KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID INDONESIA 2017: Pemilihan Dua Tim Debat Bahasa Inggris untuk Mewakili Indonesia di WUPID Global oleh : Redaksi-kabarindonesia
18-Okt-2017, 01:37 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 18 Oktober 2017 – Ruang kuliah 7-6 dan 7-7 Sampoerna University Jakarta seketika berubah hening dan suasana menegang sebab Muqriz Mustafa Kamal selaku Chair Adjudicator Final round akan mengumumkan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 
 
OPINI

RRI dan TNI Buka Isolasi Wilayah Perbatasan
Oleh : Anindya Putri Destyawati | 31-Des-2009, 21:10:24 WIB

KabarIndonesia - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia akan membuka 10 stasiun produksi di daerah perbatasan pada 2010. "Akan dibuka 10 stasiun perbatasan di 10 daerah, di antaranya di Kalimantan Timur, Sei Batik, Malinau dan Loh Bagun," kata Direktur Utama LPP RRI Parni Hadi di Batam, Senin (28/12).

Parni juga menegaskan, memang sudah selayaknya warga daerah perbatasan didengar dengan produksi siaran radio. Biar daerah perbatasan tidak dibombardir pusat melulu. Dengan stasiun produksi sendiri, maka warga daerah perbatasan dapat menyiarkan berita sendiri, baik yang berbau lokal, keamanan, nasional mapupun regional, karena berbatasan dengan negara tetangga.

Selain produksi berita, stasiun produksi RRI itu juga akan membuat feature dan siaran kesenian serta kebudayaan. Stasiun produksi daerah perbatasan tersebut juga akan menempatkan kontributor di negara tetangga, kata Parni. Kalau tidak kontributor, sesekali, reporter kita ke negara tetangga untuk meliput. Produksi di negara tetangga diperlukan mengingat banyak WNI yang hidup di Malaysia dan Singapura. Karena daerah perbatasan merupakan wilayah strategis dalam pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagai warga masyarakat yang cinta terhadap NKRI.

Maka kesempatan ini hendaknya bisa dimanfaatkan oleh TNI khususnya satuan penerangan TNI, untuk menyiarkan programnya dalam rangka menjaga dan mengamankan wilayah perbatasan demi keutuhan NKRI. Harapannya masyarakat perbatasan tahu kegiatan yang dilakukan oleh para prajurit yang bertugas di perbatasan tersebut. Apabila masyarakat telah mengetahuinya, maka bersama-sama dengan TNI masyarakat bisa untuk menjaga keamanan perbatasan dari ancaman gangguan keamanan baik yang datangnya dari dalam maupun luar negeri.

Dengan demikian, apabila masyarakat perbatasan dengan prajurit TNI sudah menyatu, maka daerah perbatasan tidak terisolir lagi, sehingga masyarakat tidak mudan terprovokasi oleh pihak manapun yang berusaha mengganggu keutuhan NKRI ini.
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017oleh : Johanes Krisnomo
19-Okt-2017, 13:37 WIB


 
  Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017 Sandy Sanjaya Awaluddin (kiri) dan Syagung Gunawan May (kanan) dari Universitas Gajah Mada, terpilih sebagai 1st breaking team, dalam ajang debat Bahasa Inggris WUPID - World Universities Peace Invitational Debate, di Jakarta (14-15/10/17). Bersama Aldwin dan Ibrahim dari
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia