengan dunia kepenulisan, petuah-petuah kepenulisan yang patut dipelajari oleh seorang penulis pemula yang sedang mengawali dirinya dalam menggeluti dunia perbukuan dan terdap tips and trik menjadi seorang penulis sejati. Berikut ini akan disajikan terkait dengan dunia kepenulisan seperti dirangkum dalam buku PMS “Petuah Menulis Sukses”.
Alasan-alasan menulis yang ada di duniaBanyak dari seorang penulis yang terjun dalam dunia kepenulisan dikarenakan beberapa alasan yang melatar belakangi mereka. Diantaranya karena aktifitas menulis menghasikan uang, hal ini terjadi apabila buku yang diterbitkan memproleh predikat best seller yang kemudian dicetak dalam jumlah banyak untuk memenuhi permintaan pasar. Menulis karena untuk memperoleh eksistensi, mencari popularitas, atau sekedar hanya untuk menaikkan pangkat, serta menulis untuk terapi, untuk menyimpan kenangan, dan menulis karena cinta atau sebuah hobi serta menulis karena suatu ibadah.
Bagaimana menjadi seorang penulis sejati?
Seorang penulis dalam menulis akan merasakan yang dinamakan titik jenuh, dimana mereka akan merasakan kebosanan, susah, dan jenuh dalam menulis. Sebelum menginjak keranah menjadi seorang penlis sebaiknya seseorang mengetahui bagaimana menjadi seorang penulis sejati. Menjadi seorang penulis sejati tidaklah muda mereka harus memiliku kesabaran, keteguhan dan kekuatan mental, serta penulis harus jeli dalam menghadapi pasar industri perbukuan.
Selain itu penulis harus menumbuhkan rasa cinta terhadap aktifitas menulis, baik dengan paksaan atau terdapat hal yang menuntut seseorang untuk menulis, karena menulis atas dasar cinta akan membuat aktifitas menulis bukan lagi perkara susah sebab mencintai bukan hal yang melelahkan.
Dengan demikian seorang penulis harus dapat memenejemen diri. Terutama penulis harus mempunyai target-target dalam aktifitas sehari-hari untuk meghasilkan sebuah karya tulisan apik. Terdapat trik yang dilakukan penulis buku yaitu istiqomah dalam 15 menit, yaitu 15 menit pertama memulai menulis dan jangan beranjak pada tulisan lain, apabila menit pertama ini tidak merasakan kebosanan maka tambahlah menjadi 30 menit, 45 menit dan seterusnya. Dengan demikian maka akan terbiasa dan otak akan dapat mensugesti dengan sendirinya bahwa menulis selama 15 menit itu hal yang mudah. Akan tetapi apabila 15 menit pertama tidak berhasil maka turunkan menjadi 10 menit saja.
Penulis mampu menumbuhkan imajinasi yang mendekam
Ilmu pengetahuan lahir dalam kehidupan nyata karena adanya imajinasi para ilmuwan. Dalam dunia kepenulisan imajinasi merupakan salah satu aspek terpenting yang tidak dapat dihilangkan saat menulis, dimana imajinasi dapat menjadikan penulis sebagai tuhan dalam mewujudkan dan menciptakan karakter-karakter tokoh dan dapat membentuk jalinan kisah-kisah dalam tulisannya. Berdasarkan pengalaman penulis dalam mengembangkan imajinasinya yaitu dengan memberikan ruh pada setiap karakter atau membayangkan bahwa karakter itu seolah hidup disekitar kita, dengan menggambarnya, atau bahkan menggunakan tokoh yang hidup dalam kehidupan nyata sebagai referensi, saat bingung langsung menulis untuk dapat menumbuhkan imajinasi dengan mudah.
Menyinkronkan hati dan fikiran
Menulis aktifitas yang tidak hanya membutuhkan kerja otak dan imajinasi para penulis saja, namun juga hati dalam menjalankannya. Apabila seorang penulis dapat menyinkronkan antara otak dan hati diyakini dapat dengan mudah menyampaikan gambaran tulisannya kepada hati para pembaca. Terkadang saat menulis suasana hati tidak sinkron dengan latar suasana yang akan ditulis, seperti menulis kejadian dengan setting sedih, buat terlebih dahulu hati merasakan kesedihan yaitu dengan menonton film-film ber-genre sedih atau mendengarkan musik-musik sedih saat menulis. Selain itu, saat menulis dapat dengan membayangkan bahwa hal-hal yang ditulis nyata dalam kehidupan, atau dengan mengunjungi tempat-tempat yang settingannya hampir sama dengan tulisan, serta sering membaca buku dan beryoga, maka tulisan akan menjadi lebih hidup dan berwarna.
Memiliki perpustakaan, banyak membaca adalah kunci
Seseorang yang berprofesi sebagai seorang freelancer dan penulis tetap, wajib memiliki perpustakaan karena seorang penulis membutuhkan banyak asupan buku sebagai bentuk referensi untuk tulisannya. Jangan bayangkan bahwa ini adalah perpustkaan yang besar dimana segala koleksi buku berada, disini cukup dengan 10 macam buku saja, seperti kamus bahasa indonesia, kamus bahasa inggris, ensiklopedia, therasaurus, maupun buku- buku dengan istilah-istilah kata yang sulit. Mulai dari sekarang mulailah untuk menabung buku dengan menyisihkan uang jajan atau gaji. Selain itu cara lain yaitu dengan sering mengunjungi perpustakaan yang ada disekitar kita.
Cara survive menjadi penulis
Jalan menjadi seorang penulis tidaklah mudah, masih banyak jalan terjal yang harus dilakui para penulis, diantaranya maraknya para artis menulis buku. Ini merupakan hal yang rumlah terjadi, karena mudahnya mereka merambah pasar penjualan dengan memiliki kekuatan nama beken dan juga fanbase yang solid. Dengan demikian buku-buku hasil karya mereka laris terjual dalam waktu singkat. 
Problematika lain yang sering muncul adalah masyarakat Indonesia yang cepat bosan sehingga menyebabkan penulis hanya memilih satu genre yang sedang booming untuk menulis buku. Selain itu banyak dari masyarakat yang beranggapan bahwa buku yang bagus adalah buku yang terjual laris dipasaran atau best seller. Padahal masih banyak buku-buku yang memiliki kualitas bagus meski tidak laris di pasaran, hal ini terjadi karena adanya peran media yang dapat melambungkan nama seorang penulis dengan begitu mudah.
Untuk menghadapi problematika yang berkembang maka penulis paparkan trik bagi para penulis pemula agar menjadi survive, yaitu dengan self indie publishing atau menerbitkan buku secara pribadi. Melalui jalan ini berarti penulis tidak hanya berperan sebagai penulis saja akan tetapi menjadi penerbit dan menejer terhadap bukunya. Cara kedua yaitu dengan menjadi penulis lepas atau freelence yaitu menulis secara bebas tidak terikat pada satu klien saja, serta mendapatkan royalti atau bayaran sesuai dengan kesepakatan.

Buat diri menjadi eksis
Eksis disini bukan sekedar terkenal karena sensasi yang kita timbulkan, sebaliknya dalam dunia kepenulisan eksis sendiri diartikan dengan menjual karya tulisannya yang menandakan cirikhas dirinya dengan tetap menulis dan menjaga kualitas tulisan agar tetap menarik peminat pembaca. Selain itu penulis pandai memanfaatkan media sosial dalam melakukan pemasaran karya tulisnya baik melalu blog-blog pribadi atau orang lain, atau melalui lomba-lomba kepenulisan. Cara lain agar seorang penulis dapat eksis yaitu dengan ikut bergabung dalam organisasi kepenulisan.
Jangan terlena dengan workshop
Coba tanya dalam diri sendiri sudah berapa banyak workshop yang kamu ikuti? Sudah berapa banyak ilmu yang kamu dapat dari workshop? Dan sekarang tanyakan sudah berapa banyak karya tulis baik buku atau artikel yang sudah kamu tulis? Jika kamu sampai detik ini masih belum mempunyai tulisan tapi sudah mengikuti banyak workshop kepenulisan maka patut bagi kamu untuk segera memulai menulis, karena sejatinya aktivitas utama seorang penulis adalah menulis. Trik yang dapat kamu ikuti agar tetap menjadi penulis yang produktif dan tidak menyia-nyiakan waktu hanya dengan mengikuti workshop atau pelatihan kepenulisan. Di akhir acara buatlah komitmen untuk menuliskan hasil workshop atau pengalaman selama mengikuti workshop kedalam sebuah tulisan, kemudian unggahlah tulisan tersebut kedalam blog pribadi atau dikirim ke situs online.
Bangunlah para pejuang pena, percaya dirilah!
Apakah sekarang kamu sudah percaya diri bahwa kamu bisa menulis dan menjadi seorang penulis yang sukses? Percaya diri meupakan kunci kesuksesan, kurangnya rasa percaya diri akan menjadikan seseorang itu gagal. Kebanyakan orang akan menghakimi diri mereka sendiri dengan melihat kelebihan yang dimiliki orang lain dan mengatakan bahwa dirinya tidak memilikinya. Demikian halnya dengan penulis, ukuran sebuah tulisan terletak pada anggapan para penikmatnya, sebab setiap tulisan memiliki penggemarnya masing-masing. Mulailah menganggap bahwa tulisan kita layak untuk dinikmati oleh khalayak umum, jangan ragu untuk mengirim tulisan kebeberapa media baik online maupun cetak.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Inspirasi 60 Tahun Astra Makassar Semarak, Target Revitalisasi 600 Halte Tercapai Senior Journalist Rappler Indonesia Uni Lubis (kanan) berinteraksi dengan 400 peserta dalam bedah buku Astra on Becoming Pride of the Nation bersama Chief of Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk Aloysius Budi Santoso (tengah), dipandu oleh Zilvia Iskandar
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia